PONTIANAK POST – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan di tingkat desa. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi nonformal bersama para kepala desa di Aula Torasera Abdussalam, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kamis (12/2).
Sujiwo menyatakan bahwa capaian pembangunan kabupaten merupakan akumulasi dari progres yang terjadi di seluruh desa. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah.
"Kalau desa-desa maju, maka Kubu Raya maju. Sebaliknya, jika desa loyo, daerah juga akan mundur. Saya perlu sering berdiskusi dan mendengar langsung masukan dari para kepala desa," ujar Sujiwo.
Dialog Tanpa Sekat
Melalui forum tersebut, Sujiwo membuka ruang dialog dua arah untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan kebijakan strategis. Ia berkomitmen menuntaskan persoalan pembangunan di Kubu Raya secara bertahap, khususnya di Kecamatan Sungai Ambawang dengan fokus utama pada perbaikan jalan poros.
Ia juga menekankan pentingnya kedekatan emosional antara pemimpin dan jajarannya. Menurutnya, tidak boleh ada sekat komunikasi antara bupati, kepala desa, dan masyarakat.
"Saya memosisikan diri sebagai orang tua bagi para kades. Kita semua nantinya akan kembali menjadi rakyat biasa, jadi tidak pantas ada jarak," tegasnya.
Dia menegaskan komitmennya untuk secara bertahap menuntaskan persoalan-persoalan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya, termasuk di Kecamatan Sungai Ambawang. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembangunan dan perbaikan jalan poros.
Selain infrastruktur fisik, Sujiwo juga meminta para kepala desa untuk menggerakkan potensi nonfisik. Hal ini meliputi penghidupan kembali budaya gotong royong, penguatan peran kader posyandu, serta optimalisasi Tim Penggerak PKK.
Langkah ini selaras dengan arahan presiden untuk mewujudkan desa yang asri, aman, sehat, bersih, indah, dan terang. "Jalan mulus harus dibarengi dengan posyandu yang bergerak, PKK aktif, dan partisipasi masyarakat yang tinggi," tambahnya.
Kepala Desa Pasak Piang, Surip, menyambut baik pola komunikasi langsung yang diterapkan bupati. Menurutnya, forum terbatas ini efektif dalam memangkas hambatan birokrasi dan mempercepat respons terhadap persoalan infrastruktur yang menghambat ekonomi warga.
"Semua usulan kami, terutama soal jalan, langsung ditanggapi. Bahkan sudah ada kebijakan pembangunan infrastruktur yang direncanakan untuk segera direalisasikan di Sungai Ambawang," ungkap Surip.
Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar pembangunan di tingkat desa semakin tepat sasaran dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Kubu Raya. (ash)
Editor : Hanif