alexametrics
30.6 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

Pembangunan Paralel Sungai Jawi Masih Terkendala Pembebasan Lahan

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pembangunan lanjutan paralel Sungai Jawi dibeberapa segmen masih terkendala akibat pembebasan lahan milik masyarakat yang belum rampung. Meski demikian pengerjaan di tahun ini akan tetap berlanjut dengan fokus wilayah yang sudah terbebas.

“Lanjutan pengerjaan jalan paralel Sungai Jawi tahun ini masih berlanjut. Proses lelang juga sudah selesai. Mungkin dalam minggu ini sudah bisa bekerja,” ujar Edi, kemarin.

Proses pengerjaan jalan paralel Sungai Jawi memang memakan waktu bertahun-tahun. Pemkot Pontianak dalam upaya perwujudannya di lapangan menemukan beberapa kendala. Salah satunya pembebasan lahan milik masyarakat.

Kata Edi, beberapa masyarakat yang lahannya terkena pembebasan lahan jalan paralel, justru masih tarik ulur untuk melepaskan lahannya pada pemerintah.

Baca Juga :  Rumah Autis Sayang Pontianak Terancam Tutup

Sejauh ini pendekatan pembebasan lahan terus dilakukan. Salah satunya ada lahan yang mengenai rumah warga. “Mereka minta ganti rugi total. Kita tidak ada anggaran sebanyak itu. Makanya untuk wilayah itu masih kami tunda pengerjaannya. Namun untuk wilayah yang sudah terbebas bisa dikerjakan di tahun ini,” ungkapnya.

Menurut Edi, pengerjaan jalan paralel Sungai Jawi sudah tidak banyak lagi. Kurang lebih enam ratus meteran lagi. Jika semuanya sudah selesai, maka dari Gertak Satu hingga Jalan Dr Wahidin sudah bisa digunakan masyarakat. (iza)

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pembangunan lanjutan paralel Sungai Jawi dibeberapa segmen masih terkendala akibat pembebasan lahan milik masyarakat yang belum rampung. Meski demikian pengerjaan di tahun ini akan tetap berlanjut dengan fokus wilayah yang sudah terbebas.

“Lanjutan pengerjaan jalan paralel Sungai Jawi tahun ini masih berlanjut. Proses lelang juga sudah selesai. Mungkin dalam minggu ini sudah bisa bekerja,” ujar Edi, kemarin.

Proses pengerjaan jalan paralel Sungai Jawi memang memakan waktu bertahun-tahun. Pemkot Pontianak dalam upaya perwujudannya di lapangan menemukan beberapa kendala. Salah satunya pembebasan lahan milik masyarakat.

Kata Edi, beberapa masyarakat yang lahannya terkena pembebasan lahan jalan paralel, justru masih tarik ulur untuk melepaskan lahannya pada pemerintah.

Baca Juga :  Dua Warga Terduga Pelaku Bakar Lahan Ditangkap Polisi

Sejauh ini pendekatan pembebasan lahan terus dilakukan. Salah satunya ada lahan yang mengenai rumah warga. “Mereka minta ganti rugi total. Kita tidak ada anggaran sebanyak itu. Makanya untuk wilayah itu masih kami tunda pengerjaannya. Namun untuk wilayah yang sudah terbebas bisa dikerjakan di tahun ini,” ungkapnya.

Menurut Edi, pengerjaan jalan paralel Sungai Jawi sudah tidak banyak lagi. Kurang lebih enam ratus meteran lagi. Jika semuanya sudah selesai, maka dari Gertak Satu hingga Jalan Dr Wahidin sudah bisa digunakan masyarakat. (iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/