alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Peremas Payudara Jalanan Akhirnya Dibekuk

PONTIANAK- Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengamankan seorang pelaku tindak kejahatan asusila (cabul) yang belakangan ini cukup meresahkan warga Kota Pontianak.

Bagaimana tidak, pelaku berinisial SP (26) ini melakukan aksi pencabulan dengan cara meremas payudara para korbannya di jalan raya atau tempat umum.

Pelaku diamankan setelah polisi mendapatkan informasi di media sosial terkait aksi pelaku, Minggu (8/3).

“Pengungkapan bermula dari informasi yang beredar di media sosial. Dari situ kami dapatkan ciri-ciri kendaraan dan helm yang digunakan pelaku,” ujar Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go didampingi Wakil Direktur Reskrimum Polda Kalbar dalam keterangan persnya, kemarin.

Dikatakan Donny, setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai bahan keterangan, termasuk keterangan para korban.

Baca Juga :  Mantan Ketua DPRD Ditahan

“Kami juga mendapatkan informasi tentang keberadaan atau lokasi kendaraan yang diduga miliki pelaku di sebuah barbershop. Setelah mencari tahu, ternyata benar, kendaraan tersebut milik pelaku dan dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” lanjut Donny.

Dijelaskan Donny, dalam melancarkan akasinya, pelaku menggunakan sepeda motor dan helm fullface. Ia kerap kali mengikuti korbannya di jalan raya. Setelah ada kesempatan, pelaku memegang atau meremas payudara para korbannya.

“Modus pelaku mengikuti korban saat sama-sama mengendarai sepeda motor. Ada pula, dia menghampiri calon korban dan langsung meremas atau memegang payudara korban,” jelasnya.

Menurut Donny, pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak enam kali di lokasi yang berbeda. Diantaranya, di Jalan Natakusma, Gang Melati, Jalan Tabrani Ahmad, Jalan Alianyang, Jalan Pancasila dan jalan Suwigyo.

Baca Juga :  Korban Tewas Insiden Penusukan di Kafe Mama Jalani Visum

“Korbannya rata-rata perempuan. Bahkan ada yang usianya masih dibawah umur (pelajar). Motifnya untuk memenuhi hasrat seksual pelaku,” jelasnya.

Saat ini pihaknya, sedang berkoordinasi dengan psikiater untuk mengetahui kecenderungan dan penyimpangan seksual pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman lima hingga lima belas tahun kurungan penjara. (arf)

PONTIANAK- Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengamankan seorang pelaku tindak kejahatan asusila (cabul) yang belakangan ini cukup meresahkan warga Kota Pontianak.

Bagaimana tidak, pelaku berinisial SP (26) ini melakukan aksi pencabulan dengan cara meremas payudara para korbannya di jalan raya atau tempat umum.

Pelaku diamankan setelah polisi mendapatkan informasi di media sosial terkait aksi pelaku, Minggu (8/3).

“Pengungkapan bermula dari informasi yang beredar di media sosial. Dari situ kami dapatkan ciri-ciri kendaraan dan helm yang digunakan pelaku,” ujar Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go didampingi Wakil Direktur Reskrimum Polda Kalbar dalam keterangan persnya, kemarin.

Dikatakan Donny, setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai bahan keterangan, termasuk keterangan para korban.

Baca Juga :  Korban Tewas Insiden Penusukan di Kafe Mama Jalani Visum

“Kami juga mendapatkan informasi tentang keberadaan atau lokasi kendaraan yang diduga miliki pelaku di sebuah barbershop. Setelah mencari tahu, ternyata benar, kendaraan tersebut milik pelaku dan dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya,” lanjut Donny.

Dijelaskan Donny, dalam melancarkan akasinya, pelaku menggunakan sepeda motor dan helm fullface. Ia kerap kali mengikuti korbannya di jalan raya. Setelah ada kesempatan, pelaku memegang atau meremas payudara para korbannya.

“Modus pelaku mengikuti korban saat sama-sama mengendarai sepeda motor. Ada pula, dia menghampiri calon korban dan langsung meremas atau memegang payudara korban,” jelasnya.

Menurut Donny, pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak enam kali di lokasi yang berbeda. Diantaranya, di Jalan Natakusma, Gang Melati, Jalan Tabrani Ahmad, Jalan Alianyang, Jalan Pancasila dan jalan Suwigyo.

Baca Juga :  Miliki Sabu, Warga Karangan Landak Diciduk

“Korbannya rata-rata perempuan. Bahkan ada yang usianya masih dibawah umur (pelajar). Motifnya untuk memenuhi hasrat seksual pelaku,” jelasnya.

Saat ini pihaknya, sedang berkoordinasi dengan psikiater untuk mengetahui kecenderungan dan penyimpangan seksual pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman lima hingga lima belas tahun kurungan penjara. (arf)

Most Read

13 Pembalak Liar Jadi Tersangka

Penutupan Pasar Tradisional Hoax

Keluhkan Naiknya Iuran

Stok Pangan Jelang Lebaran Aman

Artikel Terbaru

/