Dua Hari Padamkan Api di Gambut Melawi, Kapolres Turun Langsung

PONTIANAK POST – Api di lahan gambut Desa Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, belum mudah ditaklukkan setelah dua hari proses pemadaman. Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi turun langsung bersama petugas gabungan dan masyarakat untuk memastikan api tidak kembali menyala dan meluas.
Kebakaran yang terjadi pada lahan gambut dengan kedalaman sekitar dua meter itu diperkirakan melanda area sekitar satu hektare. Karakter gambut membuat pemadaman membutuhkan pembasahan dan pendinginan berulang karena api dapat bertahan di dalam tanah.
Api Harus Dipadamkan Sampai ke Dalam Gambut
Kapolres Melawi didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, Kabag Ops AKP Bhakti Juni Ardi, Kapolsek Belimbing Ipda Jefri Manurung, serta personel gabungan saat turun ke lokasi, Senin (24/8/2026).
Tim melakukan penyiraman dan pendinginan secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi kembali memunculkan api.
“Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan kedalaman sekitar dua meter dan luas kurang lebih satu hektare. Penyiraman dan pendinginan di lokasi dilakukan secara maksimal untuk memastikan titik api benar-benar padam,” ujar Askhabul.
Medan Sulit dan Rumput Pakis Kering
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 300 meter dari akses jalan. Petugas harus menjangkau area gambut yang ditumbuhi rumput pakis kering.
Kondisi tersebut membuat api berpotensi cepat merambat. Sementara karakter lahan gambut menyebabkan pemadaman tidak cukup hanya dengan membasahi permukaan.
“Proses pemadaman telah berlangsung selama dua hari. Petugas menerapkan pola pembasahan secara menyeluruh karena karakteristik lahan gambut membuat api berpotensi kembali muncul dari dalam tanah,” kata Askhabul.



