Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ahli Kesehatan Ingatkan Bahaya Obesitas, Bisa Picu Komplikasi Penyakit

K
Ilustrasi obesitas.
Ilustrasi obesitas.

PONTIANAK POST - Obesitas tidak hanya merusak penampilan, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai komplikasi penyakit.


Advertisement

Ahli kesehatan mengingatkan bahwa kelebihan berat badan dapat memicu gangguan serius, mulai dari penyakit jantung, diabetes, hingga masalah pernapasan, jika tidak ditangani sejak dini.

Melansir dari Ayo Sehat Kemenkes, disebutkan bahwa obesitas banyak diabaikan. Jika obesitas terjadi pada anak, maka anak itu dianggap menggemaskan.

Menurutnya hal tersebut adalah stigma yang salah, apabila ditinjau dari segi kesehatan. Ia menyatakan obesitas merupakan penyakit yang dapat memicu komplikasi.

Advertisement

Obesitas adalah suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan adanya penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.

Hal ini dapat terjadi akibat adanya ketidak seimbangan antara asupan energi yang masuk dan energi yang dikeluarkan, sehingga kelebihan energi tersebut selanjutnya akan disimpan dalam bentuk lemak.

Obesitas Sebagai Pemicu Penyakit Lain

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Menurut Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS menyampaikan bahwa obesitas menjadi faktor risiko terhadap berbagai penyakit tidak menular lain seperti diabetes, jantung, kanker, hipertensi, penyakit metabolik dan non metabolik lainnya.

Selain itu, dr. Nurul Ratna Mutu Manikam selaku perwakilan dari Himpunan Studi Obesitas Indonesia (Hisobi) juga menambahkan bahwa penumpukan lemak yang sangat banyak dalam tubuh itu memberikan respons peningkatan kerja dari hormon estrogen, sehingga kesuburan dapat terganggu.

Advertisement

Lebih lanjut dr. Nurul juga menjelaskan jumlah akumulasi lemak dalam perut, secara mekanik dapat menyebabkan tuba dalam rahim menjadi sempit, sehingga proses fertilisasinya terganggu.

Ia pun kemudian mengimbau kepada masyarakat untuk rutin melakukan aktivitas minimal 30 menit sehari.

“Diharapkan masyarakat dapat segera menerapkan perilaku hidup sehat dengan makan-makanan yang bergizi seimbang dan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari,” tutupnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Krokot Kaya Omega-3, Sayuran Liar Ini Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Krokot Kaya Omega-3, Sayuran Liar Ini Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Guru Besar Unair menjelaskan krokot kaya omega-3 dan asam amino yang penting untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh.

Jemaah Haji Asal Pontianak Meninggal di Mekkah, Sempat Dirawat di RS Al Noor

Jemaah Haji Asal Pontianak Meninggal di Mekkah, Sempat Dirawat di RS Al Noor

Jemaah haji asal Pontianak yang meninggal di Mekkah dipastikan dibadalkan, satu jemaah lain masih dirawat di RS.

Atrial Fibrilasi Jadi Pemicu Utama Stroke Iskemik, Dokter Ingatkan Penanganan Cepat Kurangi Risiko Kecacatan Fatal

Atrial Fibrilasi Jadi Pemicu Utama Stroke Iskemik, Dokter Ingatkan Penanganan Cepat Kurangi Risiko Kecacatan Fatal

Detak jantung tidak teratur akibat atrial fibrilasi disebut meningkatkan risiko stroke iskemik dan kecacatan berat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer