PONTIANAK POST - Jatuh cinta dengan suami atau istri orang lain, atau terlibat dalam hubungan gelap, dapat menimbulkan dampak psikologis yang signifikan.
Fenomena ini tidak hanya merusak hubungan yang ada, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan mental individu yang terlibat. Seperti dilansir dari Painted Brain berikut ini.
1. Gangguan Stres Pasca-Perselingkuhan (PISD)
Pernikahan yang terkhianati sering kali memicu gangguan stres pasca-perselingkuhan (Post-Infidelity Stress Disorder/PISD).
Gejalanya mirip dengan PTSD, seperti kecemasan, depresi, mimpi buruk, dan gangguan emosi.
PISD dapat mempengaruhi individu yang mengetahui perselingkuhan pasangan mereka, serta mereka yang terlibat dalam hubungan gelap tersebut.
2. Penurunan harga diri dan krisis identitas
Terlibat dalam hubungan dengan pasangan orang lain dapat menimbulkan perasaan rendah diri dan krisis identitas.
Individu mungkin merasa tidak cukup baik atau menarik, yang dapat merusak kepercayaan diri dan harga diri mereka.
Hal ini dapat menyebabkan perasaan malu dan bersalah, serta kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat di masa depan.
3. Kecemasan dan paranoia
Kehidupan ganda yang dijalani dalam hubungan gelap sering kali disertai dengan kebohongan dan ketakutan akan ketahuan.
Kecemasan dapat meningkat, dengan gejala seperti insomnia, kelelahan, dan serangan panik.
Ketakutan akan terungkapnya hubungan tersebut dapat menyebabkan paranoia dan stres kronis, yang berdampak negatif pada kesehatan mental.
4. Gangguan kepercayaan dan ketakutan akan intimasi
Perselingkuhan dapat merusak kepercayaan dalam hubungan, baik yang sedang berlangsung maupun di masa depan.
Individu yang terlibat dalam hubungan gelap mungkin mengalami kesulitan dalam membangun kepercayaan dan merasa takut untuk menjalin kedekatan emosional.
Hal ini dapat menyebabkan ketegangan dalam hubungan dan kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat di masa depan.
5. Depresi dan stres emosional
Terlibat dalam hubungan dengan pasangan orang lain dapat menyebabkan trauma emosional yang mendalam.
Perasaan terkhianati, kesedihan, dan kehilangan dapat memicu depresi, kecemasan, dan stres emosional.
Individu mungkin merasa terisolasi, kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya menyenangkan, dan kesulitan dalam mengelola emosi mereka. (uni)
Editor : Miftahul Khair