PONTIANAK POST - Masak di dapur sering kali penuh kejutan.
Terkadang masakan tidak selalu sesuai rencana.
Misalnya santan pecah, atau bahkan masakan keasinan.
Namun kamu jangan khawatir, dilansir dari berbagai sumber ada berbagai cara sederhana yang bisa dilakukan agar hasil masakan tetap lezat.
Berikut beberapa tips praktis yang bisa dicoba:
1. Santan Pecah: Gunakan Daun Pisang
Santan adalah bahan penting dalam banyak masakan Nusantara.
Namun, masalah umum yang sering terjadi adalah santan pecah saat dimasak.
Santan yang pecah biasanya membuat tampilan masakan kurang menarik.
Selain itu, rasanya bisa berubah menjadi kurang gurih.
Baca Juga: Peralatan Dapur yang Wajib Punya: Memasak Jadi Mudah dan Menyenangkan
Untuk mengatasi hal ini, dilansir dari briliofood ada trik sederhana yang bisa dilakukan.
Gunakan potongan kecil daun pisang saat memasak santan.
Daun pisang dipercaya mampu menstabilkan tekstur santan.
Caranya cukup mudah:
- Masukkan selembar daun pisang ke dalam panci.
- Aduk perlahan dan jangan masak santan dengan api terlalu besar.
Dengan cara ini, santan akan lebih kental dan tidak mudah pecah.
Trik ini sering dipakai oleh ibu rumah tangga di daerah pedesaan.
Selain menjaga santan, daun pisang juga memberi aroma alami.
Sehingga, masakan terasa lebih sedap.
2. Bikin Masakan Awet: Cukup Tambah Bawang Putih
Makanan yang cepat basi menjadi masalah di iklim tropis Indonesia.
Apalagi jika masakan disimpan di suhu ruang terlalu lama.
Dilansir dari akun facebook Dapoernya Linda, salah satu cara mencegah makanan cepat basi adalah dengan bawang putih.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan Debi Kristiananda bersama tim dalam Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik, menyatakan Bawang putih memiliki sifat antibakteri alami yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
Caranya sederhana:
- Masukkan beberapa siung bawang putih ke dalam masakan.
- Bawang putih dibiarkan utuh, tidak perlu digeprek.
- Letakkan bawang putih saat makanan mulai dingin.
Kehadiran bawang putih akan membantu memperlambat proses pembusukan.
Tips ini bisa diterapkan pada sayur, kuah, hingga lauk pauk.
Namun, tetap pastikan makanan disimpan dengan baik.
Menyimpan di wadah tertutup juga sangat dianjurkan.
Dengan begitu, masakan bisa bertahan lebih lama.
Cara ini sederhana, hemat, dan mudah dilakukan siapa saja.
3. Masakan Terlalu Asin: Kentang Bisa Bantu Netralkan
Salah menakar garam adalah hal biasa di dapur.
Terkadang masakan terasa terlalu asin sehingga sulit dinikmati.
Untuk mengurangi rasa asin, gunakan kentang sebagai solusi.
Dilansir dari situs Fimela, Kentang dikenal mampu menyerap garam berlebih.
Caranya mudah:
- Kupas satu buah kentang dan potong menjadi beberapa bagian.
- Masukkan potongan kentang ke dalam masakan yang terlalu asin.
- Biarkan kentang mendidih bersama masakan selama beberapa menit.
- Setelah itu, angkat potongan kentang sebelum disajikan.
Rasa asin biasanya akan berkurang cukup signifikan.
Cara ini efektif diterapkan pada sayur berkuah atau sop.
Selain menetralkan rasa, kentang juga bisa dimakan sebagai pelengkap.
Penutup
Dengan trik sederhana ini, masakan tetap bisa disajikan tanpa terbuang.
Tiga tips sederhana ini membuktikan bahwa masalah di dapur bisa diatasi dengan bahan-bahan alami.
Jadi, jangan panik jika santan pecah, makanan cepat basi, atau masakan terlalu asin.
Selalu ada solusi praktis yang bisa dicoba. (dta/mgg)
Editor : Miftahul Khair