Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Melawi Bantah Tuduhan Penadah Emas Ilegal

W
Penulis: Wandi PP❯
PETI : Ilustrasi aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI)
PETI : Ilustrasi aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI)

PONTIANAK POST – Seorang warga Kabupaten Melawi, Carles, menyampaikan bantahan tegas terhadap tuduhan yang menyebut dirinya sebagai penampung emas hasil dari pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah tersebut. Carles menilai tuduhan tersebut tidak berdasar dan sangat merugikan reputasi serta nama baiknya.


Advertisement

“Tuduhan itu tidak benar dan sangat merugikan nama baik saya. Saya bukan penadah emas ilegal, dan saya tidak pernah terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum,” tegasnya, Senin (21/7)

Dikatakan Carles, bahwa dirinya bukan pedagang emas, melainkan menjalankan usaha toko bangunan yang telah lama beroperasi secara legal dan terbuka kepada publik. Ia menyatakan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan praktik jual beli emas, baik legal maupun ilegal.

“Saya tidak pernah membeli atau menampung emas. Fokus saya adalah menjalankan usaha toko bangunan. Tidak ada urusan saya dengan aktivitas tambang, apalagi yang ilegal,” ujarnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Carles membantah klaim yang menyebut ada warga yang pernah menjual emas kepadanya. Ia menilai informasi tersebut sebagai kabar bohong yang sengaja disebarkan untuk menjatuhkan namanya.

“Saya tidak pernah membuka usaha pembelian emas, baik secara resmi maupun sembunyi-sembunyi. Saya juga tidak tahu dari mana informasi itu berasal. Tapi kalau ada yang sengaja mengaitkan nama saya, saya anggap itu fitnah. Saya tidak pernah menerima atau membeli emas dari siapa pun,” jelasnya.

Terkait tudingan bahwa dirinya kebal hukum Carles menyatakan keberatannya. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah warga biasa yang taat hukum dan tidak pernah merasa berada di atas hukum.

Advertisement

“Saya tunduk pada hukum seperti warga lainnya. Kalau ada yang menuduh saya tanpa bukti, itu sama saja dengan merusak nama baik saya dan keluarga. Saya minta penyebaran informasi palsu ini segera dihentikan,” tegasnya.(*/Wan)

Advertisement

Artikel Terkait

PETI di Desa Ingko’ Tambe Kapuas Hulu Ditertibkan, Pondok dan Bak Penyaring Emas Dimusnahkan

PETI di Desa Ingko’ Tambe Kapuas Hulu Ditertibkan, Pondok dan Bak Penyaring Emas Dimusnahkan

PETI di Sungai Taman Tapah, Kapuas Hulu, ditertibkan. Pondok dan bak penyaring emas yang ditinggalkan dimusnahkan petugas.

Polisi Kembali Bakar Alat PETI di Mentebah, Sejumlah Lanting Ditemukan Tak Beroperasi

Polisi Kembali Bakar Alat PETI di Mentebah, Sejumlah Lanting Ditemukan Tak Beroperasi

Polisi kembali bakar alat PETI di Mentebah, Kapuas Hulu, setelah menemukan sejumlah lanting yang ditinggalkan di lokasi tambang ilegal.

Polisi Bekuk Penampung Hasil PETI di Putussibau, Ratusan Gram Emas Ilegal Disita

Polisi Bekuk Penampung Hasil PETI di Putussibau, Ratusan Gram Emas Ilegal Disita

Polres Kapuas Hulu tangkap penampung emas ilegal di Putussibau. Polisi sita ratusan gram emas dan dalami jaringan PETI.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer