
PONTIANAK POST - Madu bukan sekadar pemanis alami, tetapi juga memiliki khasiat luar biasa bagi kesehatan, khususnya saluran napas.
Berbagai penelitian menunjukkan madu dapat meringankan batuk dan gejala flu, meski tidak membunuh virus secara langsung.
Khasiat Madu untuk Batuk dan Flu
Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, mengatakan riset menengarai khasiat madu menurunkan keganasan dan frekuensi infeksi saluran napas atas, termasuk flu.
Baca Juga: Jangan Buru-buru Minum Obat, Begini Cara Alami Redakan Asam Lambung dengan Madu Tanpa Efek Samping
Madu juga membantu mengurangi durasi dan tingkat keparahan batuk pada anak.
Selain itu, studi menunjukkan bahwa madu dapat menjadi “penghantar tidur malam” yang efektif saat batuk menyerang.
Meski demikian, bayi di bawah satu tahun tidak disarankan mengonsumsi madu karena risiko keracunan akibat bakteri Clostridium botulinum (2025).
Medical-Grade Honey: Madu dengan Kekuatan Medis
Salah satu jenis madu yang menonjol adalah medical-grade honey, berasal dari New Zealand, yang mendukung pertahanan tubuh terutama di tenggorokan dan paru.
Kekuatan antibakterinya diukur berdasarkan kandungan senyawa methyl glyoxal (MGO), yang bekerja pada tenggorokan, saluran pernapasan atas, dan sinus.
Selain itu, ada madu dengan Unique Manuka Factor (UMF). Kualitas UMF ditentukan berdasarkan kemurnian dan kekuatan antibakteri.
Baca Juga: Padang Tikar Produksi 5,6 Ton Madu
Semakin tinggi angka MGO atau UMF, efek medisinalnya pun semakin kuat. Meski harganya lebih tinggi, madu ini bisa dipertimbangkan terutama bagi warga lansia (2025).



