alexametrics
34 C
Pontianak
Friday, September 30, 2022

Polisi Bekuk Pelaku Percobaan Pembunuhan di Kepulauan Karimata

Motif: Saling Ejek Tidak Bisa Mancing

SUKADANA – Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat mengungkapkan, untuk pelaku percobaan pembunuhan terjadi di Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (21/9) sore, telah diringkus oleh pihak kepolisian dengan bekerjasama anggota TNI AL.

Sementara sebelumnya perkelahian tersebut melibatkan dua ABK mengalami luka – luka. Bahkan, satu diantara ABK tersebut mengalami luka parah di bagian kepala hingga dilarikan ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan. Untuk peristiwa tersebut diduga lantaran dendam, karena saling ejek.

Kapolres menambahkan, untuk pelaku sudah dilakukan penangkapan. Oleh anggota Satreskrim, dan Polsek Pulau Maya Karimata. Sebelumnya untuk pelaku telah diamankan oleh anggota TNI AL yang bertugas di Kapulauan Karimata.

Sedangkan untuk korban, lanjut Arief telah dilakukan evakuasi ke Kota Sukadana, guna memperoleh perawatan lebih itensif oleh tenaga medis di rumah sakit.

“Informasi dari Kapolsek PMK, dan untuk tersangka sudah kita amankan oleh rekan-rekan angkata laut di Pos Al Padang. Jadi korban sudah diupayakan dengan medis utama namun di Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Katimata medis tidak memadahi, karena cukup parah dan saya sudah perintahkan Kasat Reskrim dan Polsek PMK untuk mengupayakan segera di geser ke Sukadana,”terang Kapolres melalui sambungan telepone, Kamis (22/9) kepada Pontianak Post.

Baca Juga :  Kabel Optik Milik Telkom Disikat Maling

Arief menambahkan, dalam melakukan evakuasi diakuinya mengalami kendala. Karena kejadian di daerah Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata.

Sementara itu, untuk motif pelaku Kapolres menjelaskan lantaran dendam. Sebelum kejadian korban dan pelaku saling sejek, tidak bisa memancing, sehingga pelaku menaruh dendam.

“Memang ada beberapa kendala jaringan di lokasi. Garis besarnya, karena tersanga ini sering di buli atau diejek karena dianggap tidak pandai mancing. Sehingga korban sedang istirahat tersangka mencoba melakukan pembunuhan,” kata dia.

Untuk pelaku sendiri, Arief menjelaskan dalam melakukan upaya percobaan pembunuhan menggunakan palu, pisau dan karter terhadap korban yang sedang istirahat.

“Menggunakan alat yang ada, palu, pisau karter. Jadi kita akan proses hukum sesuai dengan aturan sementara ini masih dalam evakuasi dan kita utamakan koran memperoleh perawatan medis di Sukadana. Korban mengalami cukup parah. Jadi informasi terakir tadi malam, dan dini hari korban telah di bawa ke Sukadana,” papar dia.

Baca Juga :  Tagih Tunggakan Kredit Sepeda Motor, Seorang Pria Dibacok

Mengeni kasus ini diakui Kapolres akan melakukan pendalaman motif, hingga pelaku nekat melakukan aksinya mencoba membunuh terhadap korban.

“Untuk sementara informasi yang kami dapat dari keterangan tersangka kami masih memdalami isu lain, selain dendam akibat ejekan yang seperti disampaikan awal karena tidak bisa memancing itu,” kata Kapolres Kayong Utara ini.

“Meskipun ini bukan warga Kayong Utara, dan kejadiannya di Kabupaten Kayong Utara, kami melakukan upaya tindak lanjut dengan segera,” terangnya. (dan)

Motif: Saling Ejek Tidak Bisa Mancing

SUKADANA – Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat mengungkapkan, untuk pelaku percobaan pembunuhan terjadi di Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (21/9) sore, telah diringkus oleh pihak kepolisian dengan bekerjasama anggota TNI AL.

Sementara sebelumnya perkelahian tersebut melibatkan dua ABK mengalami luka – luka. Bahkan, satu diantara ABK tersebut mengalami luka parah di bagian kepala hingga dilarikan ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan. Untuk peristiwa tersebut diduga lantaran dendam, karena saling ejek.

Kapolres menambahkan, untuk pelaku sudah dilakukan penangkapan. Oleh anggota Satreskrim, dan Polsek Pulau Maya Karimata. Sebelumnya untuk pelaku telah diamankan oleh anggota TNI AL yang bertugas di Kapulauan Karimata.

Sedangkan untuk korban, lanjut Arief telah dilakukan evakuasi ke Kota Sukadana, guna memperoleh perawatan lebih itensif oleh tenaga medis di rumah sakit.

“Informasi dari Kapolsek PMK, dan untuk tersangka sudah kita amankan oleh rekan-rekan angkata laut di Pos Al Padang. Jadi korban sudah diupayakan dengan medis utama namun di Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Katimata medis tidak memadahi, karena cukup parah dan saya sudah perintahkan Kasat Reskrim dan Polsek PMK untuk mengupayakan segera di geser ke Sukadana,”terang Kapolres melalui sambungan telepone, Kamis (22/9) kepada Pontianak Post.

Baca Juga :  Kabel Optik Milik Telkom Disikat Maling

Arief menambahkan, dalam melakukan evakuasi diakuinya mengalami kendala. Karena kejadian di daerah Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata.

Sementara itu, untuk motif pelaku Kapolres menjelaskan lantaran dendam. Sebelum kejadian korban dan pelaku saling sejek, tidak bisa memancing, sehingga pelaku menaruh dendam.

“Memang ada beberapa kendala jaringan di lokasi. Garis besarnya, karena tersanga ini sering di buli atau diejek karena dianggap tidak pandai mancing. Sehingga korban sedang istirahat tersangka mencoba melakukan pembunuhan,” kata dia.

Untuk pelaku sendiri, Arief menjelaskan dalam melakukan upaya percobaan pembunuhan menggunakan palu, pisau dan karter terhadap korban yang sedang istirahat.

“Menggunakan alat yang ada, palu, pisau karter. Jadi kita akan proses hukum sesuai dengan aturan sementara ini masih dalam evakuasi dan kita utamakan koran memperoleh perawatan medis di Sukadana. Korban mengalami cukup parah. Jadi informasi terakir tadi malam, dan dini hari korban telah di bawa ke Sukadana,” papar dia.

Baca Juga :  Bekuk Sindikat Pencuri Besi

Mengeni kasus ini diakui Kapolres akan melakukan pendalaman motif, hingga pelaku nekat melakukan aksinya mencoba membunuh terhadap korban.

“Untuk sementara informasi yang kami dapat dari keterangan tersangka kami masih memdalami isu lain, selain dendam akibat ejekan yang seperti disampaikan awal karena tidak bisa memancing itu,” kata Kapolres Kayong Utara ini.

“Meskipun ini bukan warga Kayong Utara, dan kejadiannya di Kabupaten Kayong Utara, kami melakukan upaya tindak lanjut dengan segera,” terangnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/