alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Bangkitkan Gairah Sepak Bola Pontianak Dalam Berita

FC Journalist Tim Sepak Bola Yang Pemainnya Diisi Wartawan

Berangkat dari sebuah kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Kawan-kawan jurnalis dari berbagai media di Kota Pontianak membentuk Tim sepak bola bernama FC Journalist. Di dalam tim ini, kawan-kawan tidak sekadar bermain bola. Namun mencoba membangkitkan gairah berolahraga dalam berita. Termasuk membangunkan kembali prestasi sepak bola Pontianak yang lama tertidur.

Mirza Ahmad Muin, Pontianak

Jam di tangan menunjukkan pukul tiga sore. Ramses, masih berkutat pada layar komputer. Menyelesaikan berita seputar Kota Pontianak yang akan diterbitkan besok, di harian Pontianak Post. Selain deadline berita sebagai rutinitasnya sebagai jurnalis. Hari itu, tepatnya pukul empat sore, jadwalnya dia bermain sepak bola bersama teman-teman jurnalis, di Lapangan Sepak Bola Kebon Sajoek (PSP).

Sudah setahunan ini, Ramses rutin bermain bola bersama FC Journalist. Di dalam skuad tersebut, tidak berisikan pemain profesional. Hanya memiliki kesamaan hobi. Sama-sama suka dengan sepak bola. Itulah yang menjadikan kekuatan teman-teman jurnalis untuk mengisi waktu bermain bola, sekaligus silaturahmi di lapangan hijau.

Baca Juga :  Jaga Asupan Gizi di Masa Pandemi Covid-19

Kata Ramses, jadwal sepak bola FC Journalist sejak setahunan ini selalu rutin tiap Minggu. Lawannya dari berbagai tim. Bahkan, bermain dengan mantan-mantan pemain Persipon pun pernah ia lakoni. Ditataran pejabat, mulai dari Wali Kota Pontianak, Bupati Sambas, wakil DPRD Kota Pontianak, Pangdam XII Tanjungpura pernah bermain bersama FC Journalist.

Kalau soal kalah menang sudah biasa. Kalau kalahpun tidak menjadikan FC Journalist down. Apalagi sampai mental teman-teman jatuh karena jarang menang. Menurutnya semangat yang utama sebenarnya murni olahraga. “Istilah kami, asal keluar keringat. Kalau menang, itu bonus. Sisanya dapat mengabadikan diri di dalam frame foto dan video,” ujarnya.

Selain itu, FC Journalist juga Ingin membangkitkan semangat olahraga yang ada di dalam diri kawan-kawan, turut menular pada masyarakat. Utamanya pecinta bola. Hal senada dikatakan Fotografer Pontianak Post Haryadi. “Intinya kami ingin menularkan semangat olahraga. Utamanya sepak bola. Saya lihat, saat ini, animo masyarakat untuk bermain bola kembali meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut Kembali Sepak Bola, Lewat Piala Menpora

Untuk melihat itu sederhana saja. Yaitu dari penyewaan lapangan sepak bola selalu sesak jadwal tim sepak bola. Artinya geliat persepak bolaan Kota Pontianak kembali bergairah. Mudah-mudahan saja gairah ini dapat menjadi start bagus buat mencapai prestasi.Mengingat persepak bolaan di Kota Pontianak sudah lama tertidur. Harapan dia, dari semangat teman-teman jurnalis ini, dunia sepak bola lokal Pontianak bisa kembali hidup. Kompetisi sepak bola harus digeliatkan kembali.

Kata Haryadi, semangat teman-teman jurnalis untuk membangkitkan persepakbolaan bukan tidak mungkin bisa dilakukan. Menurutnya jurnalis bisa sebagai wadah penyampai pesan. Caranya melalui berita yang dibuat oleh teman-teman jurnalis dari berbagai media di Kalbar, sehingga dapat dilihat oleh masyarakat, pecinta bola, bahkan orang-orang terkemuka yang ingin sepak bola Pontianak kembali bangkit. Ia menambahkan, dimasa pandemi covid-19 sekarang, dengan berolahraga terbukti sahih dapat meningkatkan imun tubuh. Salah satunya dengan bermain sepak bola.(**)

FC Journalist Tim Sepak Bola Yang Pemainnya Diisi Wartawan

Berangkat dari sebuah kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Kawan-kawan jurnalis dari berbagai media di Kota Pontianak membentuk Tim sepak bola bernama FC Journalist. Di dalam tim ini, kawan-kawan tidak sekadar bermain bola. Namun mencoba membangkitkan gairah berolahraga dalam berita. Termasuk membangunkan kembali prestasi sepak bola Pontianak yang lama tertidur.

Mirza Ahmad Muin, Pontianak

Jam di tangan menunjukkan pukul tiga sore. Ramses, masih berkutat pada layar komputer. Menyelesaikan berita seputar Kota Pontianak yang akan diterbitkan besok, di harian Pontianak Post. Selain deadline berita sebagai rutinitasnya sebagai jurnalis. Hari itu, tepatnya pukul empat sore, jadwalnya dia bermain sepak bola bersama teman-teman jurnalis, di Lapangan Sepak Bola Kebon Sajoek (PSP).

Sudah setahunan ini, Ramses rutin bermain bola bersama FC Journalist. Di dalam skuad tersebut, tidak berisikan pemain profesional. Hanya memiliki kesamaan hobi. Sama-sama suka dengan sepak bola. Itulah yang menjadikan kekuatan teman-teman jurnalis untuk mengisi waktu bermain bola, sekaligus silaturahmi di lapangan hijau.

Baca Juga :  Dorong Kemajuan Sepak Bola Nasional, BRI Jadi Sponsor Utama BRI Liga 1

Kata Ramses, jadwal sepak bola FC Journalist sejak setahunan ini selalu rutin tiap Minggu. Lawannya dari berbagai tim. Bahkan, bermain dengan mantan-mantan pemain Persipon pun pernah ia lakoni. Ditataran pejabat, mulai dari Wali Kota Pontianak, Bupati Sambas, wakil DPRD Kota Pontianak, Pangdam XII Tanjungpura pernah bermain bersama FC Journalist.

Kalau soal kalah menang sudah biasa. Kalau kalahpun tidak menjadikan FC Journalist down. Apalagi sampai mental teman-teman jatuh karena jarang menang. Menurutnya semangat yang utama sebenarnya murni olahraga. “Istilah kami, asal keluar keringat. Kalau menang, itu bonus. Sisanya dapat mengabadikan diri di dalam frame foto dan video,” ujarnya.

Selain itu, FC Journalist juga Ingin membangkitkan semangat olahraga yang ada di dalam diri kawan-kawan, turut menular pada masyarakat. Utamanya pecinta bola. Hal senada dikatakan Fotografer Pontianak Post Haryadi. “Intinya kami ingin menularkan semangat olahraga. Utamanya sepak bola. Saya lihat, saat ini, animo masyarakat untuk bermain bola kembali meningkat,” ujarnya.

Baca Juga :  Jaga Asupan Gizi di Masa Pandemi Covid-19

Untuk melihat itu sederhana saja. Yaitu dari penyewaan lapangan sepak bola selalu sesak jadwal tim sepak bola. Artinya geliat persepak bolaan Kota Pontianak kembali bergairah. Mudah-mudahan saja gairah ini dapat menjadi start bagus buat mencapai prestasi.Mengingat persepak bolaan di Kota Pontianak sudah lama tertidur. Harapan dia, dari semangat teman-teman jurnalis ini, dunia sepak bola lokal Pontianak bisa kembali hidup. Kompetisi sepak bola harus digeliatkan kembali.

Kata Haryadi, semangat teman-teman jurnalis untuk membangkitkan persepakbolaan bukan tidak mungkin bisa dilakukan. Menurutnya jurnalis bisa sebagai wadah penyampai pesan. Caranya melalui berita yang dibuat oleh teman-teman jurnalis dari berbagai media di Kalbar, sehingga dapat dilihat oleh masyarakat, pecinta bola, bahkan orang-orang terkemuka yang ingin sepak bola Pontianak kembali bangkit. Ia menambahkan, dimasa pandemi covid-19 sekarang, dengan berolahraga terbukti sahih dapat meningkatkan imun tubuh. Salah satunya dengan bermain sepak bola.(**)

Most Read

Artikel Terbaru

/