Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta dan Mitos Imunisasi yang Perlu Diketahui Orang Tua

C
Penulis: Chairunnisya❯
Imunisasi anak (DOK JAWAPOS)
Imunisasi anak (DOK JAWAPOS)

Advertisement

PONTIANAK POST - Informasi mengenai imunisasi mudah ditemukan, tetapi tidak semuanya benar.

Hingga kini masih banyak anggapan yang membuat sebagian orang tua ragu memberikan imunisasi kepada anak, mulai dari isu autisme hingga kekhawatiran vaksin membebani sistem imun.

Dilansir dari Jawapos, dokter spesialis anak Mayapada Hospital Surabaya, dr Cyrilus Clive Steward Susilo SpA CBCFF AIFO-K, menegaskan bahwa sejumlah anggapan tersebut tidak didukung bukti ilmiah.

Imunisasi Tidak Membuat Anak Sakit

Menurut dr Cyrilus, imunisasi justru bertujuan melindungi anak dari berbagai penyakit infeksi berbahaya.

Advertisement

"Imunisasi tidak membuat anak menjadi sakit atau berbahaya bagi kesehatan. Justru imunisasi memberikan perlindungan sehingga anak bisa terhindar dari penyakit tertentu," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa imunisasi merupakan prosedur medis yang bertujuan membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu.

Imunisasi Tidak Menyebabkan Autisme

Salah satu mitos yang masih sering muncul adalah anggapan bahwa vaksin dapat memicu autisme.

"Jelas mitos. Memang pernah ada penelitian yang mengaitkan vaksin dengan autisme, tetapi penelitian tersebut terbukti tidak valid."

Menurutnya, vaksin yang digunakan saat ini telah melalui proses penelitian dan pengujian yang ketat sebelum diberikan kepada masyarakat.

Banyak Vaksin Tidak Membebani Sistem Imun

Kekhawatiran lain yang sering muncul adalah pemberian beberapa vaksin sekaligus dianggap membebani sistem kekebalan tubuh anak.

Advertisement
Editor : Chairunnisya

Artikel Terkait

11 Puskesmas di Sintang Kini Punya Ruang Bermain Anak, Layanan Kesehatan Makin Ramah Keluarga

11 Puskesmas di Sintang Kini Punya Ruang Bermain Anak, Layanan Kesehatan Makin Ramah Keluarga

Sebanyak 11 dari 22 puskesmas di Sintang kini memiliki ruang bermain anak, sementara edukasi pencegahan pernikahan anak disiapkan.

Bupati Sambas Minta Orang Tua Luangkan Satu Jam Sehari untuk Dengarkan Curhatan Anak di Rumah

Bupati Sambas Minta Orang Tua Luangkan Satu Jam Sehari untuk Dengarkan Curhatan Anak di Rumah

Bupati Sambas minta orang tua luangkan satu jam sehari untuk dengar dan berdialog dengan anak demi membangun generasi unggul.

Memeringati Hari Anak Nasional: Menjahit Asa Penyintas Kecil Lewat Kolaborasi Kepedulian Bersama

Memeringati Hari Anak Nasional: Menjahit Asa Penyintas Kecil Lewat Kolaborasi Kepedulian Bersama

Pemkot Pontianak ajak dunia usaha dan CSR memperkuat dukungan bagi anak penyintas kanker, thalasemia, dan jantung bawaan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer