BAWANG dayak, tanaman khas Kalimantan, ternyata memiliki potensi besar sebagai senjata melawan kanker.
Tim mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan keajaiban tanaman ini melalui penelitian mereka dalam Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE).
Menurut situs resmi UGM, bawang dayak (Eleutherine bulbosa) bukan hanya sekadar bumbu dapur yang populer di Kalimantan. Ternyata, tanaman ini mengandung senyawa antioksidan kuat seperti isoliquiritigenin dan oxyresveratrol yang berpotensi melawan sel kanker.
Dikutip dari Jawapos, Tim UGM yang terdiri dari Ribka Wijayanti, Dwina Aulia, Anisah Qurrotu Aini, Naila Nurfadhilah, dan Atikah Nur Hanifah, di bawah bimbingan Prof. drg. Supriatno, berhasil membuktikan bahwa bawang dayak bisa menjadi solusi inovatif untuk pengobatan kanker.
1. Metode Canggih untuk Manfaat Maksimal
Untuk memaksimalkan manfaat dari bawang dayak, tim ini menggunakan metode terbaru yang disebut Plant Derived-Exosome Like-Nanoparticle (PDENs).
Metode ini melibatkan ekstraksi bagian kecil dari sel bawang dayak yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan patogen. Dengan PDENs, mereka menemukan bahwa senyawa dalam bawang dayak efektif menghambat pertumbuhan sel kanker lidah.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa bawang dayak yang diolah dengan metode ini mampu menurunkan jumlah sel kanker secara signifikan," ujar Dwina Aulia, salah satu anggota tim.
Menuju Masa Depan Terapi Herbal
Meskipun masih dalam tahap awal, temuan ini membuka peluang baru untuk pengobatan kanker dengan bahan alami.
Penelitian ini juga mendorong lebih banyak orang untuk mengeksplorasi potensi tanaman obat yang ada di alam.
Selain manfaat kesehatannya, bawang dayak juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Tanaman ini sudah mulai dibudidayakan di berbagai daerah, termasuk di Sleman, Yogyakarta.
Dengan perawatan yang relatif mudah, bawang dayak bisa dipanen dalam waktu enam bulan, menjadikannya peluang bisnis yang menarik bagi UMKM.
Jadi, selain sebagai bumbu dapur yang lezat, bawang dayak juga menawarkan harapan baru di dunia kesehatan.
Penelitian ini membuktikan bahwa tanaman lokal memiliki manfaat luar biasa dan mungkin, suatu hari nanti, bawang dayak akan menjadi bintang dalam pengobatan herbal.(mif/jpc)
Editor : Miftahul Khair