alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Kalbar Fokus Kembangkan Warung Desa, Tingkatkan Kapasitas UMKM

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan fokus mengembangkan Warung Desa dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM di tahun 2021 ini. Upaya tersebut berbentuk peningkatan akses pada sumber pembiayaan, pengembangan kewirausahaan, peningkatan pasar produk UMKM dan reformasi regulasi UMKM.

“Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 akan mewujudkan program unggulan Warung Koperasi UMKM di 14 Kabupaten/kota,” ujar Ansfridus J Andjioe,  selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalbar.

Pembangunan bertahap Warung Koperasi UMKM yang menjadi program unggulan tersebut akan bekerjasama dengan pihak kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya pelaku dan penggiat usaha mikro kecil. Adapun tahun 2021 ini akan dimulai pembangunan Warung Koperasi UMKM di Kabupaten Melawi, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kayong Utara.

Baca Juga :  PLN Peduli Bantu UMKM Peroleh Sertifikat Halal

Pihaknya sendiri sudah melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM dan para stakeholder pada tahun lalu. Termasuk kegiatan temu bisnis antara UMKM, lembaga pembiayaan dan korporasi. “Peningkatan Kerjasama Investasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah adalah untuk membentuk dan mempermudah pemanfaatan bank data dan jaringan informasi bisnis di Kalimantan Barat. Mengadakan dan menyebarluaskan informasi mengenai pasar, sumber pembiayaan, komoditas, penjaminan, desain dan teknologi serta mutu. Memberikan jaminan transparansi dan akses yang sama bagi semua pelaku dan penggiat usaha UMKM atas segala informasi usaha,” papar dia.

Dijelaskan Ansfridus, strategi Warung Koperasi UMKM ini adalah program unggulan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021, untuk mendukung program Warung Desa yang sebelumnya sudah dicanangkan Gubernur Kalbar pada 22 Juni 2020 lalu.

Baca Juga :  Ekonomi Pulih, Restrukturisasi Kredit Covid-19 BRI Turun 55,57 Persen

Koordinator Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Provinsi Kalimantan Barat, Suherman, dalam kesempatan terpisah mengemukakan upaya peningkatan jaringan kerjasama khususnya pemasaran melalui informasi yang lengkap dan rinci, terkait pasar yang mau disasar oleh UMKM harusnya bisa diupayakan dengan cermat dengan adanya cluster usaha dalam satu binaan.

“Jika cluster usaha ini bisa dibentuk maka mempermudah UMKM menjajaki kemitraan dengan para stakeholder strategis yang reputable untuk melakukan upaya percepatan UMKM Naik Kelas,”ujar Suherman yang mengakui ada dampak pandemi Covid-19 ini bagi UMKM di Kalimanta Barat. (ars)

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan fokus mengembangkan Warung Desa dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM di tahun 2021 ini. Upaya tersebut berbentuk peningkatan akses pada sumber pembiayaan, pengembangan kewirausahaan, peningkatan pasar produk UMKM dan reformasi regulasi UMKM.

“Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 akan mewujudkan program unggulan Warung Koperasi UMKM di 14 Kabupaten/kota,” ujar Ansfridus J Andjioe,  selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalbar.

Pembangunan bertahap Warung Koperasi UMKM yang menjadi program unggulan tersebut akan bekerjasama dengan pihak kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya pelaku dan penggiat usaha mikro kecil. Adapun tahun 2021 ini akan dimulai pembangunan Warung Koperasi UMKM di Kabupaten Melawi, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kayong Utara.

Baca Juga :  PLN Peduli Bantu UMKM Peroleh Sertifikat Halal

Pihaknya sendiri sudah melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM dan para stakeholder pada tahun lalu. Termasuk kegiatan temu bisnis antara UMKM, lembaga pembiayaan dan korporasi. “Peningkatan Kerjasama Investasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah adalah untuk membentuk dan mempermudah pemanfaatan bank data dan jaringan informasi bisnis di Kalimantan Barat. Mengadakan dan menyebarluaskan informasi mengenai pasar, sumber pembiayaan, komoditas, penjaminan, desain dan teknologi serta mutu. Memberikan jaminan transparansi dan akses yang sama bagi semua pelaku dan penggiat usaha UMKM atas segala informasi usaha,” papar dia.

Dijelaskan Ansfridus, strategi Warung Koperasi UMKM ini adalah program unggulan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021, untuk mendukung program Warung Desa yang sebelumnya sudah dicanangkan Gubernur Kalbar pada 22 Juni 2020 lalu.

Baca Juga :  Ekonomi Pulih, Restrukturisasi Kredit Covid-19 BRI Turun 55,57 Persen

Koordinator Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Provinsi Kalimantan Barat, Suherman, dalam kesempatan terpisah mengemukakan upaya peningkatan jaringan kerjasama khususnya pemasaran melalui informasi yang lengkap dan rinci, terkait pasar yang mau disasar oleh UMKM harusnya bisa diupayakan dengan cermat dengan adanya cluster usaha dalam satu binaan.

“Jika cluster usaha ini bisa dibentuk maka mempermudah UMKM menjajaki kemitraan dengan para stakeholder strategis yang reputable untuk melakukan upaya percepatan UMKM Naik Kelas,”ujar Suherman yang mengakui ada dampak pandemi Covid-19 ini bagi UMKM di Kalimanta Barat. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/