Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kalbar Dukung Pembangunan Pasar Induk Kubu Raya

A
Penulis: Ashri Isnaini❯
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah.

Advertisement

PONTIANAK POST – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan pasar induk di Kabupaten Kubu Raya. Kehadiran pasar induk tersebut dinilai mendesak untuk memperkuat rantai distribusi bahan pokok sekaligus memicu pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Agus menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan solusi atas kondisi pasar induk di Kota Pontianak, khususnya Pasar Flamboyan, yang saat ini sudah melampaui kapasitas (over capacity).

“Aktivitas perdagangan di Pasar Flamboyan sangat padat, terutama pada pagi hari. Kondisi yang berdesakan ini tentu berpotensi menimbulkan kerawanan. Pasar induk di Kubu Raya bisa menjadi alternatif strategis untuk mengurai kepadatan tersebut,” ujar Agus di Sungai Raya, Selasa (21/4).

Advertisement

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, Pasar Induk Kubu Raya nantinya akan berfungsi sebagai pusat distribusi utama untuk berbagai komoditas, mulai dari hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan. Dengan adanya pusat distribusi baru, aktivitas ekonomi diharapkan tidak lagi terpusat di satu titik.

Agus menekankan bahwa Kubu Raya memiliki peran vital sebagai daerah penyangga (hinterland) bagi Kota Pontianak. Faktanya, sebagian besar komoditas yang diperdagangkan di Pontianak justru berasal dari wilayah Kubu Raya.

Advertisement

"Kita berharap ada integrasi antara Pasar Flamboyan di Pontianak dengan pasar induk yang akan dibangun di Kubu Raya. Jika keduanya terintegrasi dalam satu sistem distribusi yang kuat, ini akan menjadi keunggulan bagi Kalbar," imbuhnya.

Lebih lanjut, Agus meminta Pemerintah Provinsi Kalbar untuk turut berkontribusi, terutama dalam penyediaan infrastruktur penunjang yang menjadi kewenangan provinsi. Akses jalan dan konektivitas kawasan sangat menentukan optimalisasi fungsi pasar induk tersebut.

“Kami meminta Gubernur Kalbar memberikan dukungan nyata melalui pembangunan infrastruktur pendukung. Sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sangat diperlukan agar proyek ini segera terealisasi,” tegas Agus.

Ia optimistis kehadiran pasar induk ini akan berdampak signifikan terhadap efisiensi distribusi, stabilitas harga, serta peningkatan kesejahteraan para petani dan nelayan di Kubu Raya. Dengan akses pemasaran yang lebih terbuka, para pelaku usaha lokal diharapkan dapat berkembang lebih pesat.

“Ini adalah langkah strategis yang luar biasa. Mudah-mudahan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (ash)

Advertisement

Artikel Terkait

Pasar Induk Kubu Raya Dipastikan Masuk Lelang Awal 2027, Stadion Juga Mulai Dimatangkan

Pasar Induk Kubu Raya Dipastikan Masuk Lelang Awal 2027, Stadion Juga Mulai Dimatangkan

Pasar induk Kubu Raya dipastikan masuk tahap lelang awal 2027, sementara rencana stadion dan Sekolah Rakyat terus dimatangkan.

Pemkab Kubu Raya Matangkan Proyek Strategis 2027, Pasar Induk hingga Stadion Disiapkan

Pemkab Kubu Raya Matangkan Proyek Strategis 2027, Pasar Induk hingga Stadion Disiapkan

Pemkab Kubu Raya mematangkan sejumlah proyek strategis 2027, mulai pasar induk, stadion, pedestrian, jalan, irigasi hingga air bersih.

Pusat Respons Positif Rencana Pasar Induk: Sujiwo Siap Penuhi Persyaratan, Target Mulai Dibangun Tahun Depan   

Pusat Respons Positif Rencana Pasar Induk: Sujiwo Siap Penuhi Persyaratan, Target Mulai Dibangun Tahun Depan  

Pemerintah pusat respons positif rencana pembangunan Pasar Induk Kubu Raya di Kecamatan Sungai Raya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer