PONTIANAK POST – Rombongan yang dipimpin Bupati Mempawah, Erlina, melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah. Mereka menyambangi Masjid Jami’ Nurul Huda di Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kamis (26/02).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Mempawah itu disambut antusias tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan yang dirangkai dengan dialog bersama masyarakat dan salat Ashar berjamaah.
Melalui rangkaian Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sehingga pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke desa-desa
Dalam sambutannya, Erlina menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Safari Ramadan ini bukan hanya agenda rutin. Kami ingin hadir secara langsung, bertatap muka, dan mendengar apa yang menjadi kebutuhan serta harapan masyarakat,” ujar Erlina.
Ia menambahkan, melalui kunjungan langsung ke desa-desa, pemerintah dapat memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat.
“Kehadiran kami di sini untuk menyerap aspirasi warga. Apa yang disampaikan tentu akan menjadi bahan evaluasi dan perhatian dalam perencanaan pembangunan ke depan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Nurul Huda serta perwakilan masyarakat. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah di bulan suci Ramadan.
“Bantuan ini jangan dilihat dari besar kecilnya nilai. Ini adalah wujud kepedulian dan komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ucapnya.
Selain menyerap aspirasi, Erlina juga mengajak masyarakat Kecamatan Jongkat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.
“Ramadan mengajarkan kita untuk saling peduli dan menjaga kebersamaan. Mari kita rawat kerukunan serta ciptakan lingkungan yang aman dan kondusif agar ibadah dapat berjalan dengan khusyuk,” imbaunya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan, sehingga suasana tetap tenteram dan aktivitas ibadah dapat berlangsung optimal.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan tausiyah yang mengangkat nilai kesabaran, kebersamaan, dan keberkahan Ramadan. Momentum itu sekaligus menjadi ruang dialog terbuka bagi warga untuk menyampaikan berbagai masukan dan harapan secara langsung kepada kepala daerah. (wah)
Editor : Hanif