Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Langkah Mudah Mengatasi Akar Kering pada Anggrek

C
Penulis: Chairunnisya❯
Anggrek (JAWAPOS)
Anggrek (JAWAPOS)

Advertisement

PONTIANAK POST - Akar kering menjadi salah satu masalah yang kerap dialami pencinta anggrek. Meski demikian, kondisi ini tidak selalu menandakan tanaman sudah mati. Anggrek masih bisa diselamatkan asalkan ditangani dengan tepat sejak dini.

Owner @iberihome, Soberi Astuti, menjelaskan bahwa akar anggrek yang sehat umumnya memiliki ujung berwarna hijau dan terasa kenyal saat disentuh. Sebaliknya, akar kering biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan air.

“Kekurangan air membuat akar kehilangan kemampuan menyerap nutrisi. Jika dibiarkan, akar bisa mengering, mengkerut, bahkan mati,” ujarnya, dikutip dari Jawapos.

Advertisement

Namun, tidak semua anggrek dengan akar kering kehilangan harapan untuk hidup. Kondisi batang menjadi indikator utama. Jika batang masih kokoh, tidak kopong, dan tidak membusuk, peluang tanaman untuk pulih masih terbuka.

“Kalau batang masih bagus, cukup perbaiki perawatan dasarnya, terutama penyiraman,” kata Soberi.

Advertisement

Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam penyiraman. Untuk anggrek jenis dendrobium, penyiraman ideal dilakukan dua hari sekali saat tidak hujan. Namun, saat musim kemarau ekstrem, frekuensinya bisa ditingkatkan menjadi setiap hari.

Selain penyiraman, faktor lingkungan juga sangat berpengaruh. Anggrek dendrobium membutuhkan sinar matahari minimal lima jam per hari, terutama pada pagi hingga menjelang siang. Sirkulasi udara yang baik juga membantu proses pemulihan tanaman.

Terkait penanganan akar kering, tidak semua harus dipangkas. Dalam beberapa kasus, akar baru masih bisa tumbuh dari anakan. Namun, jika ingin dirapikan, akar kering boleh dipotong menggunakan gunting.

Untuk mendukung pertumbuhan akar baru, Soberi menyarankan penggunaan vitamin B1. Nutrisi ini membantu merangsang pertumbuhan akar setelah tanaman mengalami stres akibat kekeringan atau pemangkasan.

Pemilihan media tanam juga tak kalah penting. Untuk anggrek dalam pot, disarankan menggunakan media yang porous seperti arang, cacahan pinus, atau pakis. Media ini membantu menjaga kelembapan sekaligus memastikan sirkulasi udara tetap baik.

Advertisement

Artikel Terkait

Bunga Tulip Ternyata Bisa Tumbuh di Indonesia, Ini Rahasianya

Bunga Tulip Ternyata Bisa Tumbuh di Indonesia, Ini Rahasianya

Tulip ternyata bisa tumbuh di Indonesia dengan bantuan suhu dingin buatan dan perawatan khusus.

Punya Tanaman Hias di Dalam Rumah? Ini Cara Merawatnya agar Tumbuh Sehat dan Cantik

Punya Tanaman Hias di Dalam Rumah? Ini Cara Merawatnya agar Tumbuh Sehat dan Cantik

Merawat tanaman indoor tidak cukup dengan menyiram. Perhatikan cahaya, kelembapan, drainase, media tanam dan pemupukan.

Agustus Jadi Waktu Tepat Merawat Taman, Ini Pekerjaan Berkebun yang Perlu Dilakukan

Agustus Jadi Waktu Tepat Merawat Taman, Ini Pekerjaan Berkebun yang Perlu Dilakukan

Memasuki Agustus, sejumlah pekerjaan berkebun perlu dilakukan untuk menjaga tanaman tetap sehat dan taman tetap terawat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer