alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Ruang Isolasi Hampir Penuh

112 Pasien Covid-19 Dirawat di Soedarso

Satu Pasien Meninggal Dunia

PONTIANAK- Penambahan kasus Covid-19 di Kalimantan Barat masih terus melaju. Kemarin saja, ada penambahan sebanyak 22 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, di mana sebanyak delapan orang di antaranya harus dirawat di RS.

Dari 22 kasus baru ini, terdiri dari sebelas warga Kota Pontianak, dua warga Kabupaten Kubu Raya, tiga warga Melawi, tiga warga Kayong Utara dan tiga warga Landak. Dengan demikian total kasus konfirmasi di Kalbar telah mencapai 1.675 orang, sementara 1.335 orang atau 79,70 persen di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Harisson menyebutkan jumlah kasus Covid-19 aktif yang dirawat di RS saat ini memang cukup tinggi. “Jumlah total yang dirawat di Soedarso laporan (Minggu) tadi subuh 112 orang,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Yuliastuti Saripawan mengungkapkan, dari tiga lantai dengan total 108 tempat tidur di gedung isolasi terpadu RSUD Soedarso, pada Minggu (1/11) malam hanya tersisa satu tempat tidur kosong. Sisa satu tempat tidur itu khusus untuk pasien konfirmasi Covid-19 berjenis kelamin laki-laki. Sementara itu di ruang ICU khusus Covid-19 masih tersedia dua kamar yang kosong.

Sementara itu, satu pasien Covid-19 kembali dinyatakan meninggal dunia kemarin. Pasien pria warga Kota Pontianak berusia 66 tahun itu wafat pada Sabtu (31/10). Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menjelaskan, sebelum meninggal dunia almarhum dirawat di RSUD Soedarso sejak Senin (26/10) lalu. Saat itu yang bersangkutan masuk ke IGD sekitar pukul 16.45 dengan keluhan demam, badan terasa lemah, batuk dan sesak napas. “Pada pemeriksaan rontgen paru didapatkan pneumonia bilateral,” ungkapnya kepada Pontianak Post, Minggu (1/11).

Baca Juga :  Dari KKI Bank Indonesia Seri Ke-3,  Ajak Milenial Cinta UMKM

Sebelum masuk Rumah Sakit (RS) almarhum sempat menjalani tes usap (swab) pada 24 Oktober 2020 dan dinyatakan kasus konfirmasi (positif) Covid-19. Yang bersangkutan menurutnya mempunyai penyakit penyerta atau komorbid, antara lain diabetes melitus, hipertensi dan mempunyai riwayat pemasangan stent atau ring di jantung. “Pasien dinyatakan meninggal 31 Oktober 2020 di Ruang VVIP RSUD Soedarso pukul 04.15. Penanganan jenazah sesuai protap Covid-19,” terangnya.

Dengan demikian jumlah kasus Covid-19 yang meninggal di provinsi ini telah mencapai 21 orang.

Di tempat terpisah, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Singkawang Barita P Ompusunggu mengatakan, pada Sabtu (31/10) daerah tersebut kembali mendapat tambahan 20 kasus konfirmasi virus corona.

“Pada hari Sabtu, terjadi penambahan sebanyak 20 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang, dimana 5 di antaranya berasal dari luar Kota Singkawang,” kata Barita di Singkawang, Minggu.

Dia menjelaskan, 20 kasus tersebut terdiri dari perempuan usia 32 tahun asal Kelurahan Sungai Garam Hilir Singkawang Utara, laki-laki usia 32 tahun asal Kelurahan Roban Singkawang Tengah, laki-laki usia 40 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 49 tahun asal Kelurahan Sekip Lama Singkawang Tengah dan laki-laki usia 45 tahun asal Kelurahan Sungai Wie Singkawang Tengah.

Kemudian, laki-laki usia 58 tahun asal Kelurahan Sungai Wie Singkawang Tengah, perempuan usia 42 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 48 tahun asal Kelurahan Bukit Batu Singkawang Tengah, laki-laki usia 30 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat dan laki-laki usia 39 tahun asal Kelurahan Sedau Singkawang Selatan.
Selanjutnya, perempuan usia 26 tahun asal Kelurahan Sedau Singkawang Selatan, perempuan usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, laki-laki usia 23 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, laki-laki usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat dan laki-laki usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat.

Baca Juga :  Yuk, Donor Darah... Ada Bingkisan Sembako untuk Pendonor

Sementara 5 kasus terkonfirmasi yang berasal dari luar Kota Singkawang, antara lain perempuan usia 37 tahun asal Kabupaten Landak, perempuan usia 27 tahun asal Kabupaten Landak, laki-laki usia 25 tahun asal Kabupaten Landak, perempuan usia 41 tahun asal Kabupaten Sambas dan laki-laki usia 64 tahun asal Kabupaten Bengkayang..

“Untuk penambahan suspek ada sebanyak 3 orang berasal dari Kota Singkawang. Saat ini pasien yang terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat sebanyak 8 orang di RSUD Abdul Aziz Singkawang, dimana 2 berasal dari luar Kota Singkawang dan 5 dirawat di RSHB Singkawang,” katanya.
Sehingga total pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang saat ini ada sebanyak 71 orang. Dengan pasien suspek yang dirawat sebanyak 14 orang, dimana 3 diantaranya berasal dari luar Singkawang.
“Meski saat ini Singkawang berada di Zona Kuning Covid-19, kami tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian,” kata Barita. (bar/ant)

112 Pasien Covid-19 Dirawat di Soedarso

Satu Pasien Meninggal Dunia

PONTIANAK- Penambahan kasus Covid-19 di Kalimantan Barat masih terus melaju. Kemarin saja, ada penambahan sebanyak 22 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, di mana sebanyak delapan orang di antaranya harus dirawat di RS.

Dari 22 kasus baru ini, terdiri dari sebelas warga Kota Pontianak, dua warga Kabupaten Kubu Raya, tiga warga Melawi, tiga warga Kayong Utara dan tiga warga Landak. Dengan demikian total kasus konfirmasi di Kalbar telah mencapai 1.675 orang, sementara 1.335 orang atau 79,70 persen di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Harisson menyebutkan jumlah kasus Covid-19 aktif yang dirawat di RS saat ini memang cukup tinggi. “Jumlah total yang dirawat di Soedarso laporan (Minggu) tadi subuh 112 orang,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Yuliastuti Saripawan mengungkapkan, dari tiga lantai dengan total 108 tempat tidur di gedung isolasi terpadu RSUD Soedarso, pada Minggu (1/11) malam hanya tersisa satu tempat tidur kosong. Sisa satu tempat tidur itu khusus untuk pasien konfirmasi Covid-19 berjenis kelamin laki-laki. Sementara itu di ruang ICU khusus Covid-19 masih tersedia dua kamar yang kosong.

Sementara itu, satu pasien Covid-19 kembali dinyatakan meninggal dunia kemarin. Pasien pria warga Kota Pontianak berusia 66 tahun itu wafat pada Sabtu (31/10). Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menjelaskan, sebelum meninggal dunia almarhum dirawat di RSUD Soedarso sejak Senin (26/10) lalu. Saat itu yang bersangkutan masuk ke IGD sekitar pukul 16.45 dengan keluhan demam, badan terasa lemah, batuk dan sesak napas. “Pada pemeriksaan rontgen paru didapatkan pneumonia bilateral,” ungkapnya kepada Pontianak Post, Minggu (1/11).

Baca Juga :  Tambah 118 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Sebelum masuk Rumah Sakit (RS) almarhum sempat menjalani tes usap (swab) pada 24 Oktober 2020 dan dinyatakan kasus konfirmasi (positif) Covid-19. Yang bersangkutan menurutnya mempunyai penyakit penyerta atau komorbid, antara lain diabetes melitus, hipertensi dan mempunyai riwayat pemasangan stent atau ring di jantung. “Pasien dinyatakan meninggal 31 Oktober 2020 di Ruang VVIP RSUD Soedarso pukul 04.15. Penanganan jenazah sesuai protap Covid-19,” terangnya.

Dengan demikian jumlah kasus Covid-19 yang meninggal di provinsi ini telah mencapai 21 orang.

Di tempat terpisah, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Singkawang Barita P Ompusunggu mengatakan, pada Sabtu (31/10) daerah tersebut kembali mendapat tambahan 20 kasus konfirmasi virus corona.

“Pada hari Sabtu, terjadi penambahan sebanyak 20 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang, dimana 5 di antaranya berasal dari luar Kota Singkawang,” kata Barita di Singkawang, Minggu.

Dia menjelaskan, 20 kasus tersebut terdiri dari perempuan usia 32 tahun asal Kelurahan Sungai Garam Hilir Singkawang Utara, laki-laki usia 32 tahun asal Kelurahan Roban Singkawang Tengah, laki-laki usia 40 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 49 tahun asal Kelurahan Sekip Lama Singkawang Tengah dan laki-laki usia 45 tahun asal Kelurahan Sungai Wie Singkawang Tengah.

Kemudian, laki-laki usia 58 tahun asal Kelurahan Sungai Wie Singkawang Tengah, perempuan usia 42 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, perempuan usia 48 tahun asal Kelurahan Bukit Batu Singkawang Tengah, laki-laki usia 30 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat dan laki-laki usia 39 tahun asal Kelurahan Sedau Singkawang Selatan.
Selanjutnya, perempuan usia 26 tahun asal Kelurahan Sedau Singkawang Selatan, perempuan usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, laki-laki usia 23 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, laki-laki usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat dan laki-laki usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat.

Baca Juga :  Soal Rencana Vaksinasi Covid-19, Perlu Sosialisasi Berkesinambungan

Sementara 5 kasus terkonfirmasi yang berasal dari luar Kota Singkawang, antara lain perempuan usia 37 tahun asal Kabupaten Landak, perempuan usia 27 tahun asal Kabupaten Landak, laki-laki usia 25 tahun asal Kabupaten Landak, perempuan usia 41 tahun asal Kabupaten Sambas dan laki-laki usia 64 tahun asal Kabupaten Bengkayang..

“Untuk penambahan suspek ada sebanyak 3 orang berasal dari Kota Singkawang. Saat ini pasien yang terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat sebanyak 8 orang di RSUD Abdul Aziz Singkawang, dimana 2 berasal dari luar Kota Singkawang dan 5 dirawat di RSHB Singkawang,” katanya.
Sehingga total pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Singkawang saat ini ada sebanyak 71 orang. Dengan pasien suspek yang dirawat sebanyak 14 orang, dimana 3 diantaranya berasal dari luar Singkawang.
“Meski saat ini Singkawang berada di Zona Kuning Covid-19, kami tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian,” kata Barita. (bar/ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/