alexametrics
31.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Gapkindo Kalbar Bantu Satu Unit Ambulans Untuk Penanganan Covid-19 ke Pemprov 

PONTIANAK-Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) cabang Kalimantan Barat (Kalbar) menyerahkan bantuan hibah berupa satu unit ambulans untuk penanganan Covid-19 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Gapkindo Cabang Kalbar Arif kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (29/11) siang.

Selain Arif, penyerahan bantuan tersebut juga dihadiri oleh segenap pengurus Gapkindo Cabang Kalbar. Usai penyerahan, Ketua Gapkindo Cabang Kalbar Arif mengatakan, bantuan ambulans sebenarnya sudah disiapkan jauh hari sebelum adanya bencana banjir di Kalbar. Dimana ketika itu kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya atau sedang berada di fase gelombang kedua. Maka dari pihaknya berinisiatif memesan satu unit ambulans untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Karena pada Juli-Agustus kami lihat (kasus Covid-19) parah sekali. Kebetulan saya baru menjabat bulan September, jadi saya kumpulkan teman-teman (Gapkindo) bagaimana dana kami bisa tidak dibelikan ambulans dan teman-teman setuju,” katanya.

Baca Juga :  KLB, Jangan Pulang Kampung

Harapannya satu unit ambulans yang dihibahkan itu bisa membantu Pemprov Kalbar dalam penanganan Covid-19. Minimal kata dia, Gapkindo cabang Kalbar sudah memiliki andil untuk penanganan Covid-19. “Sambil beli ini (ambulans), ternyata banjir, jadi kami juga langsung siapkan waktu itu, tahap pertama kami langsung bantu beras lima ton untuk Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Selain itu, bersamaan dengan penyerahan ambulans, kemarin, Gapkindo juga kembali memberikan bantuan untuk pasca banjir. Bantuan yang diberikan berupa susu untuk anak-anak, bumbu dapur dan lain sebagainya. Bantuan diserahkan melalui Pemprov untuk disalurkan kepada warga terdampak banjir yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan ini walaupun sedikit kami bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Itu (bantuan) dari asosiasi kami,” pungkasnya.

Sementara itu, atas nama Pemprov Kalbar, Gubernur Sutarmidji mengucapkan terima kasih kepada Gapkindo atas bantuan dan perhatian kepada masyarakat Kalbar. Sejauh ini ia menyebut Gapkindo Cabang Kalbar sudah dua kali memberikan bantuan bahan pokok untuk disalurkan kepada warga yang terdampak banjir. “Nah ini ambulans yang nanti akan digunakan oleh Satgas Covid-19, untuk penanganan masalah Covid-19. Saya ucapkan terima kasih atas kepeduliannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Bank Kalbar Syariah Resmikan Dua KCP 

Dengan bantuan dan kebersamaan dari berbagai pihak termasuk Gapkindo, gubernur berharap bisa menjaga agar Covid-19 tidak lagi menjadi pandemi di Kalbar. Ia ingin Kalbar menjadi salah satu daerah pertama yang paling siap ketika pandemi Covid-19 berubah menjadi endemi.

“Makanya rumah sakit kami sedang bangun, enam lantai dua gedung tahun ini selesai. Itu untuk persiapan ketika pandemi menjadi endemi. Nah ambulans ini salah satunya, sarana prasarana yang dibutuhkan. Jangan sampai mengangkut orang yang positif dengan mobil biasa, karena memerlukan penanganan khusus, kalau saturasi di bawah 95 harus pakai oksigen dan lain sebagainya,” tutupnya. (bar)

PONTIANAK-Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) cabang Kalimantan Barat (Kalbar) menyerahkan bantuan hibah berupa satu unit ambulans untuk penanganan Covid-19 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Gapkindo Cabang Kalbar Arif kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (29/11) siang.

Selain Arif, penyerahan bantuan tersebut juga dihadiri oleh segenap pengurus Gapkindo Cabang Kalbar. Usai penyerahan, Ketua Gapkindo Cabang Kalbar Arif mengatakan, bantuan ambulans sebenarnya sudah disiapkan jauh hari sebelum adanya bencana banjir di Kalbar. Dimana ketika itu kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya atau sedang berada di fase gelombang kedua. Maka dari pihaknya berinisiatif memesan satu unit ambulans untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Karena pada Juli-Agustus kami lihat (kasus Covid-19) parah sekali. Kebetulan saya baru menjabat bulan September, jadi saya kumpulkan teman-teman (Gapkindo) bagaimana dana kami bisa tidak dibelikan ambulans dan teman-teman setuju,” katanya.

Baca Juga :  Wardah Bright Day Roadshow di Poltekkes Pontianak

Harapannya satu unit ambulans yang dihibahkan itu bisa membantu Pemprov Kalbar dalam penanganan Covid-19. Minimal kata dia, Gapkindo cabang Kalbar sudah memiliki andil untuk penanganan Covid-19. “Sambil beli ini (ambulans), ternyata banjir, jadi kami juga langsung siapkan waktu itu, tahap pertama kami langsung bantu beras lima ton untuk Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Selain itu, bersamaan dengan penyerahan ambulans, kemarin, Gapkindo juga kembali memberikan bantuan untuk pasca banjir. Bantuan yang diberikan berupa susu untuk anak-anak, bumbu dapur dan lain sebagainya. Bantuan diserahkan melalui Pemprov untuk disalurkan kepada warga terdampak banjir yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan ini walaupun sedikit kami bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Itu (bantuan) dari asosiasi kami,” pungkasnya.

Sementara itu, atas nama Pemprov Kalbar, Gubernur Sutarmidji mengucapkan terima kasih kepada Gapkindo atas bantuan dan perhatian kepada masyarakat Kalbar. Sejauh ini ia menyebut Gapkindo Cabang Kalbar sudah dua kali memberikan bantuan bahan pokok untuk disalurkan kepada warga yang terdampak banjir. “Nah ini ambulans yang nanti akan digunakan oleh Satgas Covid-19, untuk penanganan masalah Covid-19. Saya ucapkan terima kasih atas kepeduliannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Xing Fu Berbagi Kasih untuk Pasien Tak Mampu

Dengan bantuan dan kebersamaan dari berbagai pihak termasuk Gapkindo, gubernur berharap bisa menjaga agar Covid-19 tidak lagi menjadi pandemi di Kalbar. Ia ingin Kalbar menjadi salah satu daerah pertama yang paling siap ketika pandemi Covid-19 berubah menjadi endemi.

“Makanya rumah sakit kami sedang bangun, enam lantai dua gedung tahun ini selesai. Itu untuk persiapan ketika pandemi menjadi endemi. Nah ambulans ini salah satunya, sarana prasarana yang dibutuhkan. Jangan sampai mengangkut orang yang positif dengan mobil biasa, karena memerlukan penanganan khusus, kalau saturasi di bawah 95 harus pakai oksigen dan lain sebagainya,” tutupnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/