Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IPHI Kubu Raya Dorong Kemandirian Melalui Usaha Produktif dan Program Sosial

A
Penulis: Ashri Isnaini❯

 

ARAHAN: Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, memberikan arahan dalam Rakerda IPHI Kubu Raya, Selasa (11/11).
ARAHAN: Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, memberikan arahan dalam Rakerda IPHI Kubu Raya, Selasa (11/11).

PONTIANAK POST - Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Kubu Raya, Sukiryanto, mendorong organisasi agar lebih mandiri dengan merintis usaha produktif. Kemandirian, menurutnya, penting agar IPHI tidak bergantung pada bantuan luar, tetapi mampu mengembangkan potensi internal demi kemajuan bersama.


Advertisement

“Rakerda hari ini kita gunakan untuk merencanakan program jangka pendek, menengah, dan panjang. Harapan saya, IPHI Kubu Raya ke depan bisa mandiri, salah satunya melalui usaha, koperasi, atau yayasan yang mendukung kegiatan organisasi,” ujar Sukiryanto, Selasa (11/11) usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IPHI di Ruang Pamong Praja II Kantor Bupati.

Sukiryanto menegaskan, kemandirian organisasi ditentukan semangat pengurus. “Jika pengurus ingin menghidupkan organisasi, organisasi itu akan hidup. Tapi jika pengurus hanya ingin hidup dari organisasi, maka organisasi akan mati. Mari kita bangun IPHI Kubu Raya yang mandiri,” tegasnya.

Periode kepengurusan saat ini, lanjut Sukiryanto yang juga Wakil Bupati, diharapkan lebih produktif dan fokus pada pemberdayaan jamaah haji. Wakil Ketua IPHI Kubu Raya, Nur Suhartono, menambahkan, pihaknya menyiapkan program kerja untuk memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan. Dalam dua bulan ke depan, IPHI berencana membentuk lima cabang tambahan, sehingga total menjadi tujuh cabang pada Januari mendatang. Saat ini baru ada cabang di Rasau Jaya dan Teluk Pakedai.

Advertisement

Selain memperluas cabang, IPHI Kubu Raya juga menyiapkan program sosial, seperti khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembagian sembako bagi kaum dhuafa. “Program sosial ini prioritas agar IPHI benar-benar hadir untuk umat. Kami juga membentuk yayasan dan koperasi sebagai langkah awal menuju kemandirian,” kata Suhartono.

Untuk memperkuat keuangan, pengurus menjalankan sistem iuran rutin. Dari 55 pengurus aktif dengan iuran Rp10.000 per bulan, IPHI dapat mengumpulkan sekitar Rp6–7 juta per tahun sebagai modal awal. Target berikutnya adalah memperluas iuran ke sekitar 1.600 anggota IPHI di Kubu Raya, sehingga memiliki sumber dana mandiri yang berkelanjutan.

“Melalui Rakerda ini, IPHI Kubu Raya berkomitmen memperkuat peran organisasi di bidang sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Dengan semangat kebersamaan dan kemandirian, IPHI diharapkan menjadi wadah silaturahmi para haji sekaligus motor penggerak kegiatan sosial di Kubu Raya,” pungkas Suhartono. (ash)

Advertisement

Artikel Terkait

PLN Hadirkan Cahaya dan Harapan Rumah Ibu Mastur di Sambas

PLN Hadirkan Cahaya dan Harapan Rumah Ibu Mastur di Sambas

PLN menghadirkan listrik gratis bagi Ibu Mastur di Kabupaten Sambas lewat program sosial Light Up The Dream.

Seberapa Dekat Realisasi Pembangunan Jalur Kereta Api di Kalimantan Barat?

Seberapa Dekat Realisasi Pembangunan Jalur Kereta Api di Kalimantan Barat?

Rencana pembangunan kereta api Kalimantan dinilai strategis tekan biaya logistik dan dongkrak ekonomi Kalbar.

Luangkan 20 Menit di Luar Rumah Setiap Pagi, Ini Dampaknya bagi Otak dan Kesehatan

Luangkan 20 Menit di Luar Rumah Setiap Pagi, Ini Dampaknya bagi Otak dan Kesehatan

Habiskan 20 menit di luar rumah setiap pagi untuk membantu meningkatkan mood, fokus, kualitas tidur, dan kesehatan otak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer