Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tragedi di Kuala Mempawah, Ketua DPRD Minta Pengawasan Anak Diperketat Malam Hari

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 26 Februari 2026 | 12:44 WIB

Safruddin Asra
Safruddin Asra

PONTIANAK POST— Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, prihatin terhadap kecelakaan maut yang merenggut tiga nyawa pelajar di Jalan Raya Kuala Mempawah, Kecamatan Mempawah Timur, Selasa (24/2) malam.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy yang ditumpangi tiga pelajar dan sebuah truk tangki. Ketiga pelajar, yakni Malzandi Alirizky (15), Irfan Azhim (15), dan Jaki (12), meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan.

Safruddin Asra menilai, tragedi ini menjadi peringatan serius bagi seluruh orang tua di Kabupaten Mempawah agar lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam hal berkendara dan aktivitas di luar rumah pada malam hari.

“Kita sangat berduka atas musibah ini. Anak-anak yang masih berusia belia sudah berada di jalan raya hingga larut malam. Ini harus menjadi perhatian dan evaluasi bersama, terutama bagi orang tua,” tegas Safruddin saat dimintai tanggapan, Rabu (25/2).

Menurutnya, pengawasan keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah kejadian serupa. Ia mengimbau agar orang tua tidak dengan mudah mengizinkan anak yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor, terlebih tanpa pengawasan dan pada jam-jam rawan.

“Jangan sampai kelalaian kita sebagai orang tua berujung pada penyesalan. Pastikan anak-anak tidak berkendara jika belum memenuhi syarat usia dan kemampuan. Selain itu, awasi keberadaan mereka ketika malam hari,” ujarnya.

Safruddin juga mengingatkan bahwa jalan raya merupakan ruang publik dengan risiko tinggi, apalagi jika dilalui kendaraan besar seperti truk tangki. Ia berharap pihak terkait terus meningkatkan edukasi keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar, baik melalui sekolah maupun kegiatan sosialisasi lainnya.

“Kita dorong ada penguatan edukasi keselamatan berlalu lintas di sekolah-sekolah. Anak-anak perlu diberikan pemahaman tentang risiko berkendara dan pentingnya disiplin di jalan,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.

“Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita agar tidak menjadi korban berikutnya,” pungkas Safruddin. (wah)

Editor : Hanif
#pelajar #jalan raya #Keselamatan Berkendara #DPRD Mempawah #kecelakaan maut