Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Apakah Lari Bisa Bikin Kurus? Begini Penjelasan Dokter

Khoiril Arif Ya'qob • Senin, 16 Februari 2026 | 14:00 WIB

Ilustrasi lari di pagi hari.
Ilustrasi lari di pagi hari.

PONTIANAK POST - Lari kerap dianggap sebagai olahraga paling ampuh untuk menurunkan berat badan.

Namun, benarkah semakin sering lari otomatis membuat tubuh semakin kurus?

Menurut penjelasan dokter dan praktisi olahraga dr. Maria, jawabannya tidak sesederhana itu.

Dalam kanal YouTube Runhood Mag, ia menyampaikan secara umum, lari bisa membantu menurunkan berat badan, tetapi hasilnya sangat bergantung pada komposisi tubuh, jenis latihan, serta keseimbangan antara kalori yang masuk dan keluar.

Baca Juga: Olahraga Lari tidak Disarankan untuk Orang dengan Obesitas, Ini Penjelasan Dokter

Fenomena pelari maraton yang bertubuh kurus bukan terjadi begitu saja. Secara fisiologis, pelari jarak jauh didominasi oleh slow twitch muscle fiber, yakni jenis otot yang bekerja menggunakan oksigen dan sangat efisien untuk aktivitas berdurasi panjang. Otot jenis ini tidak berfokus pada ledakan tenaga, melainkan daya tahan.

Selain itu, volume latihan pelari maraton sangat tinggi. Atlet elite bahkan bisa menempuh jarak hingga ratusan kilometer per minggu.

Adaptasi latihan inilah yang membuat tubuh mereka efisien membakar energi dan cenderung memiliki lemak tubuh rendah.

Namun, lari tidak otomatis membuat seseorang kurus. Jika kalori yang dikonsumsi setelah lari lebih besar dibandingkan kalori yang dibakar, berat badan justru bisa stagnan atau meningkat.

Karena itu, yang lebih penting bukan sekadar kurus, melainkan body recomposition, lemak turun, otot tetap atau meningkat.

Baca Juga: Kurus Tanpa Diet Ketat? Coba Konsep Healthy Eating Plate dari Harvard, Caranya Mudah!

“Tubuh yang ringan tapi penuh lemak justru tidak mendukung performa. Komposisi tubuh jauh lebih penting daripada angka di timbangan,” tutup dr. Maria. (*)

Editor : Miftahul Khair
#lari #diet #kalori #maraton #olahraga #kurus #atlet