Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Sujiwo Buka Waisak Run dan Ajak Warga Kubu Raya Perkuat Kerukunan

A
Penulis: Ashri Isnaini❯
Bupati Kubu Raya Sujiwo didampingi Ketua TP PKK Kubu Raya, Atzebiyatulensi membuka kegiatan Fun Run For Charity di halaman Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (10/5). (PROKOPIM KUBU RAYA)
Bupati Kubu Raya Sujiwo didampingi Ketua TP PKK Kubu Raya, Atzebiyatulensi membuka kegiatan Fun Run For Charity di halaman Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (10/5). (PROKOPIM KUBU RAYA

Advertisement

PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, kembali menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan mempererat persatuan di tengah masyarakat multikultural. Kondisi daerah yang aman dan harmonis dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Sujiwo menegaskan bahwa besaran anggaran pembangunan tidak akan memberikan hasil maksimal jika masyarakat terpecah belah. Oleh karena itu, persatuan merupakan modal dasar yang tidak bisa ditawar.

"Persatuan dan kesatuan itu modal utama membangun bangsa. Itu juga modal utama saya bersama Pemerintah Kabupaten dalam membangun daerah demi rakyat," ujar Sujiwo usai membuka kegiatan Fun Run for Charity (Waisak Run) di Vihara Vajra Bumi Kertayuga, Kecamatan Sungai Raya, Minggu (10/5).

Advertisement

Menurut Sujiwo, suasana daerah yang kondusif berdampak langsung pada kelancaran program pemerintah, iklim investasi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Kegiatan Waisak Run yang digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2570 BE ini diapresiasi sebagai langkah konkret merawat kebersamaan. Sujiwo memuji inisiatif panitia, khususnya Ketua Vihara Vajra Bumi Kertayuga, yang berhasil memadukan unsur olahraga dengan aksi sosial.

Advertisement

"Kegiatan ini memberikan manfaat kesehatan, silaturahmi, sekaligus memperkuat persahabatan lintas budaya," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga menegaskan komitmennya untuk mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun golongan. Ia menyatakan bahwa seorang kepala daerah harus mampu menjadi figur pemersatu.

"Secara pribadi saya seorang muslim, tetapi sebagai Bupati, saya harus menjadi orang tua bagi semua umat, baik Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, maupun Konghucu," tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh warga Kubu Raya untuk terus memperkuat persaudaraan lintas etnis dan agama demi mewujudkan daerah yang damai dan maju.

"Seperti hari ini, saya hadir sebagai orang tua bagi umat Buddha yang merayakan Waisak. Mari kita jaga terus persatuan ini," pungkas Sujiwo. (ash)

Advertisement

Artikel Terkait

Sujiwo Targetkan Kubu Raya Miliki 15 Kecamatan, Sebanyak 18 Desa Siap Dimekarkan

Sujiwo Targetkan Kubu Raya Miliki 15 Kecamatan, Sebanyak 18 Desa Siap Dimekarkan

Bupati Kubu Raya usulkan pemekaran 18 desa untuk mendukung target pembentukan 15 kecamatan baru.

DPR RI Tinjau Pembangunan Listrik Desa PLN di Kubu Raya, Perkuat Pemerataan Akses Energi hingga Pelosok

DPR RI Tinjau Pembangunan Listrik Desa PLN di Kubu Raya, Perkuat Pemerataan Akses Energi hingga Pelosok

PLN Kalbar hadirkan listrik desa di Kuala Mandor A dan salurkan sambungan gratis melalui program LUTD.

Bupati Sujiwo Ajak Warga Kubu Raya Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi Data Akurat

Bupati Sujiwo Ajak Warga Kubu Raya Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi Data Akurat

Bupati Kubu Raya ajak masyarakat sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi kebijakan pembangunan tepat sasaran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer