alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Polresta Pontianak Bekuk Dua Pelaku Curanmor

PONTIANAK Dua orang pelaku kriminalitas yang beraksi di dua tempat berbeda berhasil ditangkap polisi. Mereka adalah MA alias Aris dan BH alias Buan.

Aris, warga Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya ditangkap polisi, lantaran melakukan pencurian sepeda motor, di Jalan Rajawali, Kecamatan Pontianak Kota, 15 Agustus 2021 lalu.0

Sementara Buan, warga Jalan Gusti Situt Machmud, Kecamatan Pontianak Utara, ditangkap lantaran menggelapkan satu unit sepeda motor milik temannya, 2 Februari lalu.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto, mengatakan, kasus pencurian dengan tersangka Aris bermula ketika korban Adelena, memarkirkan kendaraannya di teras samping rumahnya, di Jalan Rajawali. Ketika itu, menurut Indra, korban lupa mencabut kunci kendaraannya. Kelengahan korban ini, yang dikatakan dia, dimanfaatkan oleh pelaku. Akibatnya, dia menambahkan, sepeda motor matik dengan nomor polisi KB 4584 OA berhasil dibawa kabur pelaku.

Baca Juga :  Miliki Sabu, Warga Karangan Landak Diciduk

“Berdasarkan laporan korban, anggota Reskrim Polsek Pontianak Kota melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian,” kata Indra.

Dari penyelidikan awal, mereka mendapat identitas pelaku, yakni Aris, warga Desa Kapur. Kemudian sekitar 5 bulan usai aksi atau tepatnya pada 4 Februari didapatlah informasi pelaku. “Dari informasi yang didapat, pelaku diketahui berada di kediamannya,” ucap Indra.

Indra mengatakan, pengejaran dilakukan dan pelaku berhasil mereka bekuk tanpa perlawanan. Dari pemeriksaan yang mereka lakukan, pelaku mengakui jika motor yang dicuri telah ia jual melalui perantara berinisial AL seharga Rp2,7 juta.

“Untuk barang bukti motor, saat ini masih dilakukan pencarian,” ucap Indra.

Sementara untuk tersangka Buan, Indra menambahkan bahwa pada 2 Februari lalu, pelaku datang menemui korban, Lisnawati di Gang Swadaya, Jalan Gusti Situt Machmud. Indra menerangkan, pelaku meminjam sepeda motor matik korban dengan alasan untuk mengantar temannya. Namun setelah kendaraan dalam penguasaan pelaku, kendaraan tersebut, menurut dia, tidak kunjung dikembalikan.

Baca Juga :  Gadis Bawah Umur Dicabuli Tetangganya

“Korban sudah dua kali motornya digelapkan oleh pelaku. Pertama, pada April 2020 juga tidak dikembalikan. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp34 juta,” ungkap Indra.

Dari serangkaian penyelidikan, pada 4 Februari pelaku berhasil mereka bekuk di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara. Dari hasil pemeriksaan mereka, sepeda motor dimaksud telah digadaikan kepada seseorang yang baru dikenalnya di Gang Angket, Jalan Tritura, Kecamatan Pontianak Utara.

“Kedua pelaku masing-masing akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun dan 372 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun,” pungkas Indra. (adg)

PONTIANAK Dua orang pelaku kriminalitas yang beraksi di dua tempat berbeda berhasil ditangkap polisi. Mereka adalah MA alias Aris dan BH alias Buan.

Aris, warga Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya ditangkap polisi, lantaran melakukan pencurian sepeda motor, di Jalan Rajawali, Kecamatan Pontianak Kota, 15 Agustus 2021 lalu.0

Sementara Buan, warga Jalan Gusti Situt Machmud, Kecamatan Pontianak Utara, ditangkap lantaran menggelapkan satu unit sepeda motor milik temannya, 2 Februari lalu.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto, mengatakan, kasus pencurian dengan tersangka Aris bermula ketika korban Adelena, memarkirkan kendaraannya di teras samping rumahnya, di Jalan Rajawali. Ketika itu, menurut Indra, korban lupa mencabut kunci kendaraannya. Kelengahan korban ini, yang dikatakan dia, dimanfaatkan oleh pelaku. Akibatnya, dia menambahkan, sepeda motor matik dengan nomor polisi KB 4584 OA berhasil dibawa kabur pelaku.

Baca Juga :  Preman Bersajam Pemalak Pedagang Berhasil Dibekuk Polisi

“Berdasarkan laporan korban, anggota Reskrim Polsek Pontianak Kota melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian,” kata Indra.

Dari penyelidikan awal, mereka mendapat identitas pelaku, yakni Aris, warga Desa Kapur. Kemudian sekitar 5 bulan usai aksi atau tepatnya pada 4 Februari didapatlah informasi pelaku. “Dari informasi yang didapat, pelaku diketahui berada di kediamannya,” ucap Indra.

Indra mengatakan, pengejaran dilakukan dan pelaku berhasil mereka bekuk tanpa perlawanan. Dari pemeriksaan yang mereka lakukan, pelaku mengakui jika motor yang dicuri telah ia jual melalui perantara berinisial AL seharga Rp2,7 juta.

“Untuk barang bukti motor, saat ini masih dilakukan pencarian,” ucap Indra.

Sementara untuk tersangka Buan, Indra menambahkan bahwa pada 2 Februari lalu, pelaku datang menemui korban, Lisnawati di Gang Swadaya, Jalan Gusti Situt Machmud. Indra menerangkan, pelaku meminjam sepeda motor matik korban dengan alasan untuk mengantar temannya. Namun setelah kendaraan dalam penguasaan pelaku, kendaraan tersebut, menurut dia, tidak kunjung dikembalikan.

Baca Juga :  Gadis Bawah Umur Dicabuli Tetangganya

“Korban sudah dua kali motornya digelapkan oleh pelaku. Pertama, pada April 2020 juga tidak dikembalikan. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp34 juta,” ungkap Indra.

Dari serangkaian penyelidikan, pada 4 Februari pelaku berhasil mereka bekuk di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara. Dari hasil pemeriksaan mereka, sepeda motor dimaksud telah digadaikan kepada seseorang yang baru dikenalnya di Gang Angket, Jalan Tritura, Kecamatan Pontianak Utara.

“Kedua pelaku masing-masing akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun dan 372 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun,” pungkas Indra. (adg)

Most Read

Artikel Terbaru

/