Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Pelang Ketapang

A
PADAMKAN API: Tim gabungan memadamkan kebakaran lahan di Jalan Poros Pelang–Tumbang Titi KM 19, Kabupaten Ketapang, Senin (21/9). Pembasahan dilakukan pada lahan yang masih berasap untuk mencegah api kembali menyala. FOTO: SATBRIMOB POLDA KALBAR
PADAMKAN API: Tim gabungan memadamkan kebakaran lahan di Jalan Poros Pelang–Tumbang Titi KM 19, Kabupaten Ketapang, Minggu (20/9). Pembasahan dilakukan pada lahan yang masih berasap untuk mencegah api kembali menyala. FOTO: SATBRIMOB POLDA KALBAR

Advertisement

 

PONTIANAK POST — Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Jalan Poros Pelang–Tumbang Titi KM 19, Kabupaten Ketapang, Senin (21/9). Tim gabungan memadamkan titik api dan membasahi lahan kering untuk mencegah kebakaran meluas maupun kembali menyala.

Penanganan melibatkan Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar, BPBD Ketapang, Basarnas, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sungai Pelang. Petugas langsung menyasar titik api yang masih menyala setibanya di lokasi.

Advertisement

Kondisi lahan dan vegetasi yang kering membuat api mudah merambat. Petugas harus menyisir area yang masih mengeluarkan asap karena bara dapat bertahan dan memicu kebakaran berulang.

Lahan Terus Dibasahi

Komandan Tim Siaga Karhutla Satbrimob Polda Kalbar Aipda Suyanto mengatakan pembasahan dilakukan setelah api permukaan berhasil dipadamkan. Area sekitar turut diperiksa untuk memastikan tidak ada bara tersisa.

Advertisement

“Setelah api berhasil dipadamkan, kami langsung melakukan pembasahan di sekitar area yang terbakar untuk mencegah api kembali menyala,” katanya.

Menurut Suyanto, kekeringan membuat petugas harus tetap siaga meskipun kobaran api sudah tidak terlihat. Pemantauan dilanjutkan setelah pemadaman untuk mendeteksi kemungkinan api muncul kembali.

“Kondisi lahan cukup kering sehingga kami harus tetap waspada. Setelah pemadaman selesai, kami kembali mengecek area sekitar untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ujarnya.

Penyebab Belum Diketahui

Belum terdapat keterangan mengenai penyebab kebakaran maupun status kepemilikan lahan. Penelusuran diperlukan untuk mengetahui sumber api dan memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun kesengajaan.

Advertisement

Artikel Terkait

Brimob Salurkan Air Bersih untuk Warga Mulia Baru Ketapang

Brimob Salurkan Air Bersih untuk Warga Mulia Baru Ketapang

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terhenti ketika kemarau membatasi akses masyarakat. Penyaluran air oleh Brimob menjadi

Sudah Padam, Karhutla Singkawang Kembali Menyala, Brimob Temukan Titik Api di Lahan Tujuh Hektare

Sudah Padam, Karhutla Singkawang Kembali Menyala, Brimob Temukan Titik Api di Lahan Tujuh Hektare

Api kembali ditemukan di lahan karhutla seluas tujuh hektare di Singkawang. Tim Brimob memadamkannya sebelum meluas.

Mobil Pengolah Air Sambangi Warga Pontianak

Mobil Pengolah Air Sambangi Warga Pontianak

Kemarau menekan kebutuhan air bersih warga Pontianak. Mobil Water Treatment dikerahkan untuk mengolah air langsung di permukiman.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer