alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Gubernur Minta Pengerukan Muara Sungai Kapuas

PONTIANAK – Bantuan untuk korban bencana banjir di Kalimantan Barat masih terus mengalir. Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Heronimus Hero kembali menerima penyerahan bantuan secara simbolis di Pendopo Gubernur, Rabu (1/12).

Bantuan yang diteriama antara lain dari, DPD Real Estate Indonesia (REI) wilayah Kalbar sebanyak limaton beras. Dari Perkumpulan Hakka Indonesia Kalbar sebanyak 200 dus ikan dalam kaleng dan 100 dus susu. Serta secara pribadi dari SumberantoTjitra sebanyak 1,5 ton beras.

Sutarmidji mengatakan, bantuan untuk masyarakat yang terdampak banjir terus mengalir walaupun persediaan bantuan masih mencukupi. “Semua bantuan ini dibutuhkan untuk masyarakat yang terdampak banjir, terutama susu balita,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa 25.000 paket bahan pokok bantuan presiden, dinilai sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir. Untuk itu, seluruh bantuan yang diterima Pemprov akan disalurkan ke daerah yang persediaan bahan pangannya sudah menipis.

Baca Juga :  Asa Pada Pemimpin Baru Sambas

“Hari ini (Rabu) kami mengirimkan bantuan keempat kabupaten terdampak banjir. Sebelumnya kami mengirimkan bantuan langsung ke desa yang membutuhkan di Kubu Raya,” katanya.

Midji sapaan karibnya mengatakan, yang menjadi konsentrasi Pemprov selanjutnya adalah penanganan pascabanjir. Masyarakat terdampak banjir sangat membutuhkan bantuanberupa obat-obatan, seragam sekolahdan lainnya.

“Pemprov akan menyiapkan semua kebutuhan masyarakat pascabanjir, seperti seragam sekolah, sarana dan prasarana sekolah yang rusak, bedah rumah melalui program perbaikan rumah tak layak huni,” ucapnya.

Orang nomor satu di Kalbar itu mengaku sudah berdiskusi dan meminta pihak Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) I Pontianak untuk mengeruk persimpangan dan muara sungai Kapuas. Diharapkan pengerukan tersebut bisa segera dilakukan.

“Saya sudah bertemu dengan Kepala BWSK I untuk segera melakukan pengerukan di persimpangan sungai dan muara sungai agar air (lancar) mengalir ke laut,” katanya.

Baca Juga :  MADANI Jajaki Mitra Kerja Sama Program di Kalbar

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Heronimus Hero menambahkan, pemprov tetap menerima bantuan untuk korban banjir. Itu dilakukan sampai posko bantuan di Pendopo Gubernur ditutup.

“Beberapa kabupaten seperti Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya, mengalami musibah banjir dan bantuan paket bahan pokok akan didistribusikan ke sana,” katanya singkat.(bar/r)

PONTIANAK – Bantuan untuk korban bencana banjir di Kalimantan Barat masih terus mengalir. Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Heronimus Hero kembali menerima penyerahan bantuan secara simbolis di Pendopo Gubernur, Rabu (1/12).

Bantuan yang diteriama antara lain dari, DPD Real Estate Indonesia (REI) wilayah Kalbar sebanyak limaton beras. Dari Perkumpulan Hakka Indonesia Kalbar sebanyak 200 dus ikan dalam kaleng dan 100 dus susu. Serta secara pribadi dari SumberantoTjitra sebanyak 1,5 ton beras.

Sutarmidji mengatakan, bantuan untuk masyarakat yang terdampak banjir terus mengalir walaupun persediaan bantuan masih mencukupi. “Semua bantuan ini dibutuhkan untuk masyarakat yang terdampak banjir, terutama susu balita,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa 25.000 paket bahan pokok bantuan presiden, dinilai sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir. Untuk itu, seluruh bantuan yang diterima Pemprov akan disalurkan ke daerah yang persediaan bahan pangannya sudah menipis.

Baca Juga :  Dua Tahun Sisa Jabatan Midji-Norsan Fokus Benahi Jalan

“Hari ini (Rabu) kami mengirimkan bantuan keempat kabupaten terdampak banjir. Sebelumnya kami mengirimkan bantuan langsung ke desa yang membutuhkan di Kubu Raya,” katanya.

Midji sapaan karibnya mengatakan, yang menjadi konsentrasi Pemprov selanjutnya adalah penanganan pascabanjir. Masyarakat terdampak banjir sangat membutuhkan bantuanberupa obat-obatan, seragam sekolahdan lainnya.

“Pemprov akan menyiapkan semua kebutuhan masyarakat pascabanjir, seperti seragam sekolah, sarana dan prasarana sekolah yang rusak, bedah rumah melalui program perbaikan rumah tak layak huni,” ucapnya.

Orang nomor satu di Kalbar itu mengaku sudah berdiskusi dan meminta pihak Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) I Pontianak untuk mengeruk persimpangan dan muara sungai Kapuas. Diharapkan pengerukan tersebut bisa segera dilakukan.

“Saya sudah bertemu dengan Kepala BWSK I untuk segera melakukan pengerukan di persimpangan sungai dan muara sungai agar air (lancar) mengalir ke laut,” katanya.

Baca Juga :  Haris Supiandi dan Pawadi Jihad Lolos Festival Film Europe on Screen dan Calon Nomine FFI

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalbar, Heronimus Hero menambahkan, pemprov tetap menerima bantuan untuk korban banjir. Itu dilakukan sampai posko bantuan di Pendopo Gubernur ditutup.

“Beberapa kabupaten seperti Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya, mengalami musibah banjir dan bantuan paket bahan pokok akan didistribusikan ke sana,” katanya singkat.(bar/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/