Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tugu Alianyang Resmi Jadi Sentra UMKM Digital Berbasis QRIS di Kubu Raya

A
Penulis: Ashri Isnaini❯
QRIS: Bupati Sujiwo menjajal pembayaran via QRIS usai meresmikan Gerai UMKM Tugu Alianyang yang kini mendukung transaksi digital, Sabtu (8/11).
QRIS: Bupati Sujiwo menjajal pembayaran via QRIS usai meresmikan Gerai UMKM Tugu Alianyang yang kini mendukung transaksi digital, Sabtu (8/11).

PONTIANAK POST – Tugu Alianyang kini berubah wajah. Dari sekadar ruang publik, kawasan ikonik di Sungai Ambawang itu disulap menjadi pusat ekonomi rakyat berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan dukungan transaksi digital QRIS. Peresmian dilakukan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Sabtu (8/11), menandai langkah serius pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi lokal. “Pertama Tugu Alianyang kita resmikan sebagai ruang publik, sekarang menjadi gerai UMKM. Ini wujud nyata dukungan pemerintah bagi pelaku usaha,” ujar Sujiwo usai acara peresmian.


Advertisement

Dengan sistem transaksi nontunai, seluruh transaksi di gerai UMKM kini lebih efisien, transparan, dan selaras dengan ekonomi modern. Kerja sama dengan Bank Indonesia dan Bank Kalbar memastikan masyarakat bisa bertransaksi mudah melalui QRIS tanpa harus membawa uang tunai.

Pembangunan gerai UMKM ini juga menjadi respons cepat pemerintah terhadap aspirasi warga Sungai Ambawang yang disampaikan melalui platform aduan daring halobupwabup.com. Dari lebih 60 pelaku usaha yang mendaftar, saat ini baru 18 yang dapat difasilitasi. Sujiwo memastikan jumlah ini akan bertambah seiring waktu.

“Gerai ini bukan sekadar tempat berjualan, tapi juga sarana pemberdayaan masyarakat dan penguatan identitas budaya lokal. Kami berharap Tugu Alianyang bisa menjadi contoh pengelolaan ruang publik yang produktif,” katanya. Selain itu, pemerintah daerah berencana mempercantik kawasan melalui penataan penerangan, pemasangan lampu hias, penghijauan, dan penertiban bangunan liar agar area tetap rapi dan nyaman.

Advertisement

Sujiwo menekankan kolaborasi warga dan pemerintah penting untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan keindahan kawasan, yang berada di jalur nasional dan berpotensi menjadi destinasi wisata budaya dan ekonomi. “Tugu Alianyang harus kita jaga bersama agar tetap menjadi kebanggaan tidak hanya warga Sungai Ambawang, tapi seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” tegasnya. (ash)

 

Advertisement

Artikel Terkait

HKG PKK Kalbar 2026 di Kubu Raya Hadirkan Inovasi Rumah Dilan, Ketua TP PKK Ketapang Beri Sorotan

HKG PKK Kalbar 2026 di Kubu Raya Hadirkan Inovasi Rumah Dilan, Ketua TP PKK Ketapang Beri Sorotan

Ketapang ikut meriahkan HKG PKK Kalbar 2026 di Kubu Raya, hadirkan inovasi Rumah Dilan untuk pendidikan dan ekonomi warga.

Kurban Memutar Roda Ekonomi Rakyat

Kurban Memutar Roda Ekonomi Rakyat

Ibadah kurban dinilai mampu menggerakkan ekonomi rakyat dan memperkuat pemerataan kesejahteraan sosial.

Idulkurban dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Idulkurban dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Iduladha dinilai menjadi momentum penguatan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan peternak dan distribusi kurban.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer