Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Achmad Sholeh Tekankan Pentingnya Realistis dalam Musrenbang Ketapang untuk Pembangunan Daerah

Ahmad Sofi • Jumat, 13 Februari 2026 | 14:37 WIB
MUSRENBANG : Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, memberikan pandangan saat menghadiri Musrenbang di Benua Kayong, Rabu (11/2).
MUSRENBANG : Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, memberikan pandangan saat menghadiri Musrenbang di Benua Kayong, Rabu (11/2).

PONTIANAK POST - Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, mengatakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis yang menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

"Saya menekankan bahwa kualitas perencanaan menjadi kunci utama di tengah keterbatasan fiskal daerah saat ini," kata Sholeh saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Benua Kayong, Rabu (11/2).

"Kita harus realistis melihat kemampuan anggaran daerah. Karena itu, setiap usulan harus benar-benar prioritas, berdampak langsung bagi masyarakat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Perencanaan yang matang akan menentukan keberhasilan pembangunan," lanjutnya.

ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada fisik semata. Penguatan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, harus menjadi perhatian bersama.

"Pembangunan harus seimbang. Infrastruktur kita bangun, tetapi generasi muda juga harus kita jaga. Jangan sampai mereka terjerumus narkoba atau kegiatan negatif seperti balapan liar. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Sholeh menilai ancaman narkoba dan kenakalan remaja merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara kolaboratif. Pihaknya akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap remaja.

Anggota DPRD Ketapang, Hasib Setiawan, menyoroti kondisi fiskal daerah yang sedang menghadapi tantangan akibat efisiensi dan pengetatan anggaran. Dia mengingatkan bahwa Musrenbang tetap harus menjadi ruang aspirasi masyarakat, meskipun dalam kondisi keterbatasan.

"Musrenbang ini adalah wadah menyerap aspirasi masyarakat dari desa. Walaupun anggaran kita sedang mengalami efisiensi dan transfer daerah berkurang, kita tidak boleh pesimis. Justru di sinilah kita harus lebih selektif dan bijak menentukan prioritas," ujarnya.

Hasib juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan sumbangan pemikiran demi memperbaiki kinerja pembangunan daerah.

"Kita di DPRD juga terus berintrospeksi. Dengan dukungan dan masukan dari kepala desa serta masyarakat, kita bisa mencari solusi terbaik agar pembangunan tetap berjalan," tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Ketapang, Nursiri juga menekankan pentingnya mengubah pola pikir dalam menghadapi situasi efisiensi anggaran. Dia mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan melihat pemangkasan anggaran sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas perencanaan.

"Jangan kita hanya berpikir apa yang negara berikan kepada kita. Mari kita pikirkan apa yang bisa kita sumbangkan untuk daerah ini. Efisiensi ini jangan kita maknai sebagai kemunduran, tetapi sebagai proses pembenahan agar ke depan lebih baik," ujarnya.

Nursiri juga memberikan semangat kepada para kepala desa agar tidak berkecil hati dalam mengusulkan program prioritas.

"Seperti pohon yang dipangkas, nanti akan tumbuh lebih baik dan lebih indah. Begitu juga dengan pembangunan kita. Yang penting kita tetap kompak dan bersabar," pesannya. (afi)

Editor : Hanif
#generasi muda #pembangunan #Penguatan SDM #DPRD KETAPANG #aspirasi masyarakat #infrastruktur #agenda tahunan #musyawarah perencanaan pembangunan #Musrenbang