alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Xing Fu Berbagi Kasih untuk Pasien Tak Mampu

Menebar kebaikan dengan membantu pasien tidak mampu menjadi tujuan utama dibentuknya Xing Fu, Komunitas Insan Bahagia. Komunitas yang berseragam kuning ini menghimpun dana dari anggota yang saat ini jumlahnya mencapai 600 orang.

PARA anggota berasal dari ragam suku dan agama. Prinsipnya, berbagi tanpa membeda-bedakan. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban penerima, terutama dalam pembiayaan pengobatan.

Empat tahun sudah Xing Fu menjalankan misi kepedulian sosial di Kalimantan Barat. Latar belakang dibentuknya komunitas ini, salah satunya yang dialami Yap Cie Hun sebagai Ketua Umum dengan wakil ketua Phang Song Meng / A Tie.

Dia menjelaskan, sejak komunitas ini didirikan pada 12 Desember 2016, sasaran utama yang dibantu adalah pasien dari kalangan tidak mampu. Sudah ratusan pasien dengan beragam penyakit yang mendapatkan manfaat dari program sosial Xing Fu.

Baca Juga :  Xing Fu Bantu Biaya Berobat

Sama rata, sama rasa, saling menghargai, saling menghormati, dan selalu ingat budi merupakan bagian dari moral Insan Xing Fu. Xing Fu tidak mengharapkan balasan. Sebaliknya, Xing Fu berharap pasien yang dibantu segera sembuh.

Masa pandemi tak menghalangi Xing Fu untuk menyampaikan bantuan. Di tengah kemelut masyarakat terhadap wabah Covid-19, semangat Xing Fu untuk berbagi tidak pernah surut. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Anggota Xing Fu rutin turun membantu. Bagi Xing Fu, menyebar kasih, peduli, dan berbagi menjadi komitmen utama.

Bantuan umumnya diberikan secara langsung tetapi kadang melalui perwakilan keluarga. Terutama jika mempertimbangkan masalah protokol kesehatan. Pasien dan keluarga pasien turut senang dan terbantu dengan kehadiran komunitas ini. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berbagi. Sama-sama ikut membesarkan komunitas ini agar semakin banyak lagi yang mendapatkan manfaatnya.*

Baca Juga :  Pendataan Keluarga 2021 Sasar 1,4 Juta KK di Kalbar

Menebar kebaikan dengan membantu pasien tidak mampu menjadi tujuan utama dibentuknya Xing Fu, Komunitas Insan Bahagia. Komunitas yang berseragam kuning ini menghimpun dana dari anggota yang saat ini jumlahnya mencapai 600 orang.

PARA anggota berasal dari ragam suku dan agama. Prinsipnya, berbagi tanpa membeda-bedakan. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban penerima, terutama dalam pembiayaan pengobatan.

Empat tahun sudah Xing Fu menjalankan misi kepedulian sosial di Kalimantan Barat. Latar belakang dibentuknya komunitas ini, salah satunya yang dialami Yap Cie Hun sebagai Ketua Umum dengan wakil ketua Phang Song Meng / A Tie.

Dia menjelaskan, sejak komunitas ini didirikan pada 12 Desember 2016, sasaran utama yang dibantu adalah pasien dari kalangan tidak mampu. Sudah ratusan pasien dengan beragam penyakit yang mendapatkan manfaat dari program sosial Xing Fu.

Baca Juga :  Gubernur┬áKalbar Serahkan Alat Antigen dan APD ke Pangdam XII/Tpr

Sama rata, sama rasa, saling menghargai, saling menghormati, dan selalu ingat budi merupakan bagian dari moral Insan Xing Fu. Xing Fu tidak mengharapkan balasan. Sebaliknya, Xing Fu berharap pasien yang dibantu segera sembuh.

Masa pandemi tak menghalangi Xing Fu untuk menyampaikan bantuan. Di tengah kemelut masyarakat terhadap wabah Covid-19, semangat Xing Fu untuk berbagi tidak pernah surut. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Anggota Xing Fu rutin turun membantu. Bagi Xing Fu, menyebar kasih, peduli, dan berbagi menjadi komitmen utama.

Bantuan umumnya diberikan secara langsung tetapi kadang melalui perwakilan keluarga. Terutama jika mempertimbangkan masalah protokol kesehatan. Pasien dan keluarga pasien turut senang dan terbantu dengan kehadiran komunitas ini. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berbagi. Sama-sama ikut membesarkan komunitas ini agar semakin banyak lagi yang mendapatkan manfaatnya.*

Baca Juga :  Menteri Pertanian RI Panen Padi VUB di Toho Mempawah

Most Read

Artikel Terbaru

/