Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kadin BIMP-EAGA Dorong Perdagangan Lintas Perbatasan

M
Penulis: Misbahul Munir S❯
Photo
Photo
Ajak Investor Negara Anggota Berinvestasi di IKN

KETUA Kadin BIMP-EAGA dan IMT-GT Komite Ira Kusumawardani mengungkapkan, pihaknya ditunjuk oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI untuk mengkoordinir BIMP-EAGA bisnis forum. Hasilnya tidak hanya sebatas kerja sama di bidang usaha, tapi juga ada nota kesepakatan (MoU).

Yakni antara Kadin Kalimantan Barat (Kalbar) dengan Sarawak Business Federation (SBF), dan Kadin Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Sarawak Business Federation (SBF). “Kadin Indonesia BIMP-EAGA dan IMT-GT Komite akan bekerjasama dengan BIMP-EAGA Bussines Council (BEBC) melalui program-program dari BEBC yang telah dirumuskan dalam BEBC board meeting (Rabu),” ungkapnya kepada awak media, (24/11).

Banyak hal yang dipromosikan dalam kesempatan ini, salah satunya adalah keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang bakal dibangun di Kaltim. Pihaknya mengajak, serta mengundang para investor khususnya dari negara anggota BIMP-EAGA untuk berinvestasi di IKN.

Selain itu, pihaknya juga merekomendasikan beberapa program untuk dirembukkan pada pertemuan senior official. Harapannya ada kerjasama antar empat negara anggota, dan dibantu BEBC dengan programnya, untuk menyukseskan masalah konektivitas dan perdagangan lintas perbatasan (cross border trade).

“Karena 60 persen UMKM dari Indonesia, kami akan promosikan produk itu untuk bisa dipasarkan, masuk ke pasar ekspor terutama ke negara Brunei, Malaysia dan Filipina. Itu tujuan kami,” terangnya.

Agar itu bisa terwujud, lanjut dia, maka konektivitas antar empat negara tersebut harus berjalan lancar. Pihaknya perlu dukungan dari pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan regulasi, sehingga ada payung hukum yang jelas. Terutama dalam rangka memudahkan para eksportir dapat mengekspor produk-produk dari Indonesia ke Brunei, Malaysia, dan Filipina, begitu juga sebaliknya.

“Kemarin (pandemi) Covid-19, dampak dari itu, membuat kesulitan di cross border. Tapi kami Kadin merekomendasikan agar masalah ini perlu di-resolve, sehingga cross border trade bisa berjalan lancar, baik transportasi udara, laut dan darat,” harapnya.

Pihaknya mendorong agar terminal barang di PLBN Entikong berfungsi lagi secara penuh. Dengan demikian ada akses langsung melalui jalur darat dari Kalbar ke daerah Sarawak, Malaysia. Tujuan akhirnya adalah agar perdagangan dan ekonomi, baik dari sisi Indonesia maupun sebaliknya dapat berjalan lancar.

“Kami rekomendasikan agar regulasi (perdagangan lintas perbatasan) itu diseragamkan. Makanya nanti di senior official meeting bagaimana itu berjalan sepadan, nanti akan dirumuskan lagi di tingkat ministerial meeting,” pungkasnya.(bar)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

IKN di Hari Kemerdekaan: 3.500 Orang Ikut Upacara, Investor Hadir

IKN di Hari Kemerdekaan: 3.500 Orang Ikut Upacara, Investor Hadir

Upacara HUT ke-81 RI di IKN diikuti 3.500 orang dan puluhan investor. Investasi hunian, pariwisata, hingga bioskop terus disiapkan.

Jangan Cuma Buat Ekspor, Kadin Desak Pelabuhan Kijing Jadi Pintu Impor Agar Harga Barang di Kalbar Murah

Jangan Cuma Buat Ekspor, Kadin Desak Pelabuhan Kijing Jadi Pintu Impor Agar Harga Barang di Kalbar Murah

Kadin Kalbar ancam uji materi aturan Kemendag jika Pelabuhan Kijing tetap tak ditetapkan sebagai pintu masuk impor.

Kadin Perkuat Ekosistem Digital untuk Dorong UMKM Naik Kelas, Fokus pada Teknologi, Pembiayaan, dan Perluasan Akses Pasar

Kadin Perkuat Ekosistem Digital untuk Dorong UMKM Naik Kelas, Fokus pada Teknologi, Pembiayaan, dan Perluasan Akses Pasar

Kadin Indonesia mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan ekosistem digital, teknologi, pembiayaan, dan akses pasar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer