alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Maksimalkan Pelacakan Kasus

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengatakan Pemerintah Kayong Utara harus memaksimalkan tracking atau pelacakan kasus Covid-19. “Harus tracking betul, jangan takut banyak kasus. Nanti kalau kasus tidak tertangani lebih parah lagi,” kata Sutarmidji, baru-baru ini di Pontianak, kemarin.

Ia menjelaskan pelacakan harus dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran kasus Covid-19. Selain itu, dia menambahkan, untuk mempercepat penyembuhan terhadap kasus-kasus terkonfirmasi positif.

Ia mencontohkan pada hasil tes usap terhadap penumpang transportasi air rute Kayong Utara – Pontianak. Dari tujuh orang yang dites usap, enam orang terkonfirmasi positif. “Bahkan dari hasil laboratoriumnya, kandungan virusnya jutaan bahkan puluhan juta,” tambah Sutarmidji.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Naik, Dewan Kota Minta PTM Dikaji Ulang

Menurutnya razia itupun akan terus dilakukan hingga Pemerintah Kabupaten Kayong Utara aktif mengirimkan sampel untuk dilakukan tes usap.

Ia memastikan setiap titik yang menjadi pintu masuk atau tempat penyinggahan khusus transportasi air yang masuk ke Pontianak akan dijaga. Antara lain Pelabuhan Kapuas Indah Pontianak, kemudian Pelabuhan Sengki hingga belakang Ramayana.

“Jadi sudah tahu di mana saja tempat menurunkan penumpang. Jangan takut dites usap karena gratis dan tidak sakit,” kata Sutarmidji. (mse)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengatakan Pemerintah Kayong Utara harus memaksimalkan tracking atau pelacakan kasus Covid-19. “Harus tracking betul, jangan takut banyak kasus. Nanti kalau kasus tidak tertangani lebih parah lagi,” kata Sutarmidji, baru-baru ini di Pontianak, kemarin.

Ia menjelaskan pelacakan harus dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran kasus Covid-19. Selain itu, dia menambahkan, untuk mempercepat penyembuhan terhadap kasus-kasus terkonfirmasi positif.

Ia mencontohkan pada hasil tes usap terhadap penumpang transportasi air rute Kayong Utara – Pontianak. Dari tujuh orang yang dites usap, enam orang terkonfirmasi positif. “Bahkan dari hasil laboratoriumnya, kandungan virusnya jutaan bahkan puluhan juta,” tambah Sutarmidji.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Naik, Dewan Kota Minta PTM Dikaji Ulang

Menurutnya razia itupun akan terus dilakukan hingga Pemerintah Kabupaten Kayong Utara aktif mengirimkan sampel untuk dilakukan tes usap.

Ia memastikan setiap titik yang menjadi pintu masuk atau tempat penyinggahan khusus transportasi air yang masuk ke Pontianak akan dijaga. Antara lain Pelabuhan Kapuas Indah Pontianak, kemudian Pelabuhan Sengki hingga belakang Ramayana.

“Jadi sudah tahu di mana saja tempat menurunkan penumpang. Jangan takut dites usap karena gratis dan tidak sakit,” kata Sutarmidji. (mse)

Most Read

Artikel Terbaru

/