Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suka Minum Kopi Setiap Hari? Ini Manfaat dan Efek Samping yang Perlu Diketahui

R
Penulis: Rafael B. Junior❯
Ilustrasi secangkir kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat memberikan sejumlah manfaat, tetapi asupan kafein tetap perlu diperhatikan.
Ilustrasi secangkir kopi. Konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat memberikan sejumlah manfaat, tetapi asupan kafein tetap perlu diperhatikan.

Advertisement

PONTIANAK POST - Bagi banyak orang, secangkir kopi menjadi bagian dari rutinitas harian. Selain membantu mengusir rasa kantuk, kopi juga mengandung berbagai senyawa yang dikaitkan dengan sejumlah manfaat bagi tubuh.

Namun, jumlah dan cara mengonsumsinya tetap perlu diperhatikan. Minum kopi secara berlebihan dapat menimbulkan efek yang berbeda, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.

Dikutip dari Real Simple, ahli gizi terdaftar menyebut konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat dikaitkan dengan kesehatan jantung, otak, metabolisme, dan ginjal. Sementara itu, terlalu banyak kafein dapat memicu gangguan tidur, kecemasan, masalah pencernaan hingga ketergantungan.

Kopi Bukan Sekadar Minuman untuk Menambah Energi

Kopi mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk asam fenolat yang berperan sebagai antioksidan. Minuman ini juga menyediakan sejumlah nutrisi seperti kalium, magnesium, dan vitamin B.

Advertisement

Menurut ahli gizi yang dikutip Real Simple, kombinasi senyawa tersebut berpotensi mendukung kesehatan pembuluh darah dan sirkulasi. Kandungan kafeinnya juga dapat meningkatkan energi, fokus, serta performa saat berolahraga.

Kafein juga dapat sedikit meningkatkan laju metabolisme dan menekan nafsu makan. Meski demikian, kopi bukan berarti otomatis menjadi minuman penurun berat badan.

Minum 2-3 Cangkir Dikaitkan dengan Sejumlah Manfaat

Real Simple menyebut konsumsi sekitar dua hingga tiga cangkir kopi per hari dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan dalam berbagai penelitian.

Di antaranya adalah kesehatan jantung yang lebih baik, risiko stroke yang lebih rendah, serta dampak positif terhadap pengaturan gula darah. Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan kesehatan ginjal.

Senyawa polifenol dalam kopi turut mendapat perhatian karena memiliki aktivitas antioksidan dan dapat membantu mengurangi peradangan.

Penelitian juga menemukan hubungan antara konsumsi kopi jangka panjang dan risiko yang lebih rendah terhadap sejumlah penyakit neurodegeneratif, termasuk Alzheimer dan Parkinson. Kopi juga disebut berpotensi memberikan efek perlindungan terhadap diabetes tipe 2.

Advertisement

Artikel Terkait

Ode to Love Terjual Sejuta Kopi, NCT WISH Catat Pertumbuhan Besar

Ode to Love Terjual Sejuta Kopi, NCT WISH Catat Pertumbuhan Besar

Album Ode to Love terjual lebih dari satu juta kopi dalam sehari, menjadi salah satu capaian penting NCT WISH.

Hijau Coffee Buka Gerai Permanen Pertama di California, Bawa Cita Rasa Kopi Nusantara ke Amerika

Hijau Coffee Buka Gerai Permanen Pertama di California, Bawa Cita Rasa Kopi Nusantara ke Amerika

Hijau Coffee membuka gerai permanen pertama di San José, California, membawa kopi specialty dan cita rasa budaya Nusantara ke Amerika

Kopi Liberika dan Upaya Menjaga Hutan di Desa Padi Jaya Kubu Raya

Kopi Liberika dan Upaya Menjaga Hutan di Desa Padi Jaya Kubu Raya

Sebanyak 200 bibit kopi liberika dikembangkan di Desa Padi Jaya, Kubu Raya, sebagai bagian dari agroforestri dan mendukung ekonomi warga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer