Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karolin Ingatkan Kader Solid Hadapi Dinamika Politik, Musancab Serentak 13 PAC Jadi Ajang Konsolidasi

M
Penulis: Miftahul Khair❯
Bupati Landak Karolin Margret Natasa  membuka Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Landak pada Senin (8/6). (HUMAS PEMKAB LANDAK)
Bupati Landak Karolin Margret Natasa membuka Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Landak pada Senin (8/6). (HUMAS PEMKAB LANDAK)

Advertisement

PONTIANAK POST – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Landak menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak untuk 13 Pengurus Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan di Rumah Radakng Aya', Ngabang.

Musancab dibuka Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa. Dalam arahannya, Karolin menekankan pentingnya kesiapan partai menghadapi berbagai dinamika politik ke depan serta menjaga kedekatan dengan masyarakat.

Karolin yang juga menjabat Bupati Landak menegaskan bahwa PDI Perjuangan memilih berada di luar pemerintahan pusat pasca-Pemilu 2024.

Advertisement

"Hari ini, situasi kita, sendirian. PDI Perjuangan itu di tingkat pusat, sendirian. Tidak ada ikut dalam pemerintahan. Ditawari, tapi kita memilih untuk tidak masuk dalam jajaran pemerintahan," tegas Karolin saat memberikan sambutan, Senin (8/6).

Menurutnya, posisi Kabupaten Landak sebagai salah satu basis kuat PDI Perjuangan menghadirkan tantangan tersendiri karena perkembangan politik di daerah tersebut menjadi perhatian berbagai pihak.

Advertisement

"Salah satu risiko menjadi kandang banteng adalah menjadi daerah target operasi. Karena kita warnanya terlalu jelas, jenis kelaminnya terlalu jelas, akhirnya dari atas, tengah, samping itu meneropong kita juga dengan jelas," ujarnya.

Karolin juga menyinggung kondisi daerah yang menghadapi keterbatasan anggaran akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, ia meminta seluruh kader tetap hadir dan bekerja untuk masyarakat.

"Jadi Bapak Ibu perlu menyadari, mengetahui, bahwa hari ini memang kita di daerah dibuat tidak berdaya karena kita tidak diberikan anggaran yang cukup sesuai dengan undang-undang perimbangan pusat dan daerah. Tapi juga negara memang sedang mengalami krisis. Apa boleh buat? Kalau saya bahasanya, badai pasti berlalu. Pasti semua ini akan berakhir dan kita tetap akan menjadi pemenangnya," ucap Karolin.

Ia menilai situasi yang sedang dihadapi harus menjadi motivasi untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Landak, Herculanus Heriadi, mengajak seluruh jajaran partai menjaga kekompakan dan memperkuat konsolidasi organisasi sejak dini menjelang Pemilu 2029.

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenkum Kalbar Petakan Kekayaan Intelektual Landak, Lindungi Budaya dan Produk Unggulan Daerah

Kemenkum Kalbar Petakan Kekayaan Intelektual Landak, Lindungi Budaya dan Produk Unggulan Daerah

Kemenkum Kalbar dan Pemkab Landak memetakan potensi kekayaan intelektual untuk melindungi budaya lokal dan produk unggulan daerah.

Pelepasan 68 Lulusan SDS Alfa Omega Landak, Bupati Karolin Tekankan Pengembangan Potensi Anak

Pelepasan 68 Lulusan SDS Alfa Omega Landak, Bupati Karolin Tekankan Pengembangan Potensi Anak

Karolin dorong orang tua dan sekolah kembangkan potensi anak pada pelepasan 68 lulusan SDS Alfa Omega Landak.

Polres Landak Edukasi Pelajar SMA Arastamar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Polres Landak Edukasi Pelajar SMA Arastamar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Polres Landak ajak pelajar SMA Arastamar Ngabang jauhi narkoba dan pergaulan negatif melalui penyuluhan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer