alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

95 Persen Sadar Masker

WALI Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono membagi-bagikan masker gratis kepada para pengunjung dan pedagang Pasar Flamboyan, Sabtu (1/5). Beberapa pengunjung dan pedagang di pasar tersebut yang tidak mengenakan masker langsung mereka berikan masker.

“Saya melihat 95 persen semua telah menggunakan masker,” ujarnya.

Persentase 95 persen warga yang mengenakan masker di pasar-pasar dinilainya sebagai bentuk meningkatnya kesadaran mereka dalam menerapkan protokol kesehatan. Edi menambahkan, kegiatan yang digelar mereka tersebut dalam rangka memastikan warga yang berbelanja maupun pedagang di pasar telah menerapkan protokol kesehatan. Namun, tak dipungkiri dia, masih ada segelintir warga yang salah dalam mengenakan masker. “Kita berharap dengan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan bisa mengendalikan Covid-19 di Kota Pontianak,” katanya.

Baca Juga :  Masa Covid-19, Internet Belum Ramah ke Disabilitas

Dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, protokol kesehatan di pasar-pasar, menurut dia, mesti diperketat. Apalagi sejak awal pandemi Covid-19, dipastikan dia, tidak ada penutupan aktivitas di pasar, sebab roda perekonomian harus tetap berjalan. “Yang terpenting warga tetap mematuhi protokol kesehatan dalam segala aktivitasnya,” tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak Junaidi menyatakan, kesadaran pengunjung dan pedagang di pasar dalam mengenakan masker sudah meningkat. Namun, diakui dia juga, terkadang masih ada yang mengenakan masker tidak sesuai dengan standar. “Kadang-kadang karena aktivitas berjualan mereka menempatkan masker di bawah dagu. Ini akan kita sosialisasikan terus untuk penggunaan maskeran yang benar,” ungkapnya. (iza/r)

WALI Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono membagi-bagikan masker gratis kepada para pengunjung dan pedagang Pasar Flamboyan, Sabtu (1/5). Beberapa pengunjung dan pedagang di pasar tersebut yang tidak mengenakan masker langsung mereka berikan masker.

“Saya melihat 95 persen semua telah menggunakan masker,” ujarnya.

Persentase 95 persen warga yang mengenakan masker di pasar-pasar dinilainya sebagai bentuk meningkatnya kesadaran mereka dalam menerapkan protokol kesehatan. Edi menambahkan, kegiatan yang digelar mereka tersebut dalam rangka memastikan warga yang berbelanja maupun pedagang di pasar telah menerapkan protokol kesehatan. Namun, tak dipungkiri dia, masih ada segelintir warga yang salah dalam mengenakan masker. “Kita berharap dengan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan bisa mengendalikan Covid-19 di Kota Pontianak,” katanya.

Baca Juga :  PT Mitra Aneka Rezeki Siaga Antisipasi Karhutla

Dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, protokol kesehatan di pasar-pasar, menurut dia, mesti diperketat. Apalagi sejak awal pandemi Covid-19, dipastikan dia, tidak ada penutupan aktivitas di pasar, sebab roda perekonomian harus tetap berjalan. “Yang terpenting warga tetap mematuhi protokol kesehatan dalam segala aktivitasnya,” tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak Junaidi menyatakan, kesadaran pengunjung dan pedagang di pasar dalam mengenakan masker sudah meningkat. Namun, diakui dia juga, terkadang masih ada yang mengenakan masker tidak sesuai dengan standar. “Kadang-kadang karena aktivitas berjualan mereka menempatkan masker di bawah dagu. Ini akan kita sosialisasikan terus untuk penggunaan maskeran yang benar,” ungkapnya. (iza/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/