alexametrics
23.9 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Ditinggal Istirahat, Motor Satpam Hotel Santika Hilang

PONTIANAK – Aksi kejahatan semakin menjadi. Tak hanya mengintai warga biasa. Petugas keamanan hotel pun jadi sasaran. Adalah Achmad Supriyanto yang menjadi korban. Motor miliknya raih, pada Minggu dini hari (10/10).

Kasus pencurian itu dialami korban, saat tengah melaksanakan piket di pos keamanan hotel Santika, Jalan Diponegoro, Kecamatan Pontianak Kota.

Motor yang dikendarainya, ia simpan di samping pos Satpam. Kunci motor, disimpan di dalam laci lemari yang ada di dalam pos Satpam. Usai berjaga, korban beristirahat di mushola hotel.

Sekitar pukul 04.00, korban dibangunkan temannya, lantaran melihat kondisi pos Satpam telah berantakan. Jendela dalam keadaan terbuka. Korban bangun lalu bergegas menuju pos. Ia mendapati motornya telah raib.

Baca Juga :  Kabel Optik Milik Telkom Disikat Maling

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rully Robinson Polii, mengatakan, berdasarkan keterangan korban, setelah mengetahui motornya hilang, ia (korban) langsung mengecek rekaman kamera pengintai.

Dari rekaman itu, lanjut Rully, korban melihat ada seseorang laki-laki tidak dikenal, yang mendorong motor miliknya ke arah keluar pos Satpam.

“Korban kemudian langsung membuat laporan dan menyerahkan bukti berupa rekaman CCTV,” kata Rully.

Rully menerangkan, setelah menerima laporan korban, pihaknya

melakukan serangkaian penyelidikan dan dari hasil penyelidikan diidentifikasi yang terlihat di CCTV tersebut adalah,  Indra Bokir, warga Pontianak Timur.

Rully menurut, setelah mengantongi identitas pelaku. Pencarian dilakukan.  Selasa 10 Oktober sekitar pukul 14.00 didapat informasi jika pelaku berada di parkiran hotel Santika.

Baca Juga :  Bekuk Empat Pencuri di Pontura

“Dari informasi itu, kami lakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat diinterogasi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya,” ucap Rully.

Adapun barang bukti yang disita, Rully menambahkan, yakni satu unit motor metik, milik korban yang hilang. Dan sehelai baju abu-abu yang dikenakan pelaku saat beraksi.

“Pelaku akan dikenakan pasal 362 KUHP, dengan ancaman pidana penjara lima tahun,” pungkas Rully. (adg)

PONTIANAK – Aksi kejahatan semakin menjadi. Tak hanya mengintai warga biasa. Petugas keamanan hotel pun jadi sasaran. Adalah Achmad Supriyanto yang menjadi korban. Motor miliknya raih, pada Minggu dini hari (10/10).

Kasus pencurian itu dialami korban, saat tengah melaksanakan piket di pos keamanan hotel Santika, Jalan Diponegoro, Kecamatan Pontianak Kota.

Motor yang dikendarainya, ia simpan di samping pos Satpam. Kunci motor, disimpan di dalam laci lemari yang ada di dalam pos Satpam. Usai berjaga, korban beristirahat di mushola hotel.

Sekitar pukul 04.00, korban dibangunkan temannya, lantaran melihat kondisi pos Satpam telah berantakan. Jendela dalam keadaan terbuka. Korban bangun lalu bergegas menuju pos. Ia mendapati motornya telah raib.

Baca Juga :  Lima Maling Motor yang Beraksi di Pontianak Utara Berhasil Ditangkap Polisi

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rully Robinson Polii, mengatakan, berdasarkan keterangan korban, setelah mengetahui motornya hilang, ia (korban) langsung mengecek rekaman kamera pengintai.

Dari rekaman itu, lanjut Rully, korban melihat ada seseorang laki-laki tidak dikenal, yang mendorong motor miliknya ke arah keluar pos Satpam.

“Korban kemudian langsung membuat laporan dan menyerahkan bukti berupa rekaman CCTV,” kata Rully.

Rully menerangkan, setelah menerima laporan korban, pihaknya

melakukan serangkaian penyelidikan dan dari hasil penyelidikan diidentifikasi yang terlihat di CCTV tersebut adalah,  Indra Bokir, warga Pontianak Timur.

Rully menurut, setelah mengantongi identitas pelaku. Pencarian dilakukan.  Selasa 10 Oktober sekitar pukul 14.00 didapat informasi jika pelaku berada di parkiran hotel Santika.

Baca Juga :  Peremas Payudara Jalanan Akhirnya Dibekuk

“Dari informasi itu, kami lakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat diinterogasi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya,” ucap Rully.

Adapun barang bukti yang disita, Rully menambahkan, yakni satu unit motor metik, milik korban yang hilang. Dan sehelai baju abu-abu yang dikenakan pelaku saat beraksi.

“Pelaku akan dikenakan pasal 362 KUHP, dengan ancaman pidana penjara lima tahun,” pungkas Rully. (adg)

Most Read

Artikel Terbaru

/