alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Raker Apeksi se-Kalimantan di Pontianak

PONTIANAK– Kedatangan sembilan wali kota se-Kalimantan beserta rombongan Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan disambut dengan jamuan makan malam di Kalimantan Ballroom Hotel Aston Pontianak, Rabu (24/3).

Kesembilan pemerintah kota yang hadir adalah Kota Pontianak, Singkawang, Banjarmasin, Balikpapan, Banjarbaru, Tarakan, Samarinda, Palangkaraya dan Bontang. Ketua Apeksi yang juga menjabat Wali Kota Bogor, Bima Arya turut hadir dalam jamuan makan malam. Kota Pontianak menjadi tuan rumah Raker Komwil V Apeksi Regional Kalimantan yang digelar pada Kamis (25/3).

GUBERNUR KALBAR – Gubernur Kalbar Sutarmidji membuka secara resmi Raker Apeksi Regional Kalimantan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta raker ini tidak sekadar rapat formalitas, tetapi bagaimana pemerintah kota yang hadir bisa saling bertukar informasi dan sharing terhadap permasalahan kota yang ada di Kalimantan khususnya.

Baca Juga :  Pemkot Pontianak Genjot Pembangunan Infrastruktur
SAMBUTAN – Wali Kota Bogor Bima Arya selaku Ketua Apeksi memberikan sambutan pada Raker Apeksi Regional Kalimantan

“Tentu harapan kita raker ini bisa menghasilkan poin-poin yang bisa membantu pemerintah kota dalam permasalahan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan,” ujarnya di hadapan para tamu peserta raker.

Ia menambahkan, salah satu yang menjadi pembahasan adalah Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), adanya struktur organisasi baru yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90 Tahun 2019. “Tentu dengan adanya penyesuaian-penyesuaian ini menjadi persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan kota,” ungkap Edi.

Demikian pula pertumbuhan ekonomi juga menurun. Persoalan-persoalan ini tentunya menjadi persoalan yang dihadapi bersama pemerintah kota yang ada di Kalimantan. Untuk itu, Edi berharap kolaborasi bersama anggota Apeksi bisa menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, khususnya dalam membantu percepatan pemulihan perekonomian sehingga pertumbuhan ekonomi bisa bangkit kembali.

Baca Juga :  Komitmen Bangun Infratruktur Jalan
BERSEPEDA – Ketua Apeksi Bima Arya, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie beserta wali kota se-Kalimantan

Ketua Apeksi Bima Arya Sugiarto menyebutkan, hampir sebagian besar pemerintah daerah mengalami kendala dalam mengimplementasikan SIPD. “Karena daerah-daerah belum siap dan sistem terlalu kaku, serta tidak fleksibel,” katanya.

Bima berharap seluruh anggota Apeksi bersama-sama mengembangkan potensi seluruh anggota sehingga terjadinya akselerasi dalam pemulihan ekonomi. Seperti di Kota Pontianak di mana ekonomi tetap berdenyut tetapi kasus Covid-19 tetap bisa dikendalikan. “Saya kira ini merupakan satu contoh yang baik, ada ketegasan dari pemerintah,” tukasnya.(iza/r)

PONTIANAK– Kedatangan sembilan wali kota se-Kalimantan beserta rombongan Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan disambut dengan jamuan makan malam di Kalimantan Ballroom Hotel Aston Pontianak, Rabu (24/3).

Kesembilan pemerintah kota yang hadir adalah Kota Pontianak, Singkawang, Banjarmasin, Balikpapan, Banjarbaru, Tarakan, Samarinda, Palangkaraya dan Bontang. Ketua Apeksi yang juga menjabat Wali Kota Bogor, Bima Arya turut hadir dalam jamuan makan malam. Kota Pontianak menjadi tuan rumah Raker Komwil V Apeksi Regional Kalimantan yang digelar pada Kamis (25/3).

GUBERNUR KALBAR – Gubernur Kalbar Sutarmidji membuka secara resmi Raker Apeksi Regional Kalimantan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta raker ini tidak sekadar rapat formalitas, tetapi bagaimana pemerintah kota yang hadir bisa saling bertukar informasi dan sharing terhadap permasalahan kota yang ada di Kalimantan khususnya.

Baca Juga :  Membangun Asa di Tapal Batas
SAMBUTAN – Wali Kota Bogor Bima Arya selaku Ketua Apeksi memberikan sambutan pada Raker Apeksi Regional Kalimantan

“Tentu harapan kita raker ini bisa menghasilkan poin-poin yang bisa membantu pemerintah kota dalam permasalahan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan,” ujarnya di hadapan para tamu peserta raker.

Ia menambahkan, salah satu yang menjadi pembahasan adalah Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), adanya struktur organisasi baru yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90 Tahun 2019. “Tentu dengan adanya penyesuaian-penyesuaian ini menjadi persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan kota,” ungkap Edi.

Demikian pula pertumbuhan ekonomi juga menurun. Persoalan-persoalan ini tentunya menjadi persoalan yang dihadapi bersama pemerintah kota yang ada di Kalimantan. Untuk itu, Edi berharap kolaborasi bersama anggota Apeksi bisa menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, khususnya dalam membantu percepatan pemulihan perekonomian sehingga pertumbuhan ekonomi bisa bangkit kembali.

Baca Juga :  Dorong Pengembangan dan Kemajuan Perhubungan di Rakornis Perhubungan se-Kalimantan Barat 
BERSEPEDA – Ketua Apeksi Bima Arya, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie beserta wali kota se-Kalimantan

Ketua Apeksi Bima Arya Sugiarto menyebutkan, hampir sebagian besar pemerintah daerah mengalami kendala dalam mengimplementasikan SIPD. “Karena daerah-daerah belum siap dan sistem terlalu kaku, serta tidak fleksibel,” katanya.

Bima berharap seluruh anggota Apeksi bersama-sama mengembangkan potensi seluruh anggota sehingga terjadinya akselerasi dalam pemulihan ekonomi. Seperti di Kota Pontianak di mana ekonomi tetap berdenyut tetapi kasus Covid-19 tetap bisa dikendalikan. “Saya kira ini merupakan satu contoh yang baik, ada ketegasan dari pemerintah,” tukasnya.(iza/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/