alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Darso: Pilkada Ideal April 2021

PONTIANAK – Anggota DPRD Kalimantan Barat dapil Kabupaten Sambas, Darso menilai wacana Pilkada serentak digelar pada Desember 2020 dimundurkan dari jadwal semula yakni September 2020 masih belum tepat.

“Sebenarnya ada tiga opsi ditawarkan. Dari opsi pertama, kedua dan ketiga,” ungkap anggota DPRD Kalbar yang diprediksi bakalan maju sebagai Bacalonkada di Kabupaten Sambas ini.

Menurutnya lebih ideal jadwal Pilkada serentak adalah opsi kedua yakni digelar pada tahun 2021 bulan April. Itu artinya seandainya dihitung dari sekarang, berarti masih ada waktu sekitar 12 bulan atau 1 tahun berjalan ke depan. Para kandidat dan pelaksana pilkada dapat menyiapkan waktu semaksimal mungkin dan sebaik-baiknya.

Nah, sendainya nanti adalah opsi Desember 2020 dilaksanakan pilkada serentak, waktunya juga masih tetap mepet. Masih banyak hal lain dapat dikerjakan bersama-sama. Bisa saja, masyarakat berjuang untuk pemulihan ekonomi dan bekerja di kantor-kantor. Itupun seandainya pandemic Covid-19 benar-benar sudah pulih. “Banyak hal. Jadi waktunya terkesan mepet,” tukasnya.

Baca Juga :  Pilkada Saat Pandemi Covid-19, KPU Yakin Partisipasi Masyarakat Tinggi

Menurut perkiraannya, pandemi Covid-19 belum tahu kapan selesainya. Bisa cepat berakhir dan bisa juga lama. Nah seandainya pandemi masih lama membaiknya, sebaiknya memang pilkada serentak seluruh Indonesia ditunda saja dengan tetap mencari opsi waktu terbaik.

“Sekalian disuruh Pj semua kepala daerah. Namun KPU sebagai pelaksana jelas tidak bisa memutuskan sendiri. Pastilah pemeritah dan DPR RI digandeng untuk mengambil opsi pilihan terbaik,” ujar dia.

Darso menilai bawah tiga opsi yang sekarang diberikan pemerintah memang sudah pas. Hanya opsi idealnya adalah Indonesia dan Kalimantan Barat benar-benar tetap pulih. Seperti di Kabupaten Sambas sendiri masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada bulan Juni 2021. ”Seandainya dilaksanakan April 2021 merupakan waktu terbaik. Apalagi  mayoritas masa jabatan kepala daerah yakni bulan April,” ucapnya. (den)

PONTIANAK – Anggota DPRD Kalimantan Barat dapil Kabupaten Sambas, Darso menilai wacana Pilkada serentak digelar pada Desember 2020 dimundurkan dari jadwal semula yakni September 2020 masih belum tepat.

“Sebenarnya ada tiga opsi ditawarkan. Dari opsi pertama, kedua dan ketiga,” ungkap anggota DPRD Kalbar yang diprediksi bakalan maju sebagai Bacalonkada di Kabupaten Sambas ini.

Menurutnya lebih ideal jadwal Pilkada serentak adalah opsi kedua yakni digelar pada tahun 2021 bulan April. Itu artinya seandainya dihitung dari sekarang, berarti masih ada waktu sekitar 12 bulan atau 1 tahun berjalan ke depan. Para kandidat dan pelaksana pilkada dapat menyiapkan waktu semaksimal mungkin dan sebaik-baiknya.

Nah, sendainya nanti adalah opsi Desember 2020 dilaksanakan pilkada serentak, waktunya juga masih tetap mepet. Masih banyak hal lain dapat dikerjakan bersama-sama. Bisa saja, masyarakat berjuang untuk pemulihan ekonomi dan bekerja di kantor-kantor. Itupun seandainya pandemic Covid-19 benar-benar sudah pulih. “Banyak hal. Jadi waktunya terkesan mepet,” tukasnya.

Baca Juga :  Buka Rakerda III LPTQ Kalbar, Midji Minta Penghafal Alquran Terdata dengan Baik

Menurut perkiraannya, pandemi Covid-19 belum tahu kapan selesainya. Bisa cepat berakhir dan bisa juga lama. Nah seandainya pandemi masih lama membaiknya, sebaiknya memang pilkada serentak seluruh Indonesia ditunda saja dengan tetap mencari opsi waktu terbaik.

“Sekalian disuruh Pj semua kepala daerah. Namun KPU sebagai pelaksana jelas tidak bisa memutuskan sendiri. Pastilah pemeritah dan DPR RI digandeng untuk mengambil opsi pilihan terbaik,” ujar dia.

Darso menilai bawah tiga opsi yang sekarang diberikan pemerintah memang sudah pas. Hanya opsi idealnya adalah Indonesia dan Kalimantan Barat benar-benar tetap pulih. Seperti di Kabupaten Sambas sendiri masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada bulan Juni 2021. ”Seandainya dilaksanakan April 2021 merupakan waktu terbaik. Apalagi  mayoritas masa jabatan kepala daerah yakni bulan April,” ucapnya. (den)

Most Read

Artikel Terbaru

/