alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Tahun Baru Tanpa Perayaan

PONTIANAK – Aturan larangan tidak berkumpul di malam tahun baru oleh Pemerintah Kota Pontianak sebagai upaya mencegah meningkatnya kasus covid-19 berjalan efektif. Demikian dikatakan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Jumat (1/1). “Saya mengapresiasi masyarakat Pontianak yang mematuhi imbauan untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru.”

Ia mengatakan, dari pantauan di lapangan mulai pukul 20.00 hingga pukul 24.00 tidak ditemukan adanya kerumunan perayaan tahun baru. Utamanya di titik yang memang menjadi langganan kerumunan di malam tahun baru. Seperti warung kopi, kafe dan tempat-tempat lainnya, seperti waterfront dan Taman Digulist Untan.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mematuhi dan mengikuti arahan kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak mengeluarkan Surat Edaran nomor 470/80/Umum/2020 tentang larangan penyelenggaraan kegiatan perayaan malam pergantian tahun di Kota Pontianak. Dalam edaran tersebut juga disebutkan larangan menjual, membunyikan atau memainkan kembang api maupun petasan pada malam pergantian tahun baru 2021.

Baca Juga :  Dorong Lahir Karya Inovatif, Ajak Warga Bikin Karya Ilmiah

Demikian pula seluruh aktivitas harus sudah berakhir pada pukul 23.00. “Kami melarang segala bentuk kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak di tengah pandemi saat ini,” kata Edi.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin menerangkan, dari hasil pantauan di lapangan, seluruh masyarakat betul-betul mematuhi imbauan dan edaran yang telah dikeluarkan demi menjaga situasi Pontianak tetap kondusif dan aman. “Momentum malam pergantian tahun bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” tuturnya.

Ia menyimpulkan, berbagai target sudah tercapai, beberapa pembatasan yang dilakukan berhasil sesuai dengan konsep pengamanan yang telah disiapkan. Bahkan beberapa aktivitas juga sudah dipastikan tutup pukul 23.00 sesuai edaran yang dikeluarkan Wali Kota Pontianak.

Baca Juga :  Bayinya Meninggal Berstatus PDP, Pasutri Isolasi Diri di Hutan

“Terima kasih apresiasi kami kepada seluruh masyarakat Pontianak dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama dan partisipasinya hingga kota ini sampai dengan saat ini dalam keadaan kondusif,” ucapnya.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada kendala yang ditemukan dalam pengamanan malam tahun baru 2021. Tim yang telah dibagi, mulai dari tim sosialisasi, tim penggelaran kekuatan dan juga ada satu tim yang diturunkan khusus untuk memantau aktivitas prostitusi anak.

“Hasilnya sampai saat ini kita belum menemukan satupun prostitusi anak dari hasil pantauan kami di lapangan malam tahun baru ini,” katanya.(iza)

PONTIANAK – Aturan larangan tidak berkumpul di malam tahun baru oleh Pemerintah Kota Pontianak sebagai upaya mencegah meningkatnya kasus covid-19 berjalan efektif. Demikian dikatakan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Jumat (1/1). “Saya mengapresiasi masyarakat Pontianak yang mematuhi imbauan untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru.”

Ia mengatakan, dari pantauan di lapangan mulai pukul 20.00 hingga pukul 24.00 tidak ditemukan adanya kerumunan perayaan tahun baru. Utamanya di titik yang memang menjadi langganan kerumunan di malam tahun baru. Seperti warung kopi, kafe dan tempat-tempat lainnya, seperti waterfront dan Taman Digulist Untan.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mematuhi dan mengikuti arahan kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak mengeluarkan Surat Edaran nomor 470/80/Umum/2020 tentang larangan penyelenggaraan kegiatan perayaan malam pergantian tahun di Kota Pontianak. Dalam edaran tersebut juga disebutkan larangan menjual, membunyikan atau memainkan kembang api maupun petasan pada malam pergantian tahun baru 2021.

Baca Juga :  Ai Xin Konsisten Berbagi untuk Kaum Kurang Mampu

Demikian pula seluruh aktivitas harus sudah berakhir pada pukul 23.00. “Kami melarang segala bentuk kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak di tengah pandemi saat ini,” kata Edi.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin menerangkan, dari hasil pantauan di lapangan, seluruh masyarakat betul-betul mematuhi imbauan dan edaran yang telah dikeluarkan demi menjaga situasi Pontianak tetap kondusif dan aman. “Momentum malam pergantian tahun bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” tuturnya.

Ia menyimpulkan, berbagai target sudah tercapai, beberapa pembatasan yang dilakukan berhasil sesuai dengan konsep pengamanan yang telah disiapkan. Bahkan beberapa aktivitas juga sudah dipastikan tutup pukul 23.00 sesuai edaran yang dikeluarkan Wali Kota Pontianak.

Baca Juga :  Dorong Lahir Karya Inovatif, Ajak Warga Bikin Karya Ilmiah

“Terima kasih apresiasi kami kepada seluruh masyarakat Pontianak dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama dan partisipasinya hingga kota ini sampai dengan saat ini dalam keadaan kondusif,” ucapnya.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada kendala yang ditemukan dalam pengamanan malam tahun baru 2021. Tim yang telah dibagi, mulai dari tim sosialisasi, tim penggelaran kekuatan dan juga ada satu tim yang diturunkan khusus untuk memantau aktivitas prostitusi anak.

“Hasilnya sampai saat ini kita belum menemukan satupun prostitusi anak dari hasil pantauan kami di lapangan malam tahun baru ini,” katanya.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/