alexametrics
34 C
Pontianak
Friday, September 30, 2022

Bekuk Begal Bersaudara di Siantan

PONTIANAK – Pelaku begal yang beraksi pada 25 Juli lalu di Jalan Dwi Ranta, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara dibekuk polisi. Pelaku yang ternyata dua bersaudara, SD dan MS tersebut, dibekuk Kepolisian Sektor (Polsek) Pontianak Utara, kemarin.

Kepala Polsek (Kapolsek) Pontianak Utara, AKP Suryadi, memastikan informasi penangkapan tersebut. “Kedua pelaku ini adalah saudara kandung,” kata Suryadi.

Suryadi menjelaskan, kedua pelaku pada 25 Juli lalu beraksi di Jalan Dwi Ranta, Kelurahan Siantan Hulu. Keduanya, menurut dia, mengadang lalu menodongkan sejata tajam berupa parang dan memberhentikan sepeda motor korbannya. Saat itu juga, dia menambahkan, kedua pelaku memaksa korban untuk mengeluarkan barang-barang berharga miliknya.

“Korban akhirnya menyerahkan satu unit telepon genggam,” ungkap Suryadi.

Berbekal laporan korban, anggotanya kemudian melakukan penyelidikan. Mereka pun berhasil mengantongi identitas kedua pelaku. Saat dilakukan penangkapan, salah satu pelaku, menurutnya, melakukan perlawanan, sehingga terpaksa diambil tindakan tegas.

Baca Juga :  Pelaku Bobol Rumah Bawa Kabur Avanza Veloz

“Pelaku SD terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki, karena melawan saat ditangkap,” ungkap Suryadi.

Suryadi mengatakan, pelaku yang dilumpuhkan, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

“Saat beraksi keduanya ini selain membawa senjata tajam, juga diduga membawa senjata api untuk melancarkan aksinya,” ujar Suryadi.

Suryadi menegaskan bahwa keduanya akan dikenakan pasal 365 dan 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 9 tahun.

Sementara sebelumnya, kepolisian juga berhasil membekkuk MZ. MZ diketahui melakukan pencurian satu unit sepeda motor, di parkiran biliar Vigor Jalan Mega Mall, Kecamatan Pontianak Selatan, 19 April lalu.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto, mengatakan, setelah menerima laporan korban, pihaknya melakukan penyelidikan dan melakukan olah tempat kejadian. Di tempat kejadian, mereka mendapati rekaman kamera pengintai, yang merekam aksi pencurian yang dilakukan oleh dua orang pria.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Insiden Kampung Beting Serahkan Diri, BPM Fasilitasi ke Polisi

“Setelah dilakukan analisa, salah satu pelaku pencurian diketahui adalah MZ, yang tak lain merupakan residivis,” kata Indra, Sabtu (13/8) di Pontianak.

Dari petunjuk yang didapat mereka, pada 12 Agustus pelaku MZ berhasil ditangkap saat berada di kediamannya di Gang Sudi Hati, Jalan Putri Dara Nante, Kecamatan Pontianak Kota.

“Dari tangan pelaku disita barang bukti motor hasil kejahatan. Selain itu, masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat,” ucap Indra.

Indra menegaskan, terhadap pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (adg)

PONTIANAK – Pelaku begal yang beraksi pada 25 Juli lalu di Jalan Dwi Ranta, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara dibekuk polisi. Pelaku yang ternyata dua bersaudara, SD dan MS tersebut, dibekuk Kepolisian Sektor (Polsek) Pontianak Utara, kemarin.

Kepala Polsek (Kapolsek) Pontianak Utara, AKP Suryadi, memastikan informasi penangkapan tersebut. “Kedua pelaku ini adalah saudara kandung,” kata Suryadi.

Suryadi menjelaskan, kedua pelaku pada 25 Juli lalu beraksi di Jalan Dwi Ranta, Kelurahan Siantan Hulu. Keduanya, menurut dia, mengadang lalu menodongkan sejata tajam berupa parang dan memberhentikan sepeda motor korbannya. Saat itu juga, dia menambahkan, kedua pelaku memaksa korban untuk mengeluarkan barang-barang berharga miliknya.

“Korban akhirnya menyerahkan satu unit telepon genggam,” ungkap Suryadi.

Berbekal laporan korban, anggotanya kemudian melakukan penyelidikan. Mereka pun berhasil mengantongi identitas kedua pelaku. Saat dilakukan penangkapan, salah satu pelaku, menurutnya, melakukan perlawanan, sehingga terpaksa diambil tindakan tegas.

Baca Juga :  Tanaman Hias Seharga Rp6 Juta Digondol Maling

“Pelaku SD terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki, karena melawan saat ditangkap,” ungkap Suryadi.

Suryadi mengatakan, pelaku yang dilumpuhkan, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

“Saat beraksi keduanya ini selain membawa senjata tajam, juga diduga membawa senjata api untuk melancarkan aksinya,” ujar Suryadi.

Suryadi menegaskan bahwa keduanya akan dikenakan pasal 365 dan 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara 9 tahun.

Sementara sebelumnya, kepolisian juga berhasil membekkuk MZ. MZ diketahui melakukan pencurian satu unit sepeda motor, di parkiran biliar Vigor Jalan Mega Mall, Kecamatan Pontianak Selatan, 19 April lalu.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto, mengatakan, setelah menerima laporan korban, pihaknya melakukan penyelidikan dan melakukan olah tempat kejadian. Di tempat kejadian, mereka mendapati rekaman kamera pengintai, yang merekam aksi pencurian yang dilakukan oleh dua orang pria.

Baca Juga :  Maling Boneka di Pontianak Utara Terekam Kamera Pengintai

“Setelah dilakukan analisa, salah satu pelaku pencurian diketahui adalah MZ, yang tak lain merupakan residivis,” kata Indra, Sabtu (13/8) di Pontianak.

Dari petunjuk yang didapat mereka, pada 12 Agustus pelaku MZ berhasil ditangkap saat berada di kediamannya di Gang Sudi Hati, Jalan Putri Dara Nante, Kecamatan Pontianak Kota.

“Dari tangan pelaku disita barang bukti motor hasil kejahatan. Selain itu, masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat,” ucap Indra.

Indra menegaskan, terhadap pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (adg)

Most Read

Artikel Terbaru

/