alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Persiapan Pendataan Keluarga Menunggu SE Kemendagri

PONTIANAK – Koordinator Bidang Adpin perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat, Muslimat mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu Surat Edaran dari Kementerian Dalam Negeri tentang pelaksanaan Pendataan Keluarga. Setelah SE nya turun, pihaknya langsung melakukan tindak lanjut. Dengan tahap pertama melakukan audiensi dengan Gubernur Kalbar.

“Saya masih menunggu SE Kemendagri tentang PK 21. Setelah suratnya turun, barulah kami tindaklanjuti. Tahap pertama tentu bertemu Gubernur untuk melakukan audiensi tentang hajatan ini,” terang Muslimat kepada Pontianak Post, Senin (4/1).

Usai koordinasi dengan Gubernur Kalbar, pihaknya akan turun ke 14 kabupaten kota untuk mengambil greeting kepala daerah sebagai bentuk promosi dan dukungan kegiatan Pendataan Keluarga ini.

Baca Juga :  BKKBN Kalbar Sabet Dua Kategori Terbaik Nasional

Di Pendataan Keluarga tambah dia, akan dilakukan Pendataan Demografi (kependudukan) di 14 Kabupaten Kota. Pendataan program KB khususnya kesertaan masyarakat ber KB dengan fokus 11 indikator dan data Indeks Pembangunan Keluarga dari 32 indikator juga akan masuk dalam PK ini.

Pendataan Keluarga sendiri semula rencana dilakukan di 2020 lalu. Namun karena pandemi covid-19 anggaran yang sudah dialokasikan untuk PK dialihkan di 2021.

Mudah-mudahan dalam proses Pendataan Keluarga tidak mengalami hambatan. Proses persiapan untuk hajat besar lima tahunan ini sudah dilakukan jauh hari. Hasil PK ini ke depan juga sebagai data Pemerintah Kalbar dan kabupaten kota untuk mengambil kebijakan.(iza)

 

PONTIANAK – Koordinator Bidang Adpin perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat, Muslimat mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu Surat Edaran dari Kementerian Dalam Negeri tentang pelaksanaan Pendataan Keluarga. Setelah SE nya turun, pihaknya langsung melakukan tindak lanjut. Dengan tahap pertama melakukan audiensi dengan Gubernur Kalbar.

“Saya masih menunggu SE Kemendagri tentang PK 21. Setelah suratnya turun, barulah kami tindaklanjuti. Tahap pertama tentu bertemu Gubernur untuk melakukan audiensi tentang hajatan ini,” terang Muslimat kepada Pontianak Post, Senin (4/1).

Usai koordinasi dengan Gubernur Kalbar, pihaknya akan turun ke 14 kabupaten kota untuk mengambil greeting kepala daerah sebagai bentuk promosi dan dukungan kegiatan Pendataan Keluarga ini.

Baca Juga :  Pendataan Keluarga 2021 Sasar 1,4 Juta KK di Kalbar

Di Pendataan Keluarga tambah dia, akan dilakukan Pendataan Demografi (kependudukan) di 14 Kabupaten Kota. Pendataan program KB khususnya kesertaan masyarakat ber KB dengan fokus 11 indikator dan data Indeks Pembangunan Keluarga dari 32 indikator juga akan masuk dalam PK ini.

Pendataan Keluarga sendiri semula rencana dilakukan di 2020 lalu. Namun karena pandemi covid-19 anggaran yang sudah dialokasikan untuk PK dialihkan di 2021.

Mudah-mudahan dalam proses Pendataan Keluarga tidak mengalami hambatan. Proses persiapan untuk hajat besar lima tahunan ini sudah dilakukan jauh hari. Hasil PK ini ke depan juga sebagai data Pemerintah Kalbar dan kabupaten kota untuk mengambil kebijakan.(iza)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/