alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Ajak Orangtua jadi Madrasah Keluarga

Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (PW Salimah) Kalimantan Barat sukses menggelar webinar bertajuk ‘Mengembalikan Peran Orang Tua Sebagai Madrasah Keluarga’, secara virtual Sabtu, (27/2). Ketua PW Salimah Kalbar, Dwi Nugraheni mengatakan, digelarnya webinar ini adalah untuk menanamkan kepada orang tua bahwa pendidikan paling utama bagi anak-anak adalah di rumah. “Orang tua sebagai guru dan teladan bagi anak-anak sehingga contoh terbaik dapat dilihat langsung oleh anak-anak,” ungkapnya.

Tokoh Masyarakat, Abdul Rahmi, menilai keluarga merupakan lembaga pendidikan yang sangat penting bagi anak-anak. Namun, proses pendidikan akan berjalan baik manakala tiga lingkungan bersinergis, yaitu keluarga, masyarakat dan sekolah.  “Makanya perlu ada komunikasi dan interaksi yang baik antar ketiga lingkungan tersebut,” tuturnya.

Baca Juga :  Cap Gomeh Momentum Dongkrak Pendapatan UMKM

Webinar ini menghadirkan para pakar dan pemerhati dalam pendidikan anak dan keluarga. Pembicara pertama adalah Santi Nurjanah yang merupakan praktisi pendidikan sekaligus sekretaris umum PP Salimah. Dalam pemaparannya, dia menjelaskan, tujuan pendidikan adalah sebagai mukallaf, yaitu mengantarkan anak-anak menuju kebermanfaatan sebagai insan manusia, jauh lebih tinggi daripada menjadi dokter, insinyur ataupun profesi lainnya.  “Hal ini menjadi bagian penting yang harus diperhatikan setiap orang tua,” tuturnya.

Pembicara kedua, Syabaruddin, merupakan tokoh pendidik dan konten kreator. Dirinya menyoroti peran utama guru di sekolah, bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan tetapi juga menaruh rasa kasih sayang kepada setiap anak dan mengantarkan anak tersebut menjadi jalan kebaikan bagi kedua orang tuanya. “Ada banyak hal yang menjadi perhatian utama orang tua dalam mendidik setiap anak, namun menjadi teladan ataupun role model adalah jalan nyata yang lebih mempermudah anak dalam menerapkan nilai-nilai yang mereka ketahui dan anggap baik,” jelasnya.  Untuk diketahui, acara ini diikuti oleh berbagai pihak mulai dari praktisi pendidikan, pemerhati keluarga dan pengurus Salimah se-Kalbar. Peserta yang hadir tak hanya berasal dari Kalbar, namun juga datang dari Riau, Banten, Bandung, Jateng, Kalsel, Gorontalo dan lain sebagainya. (sti/r)

Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (PW Salimah) Kalimantan Barat sukses menggelar webinar bertajuk ‘Mengembalikan Peran Orang Tua Sebagai Madrasah Keluarga’, secara virtual Sabtu, (27/2). Ketua PW Salimah Kalbar, Dwi Nugraheni mengatakan, digelarnya webinar ini adalah untuk menanamkan kepada orang tua bahwa pendidikan paling utama bagi anak-anak adalah di rumah. “Orang tua sebagai guru dan teladan bagi anak-anak sehingga contoh terbaik dapat dilihat langsung oleh anak-anak,” ungkapnya.

Tokoh Masyarakat, Abdul Rahmi, menilai keluarga merupakan lembaga pendidikan yang sangat penting bagi anak-anak. Namun, proses pendidikan akan berjalan baik manakala tiga lingkungan bersinergis, yaitu keluarga, masyarakat dan sekolah.  “Makanya perlu ada komunikasi dan interaksi yang baik antar ketiga lingkungan tersebut,” tuturnya.

Baca Juga :  Perairan Kalbar Tercemar Batu Bara

Webinar ini menghadirkan para pakar dan pemerhati dalam pendidikan anak dan keluarga. Pembicara pertama adalah Santi Nurjanah yang merupakan praktisi pendidikan sekaligus sekretaris umum PP Salimah. Dalam pemaparannya, dia menjelaskan, tujuan pendidikan adalah sebagai mukallaf, yaitu mengantarkan anak-anak menuju kebermanfaatan sebagai insan manusia, jauh lebih tinggi daripada menjadi dokter, insinyur ataupun profesi lainnya.  “Hal ini menjadi bagian penting yang harus diperhatikan setiap orang tua,” tuturnya.

Pembicara kedua, Syabaruddin, merupakan tokoh pendidik dan konten kreator. Dirinya menyoroti peran utama guru di sekolah, bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan tetapi juga menaruh rasa kasih sayang kepada setiap anak dan mengantarkan anak tersebut menjadi jalan kebaikan bagi kedua orang tuanya. “Ada banyak hal yang menjadi perhatian utama orang tua dalam mendidik setiap anak, namun menjadi teladan ataupun role model adalah jalan nyata yang lebih mempermudah anak dalam menerapkan nilai-nilai yang mereka ketahui dan anggap baik,” jelasnya.  Untuk diketahui, acara ini diikuti oleh berbagai pihak mulai dari praktisi pendidikan, pemerhati keluarga dan pengurus Salimah se-Kalbar. Peserta yang hadir tak hanya berasal dari Kalbar, namun juga datang dari Riau, Banten, Bandung, Jateng, Kalsel, Gorontalo dan lain sebagainya. (sti/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/