alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

APBDP 2020 dan Murni 2021, Fokus Anggaran Terdampak Covid-19

PONTIANAK—Pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 dan APBD Murni 2021 sebentar lagi akan dikupas bersama-sama. DPRD Kalbar mengingatkan kepada Pemprov Kalbar guna menyiapkan berbagai program yang bersentuhan langsung ke warga terdampak Covid-19.

“Porsi anggarannya harus kepada pencegahan, penanggulangan dan terutama porsi anggaran terdampak Covid-19. Beragam sector usaha seperti UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Pekerja di PHK dan berbagai sektor lain harus mendapat porsi annggaran,” ungkap Prabasa Anantatur, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar baru-baru ini.

Selain sektor-sektor di atas, politisi Golkar Kalbar ini meminta Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terpaksa pulang kampung seperti ke Sambas karena negara tempatnya bekerja, Malaysia memberlakukan lockdown wajib diperhatikan.

Baca Juga :  Akhiri Masa Jabatan, Bupati Karolin akan Kembali ke Partai

“Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI kembali ke negara asal akibat dikembalikan pemerintah Malaysia juga harus diberlakukan sama. Jumlahnya mungkin ratusan hingga ribuan,” katanya.

Dengan kondisi ditengah pandemi Covid-19 tersebut, mantan Wakil Bupati Sambas ini mengingatkan supaya eksekutif menyusun program yang dapat mengakomodir kepentibgan mereka. Salah satuunya melalui program padat karya di desa-desanya.

Anggota Parlemen Kalimantan Barat dari dapil Sambas ini sudah menyampaikannya kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalbar dalam Rapat Kerja (Raker) melalui teleconference belum lama ini.

Pada kesempatan tersebut juga Komisi-Komisi di DPRD Provinsi Kalbar mengingatkan supaya program pembangunan tidak terputus. “Meksipun kita fokus mencegah dan manangani pandemi global Covid-19, namun program pembangunan harus terjadi,” ucapn ya.

Baca Juga :  Temajok, Kawasan Strategis Wisata Nasional

Dengan kata lain, program pencegahan dan penanganan Covid-19 diharapkan beriringan dengan program pembangunan. Sebab ini erat kaitannya dengan penanganan terhadap dampak pandemi ini.(den)

PONTIANAK—Pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 dan APBD Murni 2021 sebentar lagi akan dikupas bersama-sama. DPRD Kalbar mengingatkan kepada Pemprov Kalbar guna menyiapkan berbagai program yang bersentuhan langsung ke warga terdampak Covid-19.

“Porsi anggarannya harus kepada pencegahan, penanggulangan dan terutama porsi anggaran terdampak Covid-19. Beragam sector usaha seperti UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Pekerja di PHK dan berbagai sektor lain harus mendapat porsi annggaran,” ungkap Prabasa Anantatur, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar baru-baru ini.

Selain sektor-sektor di atas, politisi Golkar Kalbar ini meminta Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terpaksa pulang kampung seperti ke Sambas karena negara tempatnya bekerja, Malaysia memberlakukan lockdown wajib diperhatikan.

Baca Juga :  Ai Xin Bantu RSU Yarsi Pontianak APD dan Perangkat Medis

“Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI kembali ke negara asal akibat dikembalikan pemerintah Malaysia juga harus diberlakukan sama. Jumlahnya mungkin ratusan hingga ribuan,” katanya.

Dengan kondisi ditengah pandemi Covid-19 tersebut, mantan Wakil Bupati Sambas ini mengingatkan supaya eksekutif menyusun program yang dapat mengakomodir kepentibgan mereka. Salah satuunya melalui program padat karya di desa-desanya.

Anggota Parlemen Kalimantan Barat dari dapil Sambas ini sudah menyampaikannya kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalbar dalam Rapat Kerja (Raker) melalui teleconference belum lama ini.

Pada kesempatan tersebut juga Komisi-Komisi di DPRD Provinsi Kalbar mengingatkan supaya program pembangunan tidak terputus. “Meksipun kita fokus mencegah dan manangani pandemi global Covid-19, namun program pembangunan harus terjadi,” ucapn ya.

Baca Juga :  Sempat Menginap di Sintang, Berikut Rute Kunjungan Sajadah Fajar

Dengan kata lain, program pencegahan dan penanganan Covid-19 diharapkan beriringan dengan program pembangunan. Sebab ini erat kaitannya dengan penanganan terhadap dampak pandemi ini.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/