Selada Kebun Rumah Terasa Pahit? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

PONTIANAK POST - Menikmati sayuran hasil panen sendiri dari kebun rumah tentu memberikan kepuasan tersendiri. Namun, terkadang selada yang terlihat segar justru memiliki rasa sepat atau pahit saat dikonsumsi.
Kondisi tersebut bukan berarti tanaman gagal tumbuh. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi cita rasa selada, mulai dari waktu panen hingga proses perawatan selama pertumbuhan.
Kreator kebun Muhamad Iqbal Maulana menjelaskan, rasa pahit pada selada umumnya terjadi karena tanaman dipanen terlalu terlambat.
Baca Juga: Polsek Pontianak Timur Sulap Pekarangan Kantor untuk Budidaya Selada dan Lele
Menurutnya, selada yang terlalu lama dibiarkan tumbuh dapat mengalami bolting, yaitu kondisi ketika tanaman memasuki fase menua lebih cepat dan mulai mempersiapkan diri untuk berbunga.
"Selada terasa pahit karena beberapa faktor. Bisa dari masa panen yang telat akibatnya daun selada mengalami bolting atau kondisi ketika tanaman mulai memasuki fase berbunga sehingga menua lebih cepat. Hal tersebut menyebabkan produksi tanin meningkat sehingga membuat rasa selada seperti sepat," jelasnya, dikutip dari Jawapos.
Panen Tepat Waktu Menentukan Rasa Selada
Salah satu kesalahan yang sering terjadi pada pekebun rumahan adalah menunda waktu panen karena ingin mendapatkan ukuran tanaman yang lebih besar.
Padahal, selada yang terlalu tua justru dapat mengalami perubahan rasa. Ketika memasuki fase menua, tanaman mengalami perubahan alami yang menyebabkan peningkatan kandungan tanin.
Senyawa tersebut membuat daun selada memiliki rasa lebih sepat bahkan pahit. Karena itu, waktu panen menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan selada dengan tekstur renyah dan rasa segar.
Kualitas Benih Menjadi Langkah Awal
Selain waktu panen, kualitas tanaman juga dipengaruhi oleh proses sejak awal penanaman. Menurut pria yang akrab disapa Alan ini, pemilihan benih menjadi langkah pertama yang tidak boleh diabaikan.
Benih berkualitas akan membantu tanaman tumbuh lebih baik sejak tahap awal. Selain benih, beberapa faktor lain seperti media tanam, penyiraman, dan intensitas cahaya matahari juga saling berkaitan dalam menentukan pertumbuhan selada.



