alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Cap Gomeh Momentum Dongkrak Pendapatan UMKM

PONTIANAK-Perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini dirangkai dengan Pekan Promosi dan Kuliner. Tujuannya guna mendongkrak pertumbuhan UMKM di Kota Pontianak.

“Pekan Promosi dan Kuliner yang dilaksanakan ini berlangsung selama tujuh hari. Mulai dari tanggal 2 hingga 8 Februari. Sedikitnya ada 65 stand memeriahkan kegiatan ini,” ucap Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai membuka secara resmi Pekan Promosi dan Kuliner di Jalan Diponegoro, Minggu (2/2).

Momentum perayaan Imlek dan Cap Go Meh lanjutnya juga harus dijadikan ajang untuk menunjukkan Kota Pontianak sebagai kota toleransi. Terlebih, Kota Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Barat tentu menjadi barometer seluruh kabupaten kota lainnya.

Ia berharap panitia pelaksana Cap Go Meh Kota Pontianak terus melakukan inovasi. Panitia juga diharap bisa menjaga kebersihan lokasi festival. Pemerintah Kota Pontianak, lanjut dia, tetap berkomitmen untuk mewujudkan kota yang nyaman dan aman untuk masyarakat. Hal tersebut bisa diwujudkan dengan kolaborasi antar semua pihak. “Pemerintah Kota Pontianak terus berkomitmen untuk mewujudkan kota yang nyaman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sikat Habis Koruptor, Kajati Tahan 18 Tersangka Korupsi dalam Dua Bulan

Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh Kota Pontianak, Hendry Pangestu Lim mengatakan Cap Go Meh Kota Pontianak 2020 menampilkan replika naga mas sepanjang 45 meter. Kemudian kue keranjang yang dipajang sebanyak dua ton serta sepasang patung tikus berdiameter satu meter.

 

Ia menambahkan pada malam harinya juga akan digelar pawai naga bersinar. Dalam rangkaian pelaksanaan Cap Go Meh Kota Pontianak juga dilaksanakan berbagai kegiatan seperti pemilihan Koko dan Memey dan berbagai kegiatan lainnya.(iza)

PONTIANAK-Perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini dirangkai dengan Pekan Promosi dan Kuliner. Tujuannya guna mendongkrak pertumbuhan UMKM di Kota Pontianak.

“Pekan Promosi dan Kuliner yang dilaksanakan ini berlangsung selama tujuh hari. Mulai dari tanggal 2 hingga 8 Februari. Sedikitnya ada 65 stand memeriahkan kegiatan ini,” ucap Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai membuka secara resmi Pekan Promosi dan Kuliner di Jalan Diponegoro, Minggu (2/2).

Momentum perayaan Imlek dan Cap Go Meh lanjutnya juga harus dijadikan ajang untuk menunjukkan Kota Pontianak sebagai kota toleransi. Terlebih, Kota Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Barat tentu menjadi barometer seluruh kabupaten kota lainnya.

Ia berharap panitia pelaksana Cap Go Meh Kota Pontianak terus melakukan inovasi. Panitia juga diharap bisa menjaga kebersihan lokasi festival. Pemerintah Kota Pontianak, lanjut dia, tetap berkomitmen untuk mewujudkan kota yang nyaman dan aman untuk masyarakat. Hal tersebut bisa diwujudkan dengan kolaborasi antar semua pihak. “Pemerintah Kota Pontianak terus berkomitmen untuk mewujudkan kota yang nyaman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kanwil DJP Kalbar Lakukan Pengawasan Bersama

Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh Kota Pontianak, Hendry Pangestu Lim mengatakan Cap Go Meh Kota Pontianak 2020 menampilkan replika naga mas sepanjang 45 meter. Kemudian kue keranjang yang dipajang sebanyak dua ton serta sepasang patung tikus berdiameter satu meter.

 

Ia menambahkan pada malam harinya juga akan digelar pawai naga bersinar. Dalam rangkaian pelaksanaan Cap Go Meh Kota Pontianak juga dilaksanakan berbagai kegiatan seperti pemilihan Koko dan Memey dan berbagai kegiatan lainnya.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/