alexametrics
31 C
Pontianak
Friday, July 1, 2022

Golkar Kalbar Berduka, Kader Seniornya Meninggal

Partai Golkar Kalbar berduka. Setelah sebelumnya ditinggal Abang Tajudin, mantan Ketua DPRD Melawi, giliran sesepuh sekaligus kader senior Partai Golkar Kalimantan Barat, Drs. H. M. Daud Montain menghadap sang pencipta. Mantan Ketua DPD Golkar Kota Pontianak, tahun 1994-1999 sekaligus Ketua DPRD Kota Pontianak 1997-1999 meninggal dalam upaya melawan penyakitnya di RSUP Soedarso, Pontianak pada Minggu siang.

Juniornya, Prabasa Anantatur sekaligus Sekretartis DPD 1 Golkar Kalimantan Barat menyebutkan bahwa kabar duka tersebut benar adanya. “Keluarga besar Golkar Kalbar merasa kehilangan. Setelah sebelumnya mantan Ketua DPD 2 Golkar Melawi juga dipanggil menghadap sang ilahi,” katanya, Minggu(1/11).

Prabasa menyebutkan banyak kesan dan pesan yang dapat diambil kader-kader yunior dari seorang almarhum Daud Montain. Pertama ketika memimpin Partai Golkar, Pontianak periode lama, almarhum dikenal loyal dan militan terhadap partai. Golkar Kota Pontianak di zamannya, begitu besar dengan organsasi di bawahnya sangat hidup.

Baca Juga :  Kader Gerindra Puji Langkah Airlangga Bangun Koalisi Indonesia Bersatu

“Organisasi kemasyarakatan khususnya dari golkar seperti MKGR, Soksi maupun jajaran HWK-AMPI, MDI dan lainnya begitu hidup. Dari tingkat ranting, RT/RW hingga keccamatan,” ujarnya.

Apalagi, dalam menghadapi pemilu lima tahunan, suara pemilih Kota Pontianak di tangan almarhum tidak pernah kalah. Cara pendekatan partai Golkar Pontianak waktu dinahkodainya, sangat ideal. Misinya tidak ada hari libur, tanpa memenangkan Partai Golkar.

Satu hal lain yang diajarkan sosok almarhum Daud Montain, yakni disiplin tentang organisasi. Hal tersebut dilakukan berkenaan jabatan almarhum sebelumnya adalah mantan TNI/AD. Di Golkar sendiri jabatan terakhirnya adalah Dewan Pertimbangan DPD 1 Partai Golkar Kalbar, di mana pada saat itu Ketuanya almarhum Morkes Effendi.(den)

Baca Juga :  Update Covid-19 di Kalbar, 9 Positif, 2 Meninggal, 2 Sembuh, 5 Diisolasi

Partai Golkar Kalbar berduka. Setelah sebelumnya ditinggal Abang Tajudin, mantan Ketua DPRD Melawi, giliran sesepuh sekaligus kader senior Partai Golkar Kalimantan Barat, Drs. H. M. Daud Montain menghadap sang pencipta. Mantan Ketua DPD Golkar Kota Pontianak, tahun 1994-1999 sekaligus Ketua DPRD Kota Pontianak 1997-1999 meninggal dalam upaya melawan penyakitnya di RSUP Soedarso, Pontianak pada Minggu siang.

Juniornya, Prabasa Anantatur sekaligus Sekretartis DPD 1 Golkar Kalimantan Barat menyebutkan bahwa kabar duka tersebut benar adanya. “Keluarga besar Golkar Kalbar merasa kehilangan. Setelah sebelumnya mantan Ketua DPD 2 Golkar Melawi juga dipanggil menghadap sang ilahi,” katanya, Minggu(1/11).

Prabasa menyebutkan banyak kesan dan pesan yang dapat diambil kader-kader yunior dari seorang almarhum Daud Montain. Pertama ketika memimpin Partai Golkar, Pontianak periode lama, almarhum dikenal loyal dan militan terhadap partai. Golkar Kota Pontianak di zamannya, begitu besar dengan organsasi di bawahnya sangat hidup.

Baca Juga :  Relokasi Kios Ngurah Rai, Pedagang Menolak

“Organisasi kemasyarakatan khususnya dari golkar seperti MKGR, Soksi maupun jajaran HWK-AMPI, MDI dan lainnya begitu hidup. Dari tingkat ranting, RT/RW hingga keccamatan,” ujarnya.

Apalagi, dalam menghadapi pemilu lima tahunan, suara pemilih Kota Pontianak di tangan almarhum tidak pernah kalah. Cara pendekatan partai Golkar Pontianak waktu dinahkodainya, sangat ideal. Misinya tidak ada hari libur, tanpa memenangkan Partai Golkar.

Satu hal lain yang diajarkan sosok almarhum Daud Montain, yakni disiplin tentang organisasi. Hal tersebut dilakukan berkenaan jabatan almarhum sebelumnya adalah mantan TNI/AD. Di Golkar sendiri jabatan terakhirnya adalah Dewan Pertimbangan DPD 1 Partai Golkar Kalbar, di mana pada saat itu Ketuanya almarhum Morkes Effendi.(den)

Baca Juga :  Delapan WNI Disekap di Malaysia

Most Read

Artikel Terbaru

/