alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Gubernur Targetkan Vaksinasi di Kalbar Bisa Lebih Cepat

Proses Vaksinasi Covid-19 Pertama Berjalan Baik

PONTIANAK – Proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (14/1), berjalan dengan baik. Empat belas pejabat dan tokoh masyarakat Kalbar yang telah disuntik vaksin menjadi awal dimulainya tahapan proses vaksinasi di Kalbar.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji SH MHum menuturkan, dirinya memantau langsung proses vaksinasi tersebut. Secara garis besar, kegiatan berjalan tanpa kendala. “Persiapan yang dilakukan teman-teman Dinkes Provinsi Kalbar pun sesuai dengan aturan berlaku,” katanya.

Pada kesempatan ini, Sutarmidji menyampaikan pada masyarakat agar tidak khawatir dengan vaksinasi yang akan dilakukan. Soalnya, sebelum vaksinasi sudah banyak tahapan yang dilewati. “Teman-teman yang telah divaksin ini pun akan dipantau. Dua minggu ke depan, mereka akan divaksin kembali,” ujarnya.

Presiden menargetkan proses vaksinasi dapat selesai dalam waktu 15 bulan. Dalam hal ini, Sutarmidji berharap proses vaksinasi bisa lebih cepat dari target. Mengenai distribusi vaksin ke kabupaten/kota di Kalbar, pihaknya juga dibantu oleh TNI/Polri, sehingga ia optimis target vaksinasi di Kalbar bisa lebih cepat.

Baca Juga :  Menteri KUKM Meresmikan Gedung Baru CU Pancur Kasih

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr Harisson MKes yang turut diberi vaksin Sinovac menuturkan, proses vaksinasi berjalan dengan cepat. Selain dirinya, terdapat beberapa pejabat dan tokoh masyarakat yang ikut divaksin.

Ia pun menyampaikan pada masyarakat bahwa proses vaksin dipastikan aman dan halal. Karena vaksin ini telah mendapat persetujuan dari BPOM dan penggunaannya sesuai dengan standar WHO. MUI juga sudah mengeluarkan surat sertifikasi halal dan suci pada vaksin Sinovac. “Jadi tidak ada lagi yang namanya keraguan bagi masyarakat. Mari kita keluar bersama dari pandemi ini,” ajaknya.

Harisson menambahkan, di tahap pertama, sasaran vaksinasi adalah tenaga kesehatan (nakes). Jika ada nakes yang secara kesehatan memenuhi syarat untuk divaksin tetapi menolak,  Horison memastikan tidak akan menerbitkan surat izin praktik dan kerja yang bersangkutan. Menurutnya, nakes yang seperti itu tidak memahami ilmu kesehatan, utamanya tentang penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Raker Apeksi se-Kalimantan di Pontianak

Sementara itu, penerima vaksin Covid-19 pada saat pencanangan kemarin, yakni: Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr R Sigid Tri Hardjanto SH MSi, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin SIK MH, Wakil Ketua DPRD Kalbar Ir H Prabasa Anantatur MH, Kadis Kesehatan Kalbar dr Harisson MKes, Ketua BPKP Perwakilan Kalbar Dikdik Sadikin AK MSi, Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin SH, Wakil Ketua Muhammadiyah Kalbar Dr Iksanuddin, tokoh Muhammadiyah Kalbar Sukino, Pastor Paroki Katedral St Yosef Pontianak Pastor Alexius Alex, Sekretaris PGI Kalbar Pdt Filemon Adi Sukardi, tokoh IKBM Kalbar H Muhammad Fauzi SSos, Ketua PPNI Kalbar Haryanto, serta Ketua Perwati Kalbar Linda Ango. (iza)

Proses Vaksinasi Covid-19 Pertama Berjalan Baik

PONTIANAK – Proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (14/1), berjalan dengan baik. Empat belas pejabat dan tokoh masyarakat Kalbar yang telah disuntik vaksin menjadi awal dimulainya tahapan proses vaksinasi di Kalbar.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji SH MHum menuturkan, dirinya memantau langsung proses vaksinasi tersebut. Secara garis besar, kegiatan berjalan tanpa kendala. “Persiapan yang dilakukan teman-teman Dinkes Provinsi Kalbar pun sesuai dengan aturan berlaku,” katanya.

Pada kesempatan ini, Sutarmidji menyampaikan pada masyarakat agar tidak khawatir dengan vaksinasi yang akan dilakukan. Soalnya, sebelum vaksinasi sudah banyak tahapan yang dilewati. “Teman-teman yang telah divaksin ini pun akan dipantau. Dua minggu ke depan, mereka akan divaksin kembali,” ujarnya.

Presiden menargetkan proses vaksinasi dapat selesai dalam waktu 15 bulan. Dalam hal ini, Sutarmidji berharap proses vaksinasi bisa lebih cepat dari target. Mengenai distribusi vaksin ke kabupaten/kota di Kalbar, pihaknya juga dibantu oleh TNI/Polri, sehingga ia optimis target vaksinasi di Kalbar bisa lebih cepat.

Baca Juga :  Menteri KUKM Meresmikan Gedung Baru CU Pancur Kasih

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr Harisson MKes yang turut diberi vaksin Sinovac menuturkan, proses vaksinasi berjalan dengan cepat. Selain dirinya, terdapat beberapa pejabat dan tokoh masyarakat yang ikut divaksin.

Ia pun menyampaikan pada masyarakat bahwa proses vaksin dipastikan aman dan halal. Karena vaksin ini telah mendapat persetujuan dari BPOM dan penggunaannya sesuai dengan standar WHO. MUI juga sudah mengeluarkan surat sertifikasi halal dan suci pada vaksin Sinovac. “Jadi tidak ada lagi yang namanya keraguan bagi masyarakat. Mari kita keluar bersama dari pandemi ini,” ajaknya.

Harisson menambahkan, di tahap pertama, sasaran vaksinasi adalah tenaga kesehatan (nakes). Jika ada nakes yang secara kesehatan memenuhi syarat untuk divaksin tetapi menolak,  Horison memastikan tidak akan menerbitkan surat izin praktik dan kerja yang bersangkutan. Menurutnya, nakes yang seperti itu tidak memahami ilmu kesehatan, utamanya tentang penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Vaksinasi Mulai Menyasar Ibu Hamil dan Menyusui

Sementara itu, penerima vaksin Covid-19 pada saat pencanangan kemarin, yakni: Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr R Sigid Tri Hardjanto SH MSi, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin SIK MH, Wakil Ketua DPRD Kalbar Ir H Prabasa Anantatur MH, Kadis Kesehatan Kalbar dr Harisson MKes, Ketua BPKP Perwakilan Kalbar Dikdik Sadikin AK MSi, Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin SH, Wakil Ketua Muhammadiyah Kalbar Dr Iksanuddin, tokoh Muhammadiyah Kalbar Sukino, Pastor Paroki Katedral St Yosef Pontianak Pastor Alexius Alex, Sekretaris PGI Kalbar Pdt Filemon Adi Sukardi, tokoh IKBM Kalbar H Muhammad Fauzi SSos, Ketua PPNI Kalbar Haryanto, serta Ketua Perwati Kalbar Linda Ango. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/