Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelar RDP, DPRD Kalbar Undang PT Mayawana dan Warga

D
Penulis: Deny Hamdani❯

Komisi II DPRD Kalbar memediasi pertemuan antara PT Mayawana Persada dan warga Dusun Lelayang dalam RDP yang berlangsung di Pontianak, Jumat (23/1/2026).
Komisi II DPRD Kalbar memediasi pertemuan antara PT Mayawana Persada dan warga Dusun Lelayang dalam RDP yang berlangsung di Pontianak, Jumat (23/1/2026).


Advertisement

PONTIANAK POST – Komisi II DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang sejumlah pihak terkait, Jumat (23/1/2026).

Pihak yang diundang dalam RDP tersebut antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kalbar, PT Mayawana Persada, masyarakat Dusun Lelayang, aktivis lingkungan, akademisi Universitas Tanjungpura, perwakilan Kementerian Kehutanan Pontianak, serta sejumlah kepala desa.

RDP digelar untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang terjadi di lapangan antara perusahaan dan masyarakat.

Advertisement

“Rapat Dengar Pendapat ini kita gelar untuk mencari solusi, bukan untuk memaksakan ego masing-masing pihak,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Fransiscus Ason, yang memimpin jalannya rapat.

Ason menegaskan, Komisi II DPRD Kalbar hanya berperan sebagai jembatan atau mediator antara perusahaan dan warga. Ia memastikan DPRD tidak berpihak kepada salah satu pihak.

“Di sini kami tidak memihak, baik perusahaan maupun warga. Kami hanya menjadi penengah agar persoalan bisa diselesaikan bersama,” tegasnya.

Advertisement

Rapat yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Dalam pertemuan itu, masing-masing pihak menyampaikan pandangan dan keluhan terkait permasalahan yang terjadi.

Hasilnya, RDP mencapai titik temu. Warga dan pihak PT Mayawana Persada sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

“Setelah kita mediasi dalam RDP, antara warga dan perusahaan akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan bersama. Kami tidak mencampuri teknis penyelesaiannya, tetapi akan melakukan pengawasan,” pungkas Ason. (den)

Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Kalbar Soroti Minimnya Sosialisasi SPMB, Banyak Siswa Salah Prosedur

DPRD Kalbar Soroti Minimnya Sosialisasi SPMB, Banyak Siswa Salah Prosedur

DPRD Kalbar menyoroti minimnya sosialisasi SPMB SMA/SMK yang memicu kebingungan calon siswa dan orang tua serta meminta evaluasi menyeluruh.

Membayangkan Dari Pontianak ke Brunei Naik Kereta? Prabasa Sebut Tiga Kunci Lompatan Ekonomi Kalbar

Membayangkan Dari Pontianak ke Brunei Naik Kereta? Prabasa Sebut Tiga Kunci Lompatan Ekonomi Kalbar

Dukungan terhadap kereta api lintas Borneo menguat. DPRD Kalbar menilai kereta, tol, dan Pelabuhan Kijing bisa membuka peluang ekonomi hingg

Karhutla di Konsesi Mayawana Persada Masih Ditangani, 8 Posko Dikerahkan

Karhutla di Konsesi Mayawana Persada Masih Ditangani, 8 Posko Dikerahkan

PT Mayawana Persada masih menangani karhutla di areal konsesinya sejak awal Agustus 2026 dengan mengerahkan RPK, delapan posko taktis, MPA,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer