
PONTIANAK POST - Golden tea tree tidak hanya menarik sebagai tanaman hias. Tanaman berdaun kuning cerah ini juga memiliki nilai lebih dalam penataan lanskap karena mudah dibentuk dan dimanfaatkan sebagai pagar hidup.
Cocok sebagai Pembatas Alami
Dilansir dari Jawapos. owner Sams Plant, Samuel Hendyanto, mengatakan bahwa karakter pertumbuhan golden tea tree memungkinkan tanaman ini dipangkas sesuai kebutuhan sehingga cocok digunakan sebagai elemen pembatas alami.
Selain itu, perawatannya juga relatif mudah selama mendapatkan sinar matahari yang cukup dan penyiraman rutin.
Kutu Putih Sering Muncul
Dalam perawatannya, hama yang paling sering muncul adalah kutu putih yang menempel pada batang tanaman. Meski demikian, masalah tersebut relatif mudah diatasi.
Menurut Samuel, penggunaan pestisida sesuai dosis yang dianjurkan dapat membantu mengendalikan hama tersebut.
Bisa Dipadukan dengan Tanaman Daun Tipis
Untuk menghasilkan tampilan taman yang lebih harmonis, golden tea tree dapat dipadukan dengan berbagai tanaman berdaun tipis.
Samuel merekomendasikan kombinasi dengan kris doren, ekor tupai, kayu putih maupun cemara. Perpaduan tersebut dapat menciptakan variasi tekstur dan warna yang menarik dalam satu area lanskap.
Dengan warna mencolok, bentuk yang mudah diatur, serta fungsi tambahan sebagai pagar hidup, golden tea tree menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan taman yang lebih hidup dan berkarakter. (*)



