Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPBD Kubu Raya Usulkan Tambahan Peralatan Pemadam untuk Antisipasi Karhutla

A
Penulis: Ashri Isnaini❯
Kepala BPBD Kubu Raya, Arianto
Kepala BPBD Kubu Raya, Arianto

Advertisement

PONTIANAK POST – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain mengusulkan penambahan peralatan pemadaman, BPBD juga mengajak seluruh elemen masyarakat, perusahaan, dan relawan untuk terlibat dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran.

Kepala BPBD Kubu Raya Arianto mengatakan pihaknya telah menginventarisasi kebutuhan peralatan penanggulangan karhutla dan mengusulkannya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Kubu Raya.

Menurut dia, sejumlah peralatan utama yang mendesak untuk dipenuhi antara lain selang pemadam dan perlengkapan pendukung lainnya guna menunjang operasi pemadaman di lapangan.

Advertisement

“Seperti yang disampaikan Pak Bupati sebelumnya, kami sudah menginventarisasi kebutuhan peralatan dan usulan tersebut telah kami sampaikan ke TAPD. Insya Allah dalam waktu dekat dapat dilakukan proses pengadaan, terutama untuk peralatan utama seperti selang pemadam,” kata Arianto kepada Pontianak Post, Kamis (11/6).

Meski dalam beberapa hari terakhir hujan masih turun, Arianto menyebut sejumlah wilayah di Kubu Raya tetap masuk kategori rawan karhutla. Beberapa daerah yang sebelumnya sempat mengalami kebakaran berada di Kecamatan Rasau Jaya, Sungai Kakap wilayah Punggur, Sungai Raya, dan Batu Ampar.

Advertisement

“Untuk saat ini wilayah yang terpantau pernah terjadi kebakaran berada di sekitar Rasau Jaya, Punggur, Sungai Raya Dalam, dan juga Batu Ampar,” ujarnya.

Selain keterbatasan sarana, BPBD juga menghadapi kendala jumlah personel. Saat ini BPBD Kubu Raya memiliki 48 personel yang terbagi dalam tiga regu, termasuk pejabat struktural.

Jumlah tersebut dinilai belum memadai apabila harus menangani kebakaran dalam skala besar yang terjadi secara bersamaan di beberapa lokasi.

“Tentunya jumlah tersebut masih jauh dari cukup apabila harus menangani kebakaran yang meluas di wilayah Kubu Raya,” katanya.

Karena itu, BPBD terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan, relawan, hingga pemadam kebakaran swasta yang selama ini ikut membantu penanganan karhutla.

Advertisement

Artikel Terkait

Ancaman Karhutla di Kalbar Belum Berakhir, BPBD Kalbar Tetap Siagakan Water Bombing

Ancaman Karhutla di Kalbar Belum Berakhir, BPBD Kalbar Tetap Siagakan Water Bombing

BPBD Kalimantan Barat memastikan ancaman karhutla masih berlangsung meski hotspot tidak terdeteksi.

Petugas BPBD dan Damkar Kubu Raya Akan Dapat Insentif Tambahan Saat Bertugas di Hari Libur

Petugas BPBD dan Damkar Kubu Raya Akan Dapat Insentif Tambahan Saat Bertugas di Hari Libur

Pemkab Kubu Raya menyiapkan insentif tambahan bagi petugas BPBD dan Damkar yang tetap bertugas menangani bencana saat hari libur.

BPBD NTB Imbau Masyarakat Waspada Karhutla di Taman Nasional Gunung Rinjani, Antisipasi Pembakaran Lahan di Musim Kemarau

BPBD NTB Imbau Masyarakat Waspada Karhutla di Taman Nasional Gunung Rinjani, Antisipasi Pembakaran Lahan di Musim Kemarau

BPBD NTB minta warga berhati-hati terhadap kebakaran hutan dan lahan di Gunung Rinjani saat musim kemarau panas tahun ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer