Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Hari Padamkan Api di Gambut Melawi, Kapolres Turun Langsung

A

 Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, turun langsung dalam upaya pemadaman karhutla di Desa Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Senin (24/8)


Advertisement

Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, turun langsung dalam upaya pemadaman karhutla di Desa Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, Senin (24/8)

 

PONTIANAK POST – Api di lahan gambut Desa Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, belum mudah ditaklukkan setelah dua hari proses pemadaman. Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi turun langsung bersama petugas gabungan dan masyarakat untuk memastikan api tidak kembali menyala dan meluas.

Advertisement

Kebakaran yang terjadi pada lahan gambut dengan kedalaman sekitar dua meter itu diperkirakan melanda area sekitar satu hektare. Karakter gambut membuat pemadaman membutuhkan pembasahan dan pendinginan berulang karena api dapat bertahan di dalam tanah.

Api Harus Dipadamkan Sampai ke Dalam Gambut

Kapolres Melawi didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, Kabag Ops AKP Bhakti Juni Ardi, Kapolsek Belimbing Ipda Jefri Manurung, serta personel gabungan saat turun ke lokasi, Senin (24/8/2026).

Advertisement

Tim melakukan penyiraman dan pendinginan secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi kembali memunculkan api.

“Kebakaran terjadi di lahan gambut dengan kedalaman sekitar dua meter dan luas kurang lebih satu hektare. Penyiraman dan pendinginan di lokasi dilakukan secara maksimal untuk memastikan titik api benar-benar padam,” ujar Askhabul.

Medan Sulit dan Rumput Pakis Kering

Lokasi kebakaran berjarak sekitar 300 meter dari akses jalan. Petugas harus menjangkau area gambut yang ditumbuhi rumput pakis kering.

Kondisi tersebut membuat api berpotensi cepat merambat. Sementara karakter lahan gambut menyebabkan pemadaman tidak cukup hanya dengan membasahi permukaan.

“Proses pemadaman telah berlangsung selama dua hari. Petugas menerapkan pola pembasahan secara menyeluruh karena karakteristik lahan gambut membuat api berpotensi kembali muncul dari dalam tanah,” kata Askhabul.

Advertisement

Artikel Terkait

KPA Ciwanadri Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Melawi

KPA Ciwanadri Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Melawi

KPA Ciwanadri Melawi menyalurkan 20 ribu liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan dan kabut asap akibat karhutla.

Karhutla di Bukit Matok Masih Menyimpan Bara

Karhutla di Bukit Matok Masih Menyimpan Bara

Bukit Matok masih menyimpan bara. Polisi, TNI, perusahaan, dan warga menyiram titik panas untuk mencegah api kembali berkobar.

Karhutla Kalimantan, Tanah Pinoh Perkuat Koordinasi Cegah Api

Karhutla Kalimantan, Tanah Pinoh Perkuat Koordinasi Cegah Api

Ancaman karhutla Kalimantan diantisipasi. Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat memperkuat koordinasi untuk mencegah api meluas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer