Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panggung Seni Santri Jadi Ruang Asah Bakat dan Kepercayaan Diri

A
Santri menampilkan pertunjukan seni dalam Panggung Seni Santri 2026 di Pondok Pesantren Serumpun Cahaya Kampus Dua, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (31/10). Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
Santri menampilkan pertunjukan seni dalam Panggung Seni Santri 2026 di Pondok Pesantren Serumpun Cahaya Kampus Dua, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (31/10). Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.

Advertisement

 

PONTIANAK POST – Panggung Seni Santri 2026 menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan bakat, memperluas wawasan keislaman, dan melatih keberanian tampil di hadapan publik.

Kegiatan yang diselenggarakan Munzalan Mubarakan itu berlangsung di Pondok Pesantren Serumpun Cahaya Kampus Dua, Jalan Wonodadi 2, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (31/10). Acara digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda.

Advertisement

Sejumlah kompetisi keagamaan digelar untuk memberikan kesempatan kepada santri menunjukkan kemampuan sekaligus belajar berkompetisi secara sehat.

Pengasuh Pondok Pesantren Serumpun Cahaya Kampus Dua, Ustaz Mustafa Syarqawi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, acara itu memberikan kegembiraan sekaligus pengalaman positif bagi para santri.

“Kegiatan hari ini sukses dan amat menggembirakan para santri. Semoga kegiatan ini terus dapat dilaksanakan setiap tahun karena sangat baik untuk santri,” ujarnya.

Advertisement

Ia menilai kegiatan seperti Panggung Seni Santri dapat membantu meningkatkan pengetahuan agama maupun pengetahuan umum.

Perjuangan Peserta Berbuah Prestasi

Semangat peserta terlihat dari perjuangan Hafidz Az Zikra bersama timnya. Santri Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Syifaul Qulub itu sempat kehilangan teks materi pada malam sebelum mengikuti lomba Syarhil Qur’an.

Hafidz harus mengetik ulang teks tersebut sehingga waktu persiapannya menjadi lebih singkat. Meski sempat pesimistis, ia dan timnya berhasil meraih juara pertama.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer